close
Politik

Massa minta Pilkades ulang dua desa di Kabupaten Batang

demo pilkades batang
Foto: Radar Pekalongan

Batang, Wartadesa. – Puluhan massa dari tiga desa, yakni Desa Cempereng Kecamatan Kandeman, Desa Wonosegoro Kandeman dan Desa Wonobodro Blado melakukan unjukrasa, Senin (21/10) di depan komplek Pemda Batang. Demo dilakukan menuntut pelaksanaan pilkades ulang.

Zamroni, Koordinator aksi mengungkapkan bahwa pelaksanaan pilkades di Desa Cempereng diduga ada penggelembungan suara pada salah satu calon kepala desa sehingga memicu calon kades lainnya tidak menerima hasil pilkades yang digelar pada 29 September 2019 lalu.

Zamroni mencontohkan, di Desa Cempereng, warga menduga adanya kecurangan berupa pengelembungan suara. Pada pelaksanaan pilkades, terdapat selisih 50 suara, sementara surat suara yang rusak ada 84 suara. Warga meminta agar surat suara yang rusak dibuka untuk dibuka dan dicek kembali, sejauh mana bentuk kerusakannya.

“Di Cempereng besar kecil bekas toblosan juga dipersoalkan, karena kalau tidak sesuai ukuran yang dikehendaki panitia, dianggap tidak sah. Inikan sangat aneh dan terkesan mengada-ada,” ujar Zamroni dikutip dari Radar Pekalongan.

Kecurangan lain juga terjadi di Desa Wonobodro, dimana ada oknum warga yang membawa plastik kresek yang ternyata isinya surat suara. Padahal, surat suara sifatnya rahasia dan dicetak dalam jumlah terbatas

Karena itulah, warga mendesak agar pelantikan kades terpilih di ketiga desa tersebut ditunda, bahkan dibatalkan. Selain itu, warga juga meminta solusi nyata dari pihak Pemkab Batang terkait persoalan yang terjadi.

“Oleh karena, warga mendesak agar pelantikan kades terpilih di tiga desa tersebut ditunda, bahkan dibatalkan. Selain itu, warga juga minta solusi nyata dari pihak pemkab terkait persoalan yang terjadi,” lanjut Zamroni.

Kepala Badan Pemberdayaaan Masyarakat Desa Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata mengatakan pemkab akan membahas masalah yang dituntut warga desa tersebut.

“Kita akan melakukan rapat dan membahas masalah itu dengan mengundang panitia pilkades untuk mengetahui kebenaran informasi yang disampaikan warga. Kita perlu cek silang,” kata Agung dikutip dari Antara. (Sumber Radar Pekalongan dan Antara Jateng.)

Terkait
Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Tegalsuruh targetkan miliki mobil siaga

Pemdes Tegalsuruh Sragi akan mewujudkan mobil siaga bagi warga sesanya, demikian disampaikan Tarochi (18/10). Foto: Eva Read more

Mengisi ronda dengan catur dan jimpitan

Reban. Batang. Wartadesa - Menjaga kemamanan lingkungan di pos kamling (keamanan lingkungan) kadang menjenukan. Nah, warga Reban Kabupaten Batang mempunyai Read more

Kapt. Inf. Suhardi: Jangan mau diprovokasi hal yang dapat memecah belah NKRI

Wonopringgo, Wartadesa. - Presiden Jokowi berharap agar rakyat Indonesia bersatu-padu dan waspada terhadap dissenting opinion (pendapat yang berbeda-red.)  yang mengancam Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Batangdemo pilkades