close
Sosial Budaya

Rem blong, ambulan pembawa jenazah kecelakaan di Plelen

tabrakan ambulan
Ambulan pembawa korban meninggal dalam kecelakaan di Brebes mengalami tabrakan di Plelen, Batang, kemarin

Batang, Wartadesa. – Kecelakaan terjadi saat ambulan yang membawa jenazah siswa SMPN 1 Pulokulon, Grobogan dari saat lakalantas di Brebes mengalami kecelakaan di Desa Plelen, Gringsing, Kabupaten Batang, Senin (01/10) sore. Kecelakaan dipicu rem ambulan yang blong atau tidak berfungsi.

Keterangan dari Kasatlantas Polres Batang, AKP M. Adiel Aristo mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi pada pukul 15.45 WIB.  Kecelakaan terjadi saat ambulan itu bersama tiga ambulan lainnya mengangkut jenazah ke rumah duka di Grobogan dari Brebes. Sesampainya di lokasi kejadian, Plelen,  ambulan nomor dua mengalami rem blong dan menabrak truk.

Ambulan yang dikendarai oleh Riva, Warga Cirebon, berplat   nomor E 8324 A itu menabrak truk berpelat nomor G 1926 yang berada di bahu kiri jalan. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sopir ambulan  hanya mengalami luka ringan akibat peristiwa itu dan menjalani perawatan di RS Kendal. Sementara, rombongan mobil jenazah langsung melanjutkan perjalanan ke rumah duka di Grobogan. Jenazah siswa SMP yang sebelumnya dibawa ambulan  yang terlibat kecelakaan di Brebes pun dipindahkan ke ambulans lain agar segera tiba di rumah duka.

Keempat jenazah siswa SMPN 1 Pulokulon itu merupakan korban kecelakaan yang terjadi di tol Pejagan-Kanci, Brebes, Senin dini hari. Mereka merupakan korban kecelakaan yang berada dalam bus Agam Tungga Jaya berpelat nomor AE 7277 UP. Bus membawa rombongan siswa kelas VIII SMP 1 Pulokulon, Grobogan, yang tengah menjalani kegiatan study tour ke Jakarta. Total. Di dalam bus itu terdapat 48 orang, yang terdiri dari 41 siswa, tiga guru, dan dua kru bus.

Dari jumlah penumpang sebanyak itu, empat siswa dinyatakan tewas dan 41 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Keempat siswa itu, yakni Mohamad Mafhut, 13, warga Desa Panggulana, Pulokulon; Rukma Sari, 13, warga Desa Jetaksari, Pulokulon; Akhirat Mufti Syahbana, 14, dan Fidya Kastarena, 13, yang merupakan warga Desa Tuko, Pulokulon. Sementara 14 korban luka lainnya saat ini masih menjalani perawatan di RS Plumbon, Cirebon. (WD, dari berbagai sumber)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : ambulan tabrakan