Warta Desa, Pekalongan — Dalam sepekan terakhir, antrean kendaraan pengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terlihat mengular di SPBU Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan dari para pengendara, khususnya sopir mobil L300 yang menggantungkan aktivitas operasionalnya pada ketersediaan solar.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan niaga terjadi hampir setiap hari, terutama pada jam-jam pagi hingga siang. Bahkan, tidak sedikit pengemudi yang harus menunggu berjam-jam demi mendapatkan solar.
Salah satu sopir L300, yang enggan disebutkan namanya, mengaku kesulitan mendapat solar dalam beberapa hari terakhir. “Sudah muter ke beberapa SPBU, baru dapat di sini tapi harus antre panjang. Kalau begini terus, pekerjaan jadi terganggu,” keluhnya.
Menurutnya, solar sangat dibutuhkan untuk aktivitas pengangkutan barang dan hasil usaha kecil masyarakat. Kelangkaan dan antrean panjang dinilai berdampak langsung pada biaya operasional serta waktu distribusi.
Pengemudi lain juga berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan untuk menormalkan pasokan solar. Mereka khawatir kondisi ini akan terus berulang dan semakin memberatkan pelaku usaha kecil serta sopir angkutan barang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU maupun instansi terkait mengenai penyebab antrean panjang solar di SPBU Karanganyar. Masyarakat berharap adanya solusi cepat agar distribusi BBM, khususnya solar, kembali lancar dan merata. (Rohadi)










