close
Hukum & Kriminal

Satu meninggal di rumah sakit tiga luka dalam tabrakan motor

tabrakan simalungun

Simalungun, Wartadesa. – Manuntun Siregar (41) pengendara Honda Supra Fit BK 6728 WD warga Nagori Maligas Tonga Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi sumatera Utara, mengalami luka berat dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan, Ahad (19/5) pukul 21.30 WIB.

Kasus kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor berujung maut ini terjadi di jalan lintas Pematang Siantar – Tanah Jawa Km 16 – 17 Nagori Balimbingan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, Minggu (19/5) pukul 21.30 WIB.

Demikian informasi didapat awak wartadesa dari Kasatlantas Polres Simalungun AKP Hendri ND Barus melalui Kanit Laka IPTU Amir Mahmud yang kemudian memaparkan kronologi insiden itu.

Berawal dari Andika Firman Syahputra Tafonao (24) pengendara Honda Beat BK 5828 TAR warga Huta Lihas II Nagori Bahalat Bayu Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi Kabupaten Simalungun.

Saat itu dia datang dari arah Pematang Siantar ke arah Tanah Jawa membonceng Darwin (37) warga Baja Dolok Nagori Baja Dolok Kecamatan Tanah Jawa. Keduanya dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan berobat jalan setelah kecelakaan.

Setiba di TKP, dia berupaya menghindari lubang di depan arah jalan jurusannya dengan mengambil jalur kanan di badan jala.

Di duga tidak hati hati dan tidak melihat, secara bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit sepeda motor Honda Supra Fit yang dikendarai Manuntun Siregar yang membonceng seorang anak Okto Parulian Siregar (8) warga yang sama.

Akibatnya fatal. Terjadi tabrakan keras. Pengendara kedua sepeda motor berikut penumpangnya tercampak ke badan jalan dan mengalami luka luka.

Unit laka yang menerima laporan kecelakaan dari warga, IPTU J. Silalahi, Aipda Marlon Lumbantoruan, Bripka R. Simamora dan Bripka Juanda Pasaribu langsung terjun memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke RS Balimbingan Tanah Jawa.

Naas bagi Manuntun Siregar, akibat mengalami luka berat, Meski sempat mendapat perawatan, dia akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Sementara Okto Parulian yang diboncengnya masih menjalani perawatan intensif.
Ditambahkan Amir Mahmud, peristiwa ini dilaporkan unitnya Senin (20/5) pukul 09.00 WIBdan pihaknya telah melakukan olah TKP serta mengamankan kedua sepeda motor sebagai barang bukti pada peristiwa kecelakaan itu. (wd-bay)

Tags : simalunguntabrakan motor