Pekalongan Kota, Wartadesa. – Warga Degayu bersama anggota Koramil Pekalongan utara bergotong-royong memperbaiki pintu ari di area persawahan kelurahan setempat. Sebelumnya, pintu air yang terbuat dari kayu dengan kanan-kirinya masih berupa tanah tersebut jebol. Akibatnya air laut masuk ke lahan persawahan warga. Sabtu (28/07)
“Pintu air hanya terbuat dari kayu, kanan dan kiri masih pakai tanah dan masih belum permanen sehingga mudah tergerus air rob,” ujar Kapten Inf Suhardi, Danramil 19 Pekalongan Utara.
Suhardi menambahkan, untuk mencegah air laut tidak masuk ke area persawahan, untuk sementara waktu dilakukan penutupan sementara dengan menggunakan tanah urugan. “Untuk sementara pintu air yang jebol, kami memperbaiki dengan penanganan secara darurat dengan di urukan tanah,” lanjutnya.
Perbaikan pintu air yang bersifat sementara tersebut diharapkan bisa menahan air laut masuk ke persawanan untuk sementara waktu.
Sementara itu, warga yang merupakan petani desa setempat berharap ada tindakan dari pemerintah untuk memperbaiki pintu air secara permanen, mengingat pintu air tersebut sangat vital bagi keberlangsungan lahan pertanian di Kelurahan Degayu. (Eva Abdullah)










