close
KesehatanLayanan Publik

Wihaji perintahkan jajaran dinas tidak menyelenggarakan acara keramaian

kliwonan

Batang, Wartadesa. – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mengambil sikap dengan meniadakan tradisi Kliwonan  di Alun-Alun Batang. Langkah tersebut diambil sesuai dengan edaran Bupati Batang Wihaji untuk tidak menyelenggarakan kegiatan yang menimbulkan keramaian ataupun kerumunan selama 14 hari.

Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Batang, Subiyanto mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan perwakilan pedagang makanan dan mainan, serta persewaan tenda (tratak), Selasa (17/03/2020), kemarin.

“Langkah peniadaan sementara tradisi kliwonan ini sebagai langkah pencegahan persebaran pandemi virus Corona di wilayah Kabupaten Batang,” ujar Subiyanto.

Langkah yang diambilnya, masih menurut Subiyanto, untuk mencegah ribuan warga yang datang pada tradisi Kliwonan terpapar virus Korona. “Sebab, tidak hanya pengunjungnya yang datang dari luar daerah, namun penjualnya pun kebanyakan berasal dari luar daerah. Maka dari itu, kami sangat mengkhawatirkan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Subiyanto meminta agar para pedagang dan warga mengerti kebijakan tersebut. Selain Kliwonan, kegiatan Minggon Jatinan juga telah ditiadakan. “Sudah sejak Minggu (15/3/2020) kemarin kita tiadakan minggon jatinan. Dan pada Minggu depan pun masih akan kita larang untuk digelar. Hal ini untuk menghindari adanya titik kerumunan masyarakat,”  tuturnya. (Eva Abdullah)

Tags : Batangkliwonan dihentikan