close
jad

Batang, Wartadesa. – Terduga teroris, bapak dan anak berinisial SR (63) dan MB (35) keduanya merupakan warga Ngepung, Desa Sengon, Kecamatan Subah, dan MS (27) warga Desa Sengon ditangkap Densus 88 Polda Jawa Tengah di dua lokasi berbeda dalam waktu bersamaan, Rabu (20/05). Mereka ditangkap bersama barangbukti flasdisk, HP dan buku pedoman keagamaan, serta katu identitas dari penggerebekan di rumah para terduga.

Terduda SR merupakan juragan tempe di desanya, ia ditangkap di rumahnya sedang anaknya MB ditangkap di depan masjid saat perjalanan ke Pasar Subah. Satu terduga, SM ditangkap saat berada di kontrakannya, di Desa Sengon. Mereka ditangkap tanpa perlawanan.

Kepala Desa Subah, Krisianto saat berada di rumah terduga teroris SR mengatakan, ayah dan anak yang merupakan warganya itu ditangkap oleh tim Detasemen Khusus 88 lantaran dugaan terkait jaringan JAD. Sebelumnya, dua warga lainnya yaitu WD dan MB juga telan ditangkap oleh tim Densus, dan mereka sama-sama tinggal di Dukuh Ngepung Desa Subah.

Kristanto mengatakan bahwa dirinya kaget atas penangkapan tersebut , menurutnya saat berbincang-bincang, SR bercerita bahwa SR ikut jamaah NII dan satu aliran dengan kedua tetangga yang diamankan polisi. (Sumber: Radar Pekalongan)

Tags : Batangjadterduga teroris