close
Hukum & Kriminal

Putra tunggal itu meninggal di perjalanan ke rumah sakit

putra tunggal

Simalungun, Wartadesa. – Lagi kasus kecelakaan maut merenggut nyawa, Rian Sahputra Sigalingging (23) Buruh Harian Lepas (BHL), pengendara Honda Supra BK 6727 WK warga emplasmen Laras Nagori Laras Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun Sumatera Utara akhirnya tewas setelah tabrakan Selasa (26/3) pukul 21.15
Kasatlantas Polres Simalungun kepada wartadesa melalui Kanit Laka IPTU Amir Mahmud SH menerangkan kronologi kecelakaan yang terjadi di jalan umum Km 15 – 16 Pajak Negeri – Serbelawan Nagori Laras Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun.

Saat itu, katanya. Rian mengendarai sepeda motornya dengan laju tinggi dan tidak hati hati datang dari arah Pematang Bandar ke arah Serbelawan. Setiba di TKP dia tidak melihat di depan searah jurusannya ada satu unit becak barang bermotor (betor) tanpa lampu dan plat polisi yang berhenti hendak berbelok ke kiri.

Benturan keras terdengar. Dia menabrak betor itu. Akibatnya Rian tercampak ke badan jalan begitu juga pengendara betor, Gunanya Simanjuntak (18) serta penumpangnya Sani Pasaribu (21) keduanya warga Gondang Rejo Nagori Bandar Tongah kecamatan Bandar Huluan. Kata Amir Mshmud.

Rian mengalami luka parah tak sadarkan diri dengan bengkak kening, mata kanan bengkak membiru, keluarkan darah dari hidung, kemudian dilarikan ke RS. PTPN IV Laras .Namun saat akan di rujuk ke Rumah Sakit di Medan Rian menghembuskan nafas terakhir diperjalanan.

Begitu juga dengan pengendara betor, Gunanya Simanjuntak, karena lukanya parah, setelah dari RS PTPN IV Laras dia di rujuk ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan dengan kondisi tak sadarkan diri juga. Sedang Sani Pasaribu penumpang betor tudak alami luka.

Petugas Unit Laka Polres Simalungun AIPTU H. Sinambela, Bripka Armen Purba, Bripka Juanda P dan Bripka Simamora setelah cek dan olah TKP, mengamankan kedua kendaraan terlibat kecelakaan sebagai barang bukti.
Sekedar perlu diketahui. Rian Sahputra merupakan putra semata wayang dari pasangan bapak Sigalingging dan ibu Suryani boru Gultom. Ibu Gultom adalah seorang pegawai di kantor PTPN IV kebun Laras. Duh sedih. (wd-bay) *

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : lakalantassimalungun