close
Hukum & KriminalSosial Budaya

Polsek Paninggaran selidiki motif penyadap getah pinus yang bunuh diri

warga domiyang bunuhdiri
Evakuasi. warga melakukan evakuasi korban bunuh diri di Desa Domiyang, Paninggaran, Ahad (08/07)

Paninggaran, Wartadesa. – Polsek Paninggaran mengaku sedang menyelidiki dan meminta keterangan beberapa saksi untuk mengetahui motif aksi nekad yang dilakukan oleh Radu (37), penyadap getah pinus yang gantung diri di poh0n manggis desa Domiyang.

“Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penemuan orang gantung diri, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi maupun meminta keterangan lebih lanjut kepada keluarga korban.” Tutur Kapolsek Paninggaran, AKP Pria, Senin (09/07).

Diketahui, Radu yang merupakan pemuda asal Dusun/Desa Domiyang ditemukan oleh salah seorang warga dalam kondisi gantung diri di kebun milik Titik, tetangga korban. Ahad (08/07) pukul 15.00 WIB.

Korban kali pertama dilihat oleh dua orang warga yakni Dakim (60) dan Casari (30) yang hendak pulang dari berkebun.  Saat dalam perjalanan kedua orang tersebut melihat korban dalam posisi menggantung di atas pohon manggis setinggi empat meter dan leher terikat oleh seutas tali tambang warna biru.

Melihat kejadian tersebut, kedua warga itu langsung memberitahukan kejadian yang dilihatnya kepada warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Paninggaran. Setelah dievakuasi, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Paninggaran.

Untuk mengetahui apa yang terjadi, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi maupun meminta keterangan lebih lanjut kepada keluarga korban serta dokter. ”Tidak ada penganiayaan di tubuh korban. Jasad korban sendiri telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutur AKP Pria. (Eva Abdullah)

Tags : bunuh diridomiyang