close
tukang lampu merah

Kedungwuni, Wartadesa. – Sehari setelah diberlakukannya traffight light  (lampu merah/bangjo) di pertigaan Surobayan, pengguna jalan merasa kangen dengan sosok pengatur lalu-lintas yang sebelumnya mangkal disitu.

Pria yang kadang menggunakan kostum aneh, seperti badut ataupun kostum lainnya, menarik pengguna jalan yang sedang melintas ruas Kedungwuni-Wonopringgo-Bojong atau sebaliknya.

Seperti diungkapkan oleh Wawan Kurniawan (24), warga Wonopringgo, menurutnya saat lampu bangjo difungsikan, ia seperti kehilangan hiburan saat melintas ruas jalan tersebut. “Seperti ada yang hilang mas …. Biasanya saat melintas kita sedikit terhibur dengan ulah abangnya,” tuturnya, Rabu (08/05).

Deasy, warga Kajen turut mengiyakan ungkapan Wawan. Menurut Deasy kehadiran abang pengatur lalu-lintas yang mangkal di pertigaan Surobayan, turut membantu kelancaran lalu lintas di ruas tersebut. “Abangnya sebelumnya mangkal di perempatan Podo, kemarin pindah ke sini (pertigaan Surobayan) … entah sekarang kemana, kegusur penghasilannya,” ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya,  Kabid Angkutan dan Jalan Dishub Kabupaten Pekalongan, Purwanto mengungkapkan bahwa difungsikannya lampu bangjo di pertigaan Surobayan ditujukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas tersebut.

“Volume lalu lintas kendaraan di Simpang Tiga Surobayan pada jam-jam sibuk cukup tinggi. Misalnya pada sore hari saat jam pulang kerja, titik itu sering krodit,”  ujar Purwanto.

Purwanto menambahkan, pengaktifan lampu bangjo di Surobayan dilakukan Selasa sore. Menurutnya, Dishub merencanakan pada tahun depan di Simpang Empat Karangdadap akan dipasang lampu bangjo. Sementara itu, di ruas jalan provinsi, lanjut dia, akan diusulkan ke provinsi pemasangan lampu bangjo di Simpang Tugu Duren Karanganyar dan Simpang Tiga Kampir.

“Kami sebelumnya juga sudah memasang lampu traffight light di titik-titik rawan kemacetan seperti di Simpang Empat Podo, Simpang Tiga Podo, dan di daerah Kajen Kidul,” terang Purwanto. (WD)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bangjo surobayaLampu Merah