close
disnaker batang
Kepala Disnaker Batang, Suprapto

Batang, Wartadesa. – Dewan pengupahan Kabupaten Batang sepakat UMK naik sebesar 7,1 persen dari tahun sebelumnya. Besaran UMK 2023 sebesar Rp2.284.627,42.

Rekomendasi usulan UMK Batang 2023 selanjutnya disampaikan ke Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, untuk menjadi usulan ke Gubernur Jawa Tengah.

Sebelumnya diposting di laman Warta Desa, dua perwakilan dari pengusaha (APINDO) belum sepakat dengan 12 perwakilan asosiasi buruh.

Namun setelah voting, Dewan Pengupahan yang terdiri dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Serikat Pekerja nasional (SPN), Serikat Pekerja Mandiri, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang, akhirnya sepakat besaran kenaikan UMK 2023.

Kepala Disnaker Batang, Suprapto menjelaskan, pertimbangan untuk menentukan rekomendasi UMK Batang 2023, antara lain melihat data statistik yang menunjukkan nilai produktifitas Kabupaten Batang lebih rendah daripada Provinsi Jateng.

Kemudian, tingkat pengangguran terbuka juga lebih tinggi dari provinsi, sehingga Batang masuk golongan kenaikan rendah dengan alpha 0,125.

Sementara itu, Bendahara Apindo, Amir Hamzah, menyatakan bahwa Apindo bersikeras menggunakan peraturan pemerintah No 36 tahun 2021 tentang Pengupahan, karena seusai dengan sikap Apindo pusat.

“Alasan kami karena ekonomi saat ini masih sulit dan dunia usaha masih berusaha bangkit. Kalau dengan PP itu, kenaikan UMKnya sekitar Rp 36 ribuan,” tegasnya.

Dikabarkan sebelumnya dalam laman Warta Desa,Kepala Disnakertrans Kab. Batang, Suprapto merekomendasikan usulan UMK untuk disampaikan kepada Pj Bupati Batang yaitu Rp2.284.627,42, dengan kenaikan 7,1 persen alphanya 0,125. Hal itu disampaikan usai rakor antara asosiasi pengusaha dengan asosiasi buruh.

Dua perwakilan dari asosiasi pengusaha tidak sepakat dengan besaran UMK yang diusulkan oleh 12 perwakilan buruh, yakni sesuai dengan Permenaker No. 18 Tahun 2022, dengan kenaikan 7.1 persen.

Perwakilan asosiasi pengusaha ini berpatokan dengan PP No. 33 Tahun 2021, sebesar 1.73 persen.

jika menggunakan patokan Permenaker 18 Tahun 2022 mengerucut hasilnya kenaikan sebesar 7,1 persen atau Rp2.284.627,42.

Sedangkan jika nilai dasar menggunakan patokan PP 36 Tahun 2021 maka hasilnya naik 1,73 persen menjadi Rp2.169.517. (.*.)

 

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Tags : BatangUMKumk 2023