WARTA DESA, PEKALONGAN – Seorang anak berusia sekitar lima tahun bernama Alvino, warga Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, hingga Senin (4/8/2025) belum juga mendapatkan kamar rawat inap di RSUD Kajen, meski telah menunggu hampir 24 jam di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Paman Alvino, yang mendampingi sang anak, mengaku kecewa atas situasi tersebut. Ia khawatir kondisi kesehatan keponakannya memburuk akibat keterlambatan mendapatkan perawatan intensif.
“Kami datang sejak kemarin, tapi sampai sekarang belum juga ada kamar. Anak ini sedang sakit dan butuh dirawat dengan baik, tapi harus terus menunggu,” ujarnya.
Pihak RSUD Kajen, melalui staf bernama Amel saat dikonfirmasi via WhatsApp, membenarkan bahwa saat ini semua kamar rawat inap dalam kondisi penuh.
“Memang kamar penuh. Ada sekitar 20 pasien yang sedang mengantre kamar di IGD. Kami sedang menunggu pasien yang pulang agar bisa langsung ditempati oleh pasien baru,” jelasnya.
Amel menambahkan bahwa pihak rumah sakit terus berupaya mengatur penempatan pasien sebaik mungkin di tengah keterbatasan ruangan.
“Kami memahami keluhan keluarga pasien dan mohon pengertiannya. Tim kami terus berkoordinasi agar pelayanan tetap berjalan, meski kapasitas sedang penuh,” tambahnya.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan keterbatasan kapasitas kamar rawat inap di rumah sakit daerah, terutama saat jumlah pasien melonjak. Keluarga pasien berharap RSUD Kajen dapat segera menambah fasilitas atau mencari solusi jangka pendek demi kenyamanan dan keselamatan pasien, terutama anak-anak. (Rohadi)










