Batang, Wartadesa. – Kabar duka menyelimuti keluarga Satirah (63), warga Dukuh Gardu, Desa Siguci Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. Ia yang awalnya berpamitan hendak mencari tlotoh (daun mlinjo) pada Ahad (17/11) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di sebuah sumur pada Selasa (19/11) siang.
Awalnya, menurut Surati (32) anak korban mengungkapkan bahwa ibunya hilang sejak Ahad, ia berpamitan dengan keluarga mau mencari tlotoh ke hutan, namun hingga malam hari Satirah tidak pulang.
Surati mengira ibunya menginap di rumah saudaranya, di Dukuh Sirawak. Ternyata Satirah tidak menginap di rumah saudaranya. Keluarga yang mencari hingga Senin malam, tidak menemukan korban. Hingga diputuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.
Pihak keluarga yang melakukan pencarian dibantu oleh pihak TNI/Polri dan tim BPBD Batang akhirnya menemukan indikasi bahwa Sutirah tercebur kedalam sumur. Benar, korban ditemukan dalam sumur yang tidak tepakai dengan kedalaman 25 meter pada Selasa (19/11) pukul 11.30 WIB.
Korban berhasil dievakuasi pada pukul 14.05 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga korban meninggal akibat benturan diding sumur. (Eva Abdullah/Humas Kodim Batang)










