Kajen, Wartadesa. – Pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Peduli Lingkungan Indonesia (FORLINDO), Rabu (17/15) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka membahas dampak positif dan negatif dari toko moderen berjejaring dan galian C yang belakangan marak di Kabupaten Pekalongan termasuk perijinanya.
Mereka di terima oleh Wakil Ketua DPR dan Komisi A, di salah satu ruangan, “Kami tentu takkan lelah untuk mengkritisi, menyampaikan, dampak lingkungan ataupun dampak sosial yang dirasakan oleh warga masyarakat, baik langsung ataupun tidak langsung yang seakan- akan tidak begitu didengar. Andaipun didengar sepertinya sayup- sayub saja.” Ujar Islah, Ketua Forlindo Kabupaten Pekalongan.
Islah melanjutkan, “Saat ini Pasar Moderen berjejaring dan Galian C di Kabupaten Pekalongan. Kami memiliki data status perijinanya, tapi kok sudah berjalan. Kami ingin adanya ketegasan dan dukungan dari para wakil rakyat untuk segera menyikapinya karena dampak lingkungan dan sosialnya tentu bisa kita lihat bersama.” Ujar Islah.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Kundarto, mengatakan terimakasih atas masukan dari masyarakat. “Kami tentu terimakasih atas masukan dari kawan-kawan semua atas segala masukan, saya juga sepakat kegiatan apa saja di kabupaten Pekalongan yang tidak memenui peraturan kita tertibkan.” Kata Kundarto dalam audensi tersebut.
Forlindo memaparkan beberapa masukan dan temuan di lapangan terkait status perijinan toko modern berjejaring dan Galian C. Walhasil mereka mengadakan sidak ke salah satu lokasi galian C yang terletak di Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan. Diketahui kedatangan mereka akan mempertanyakan terkait perijinanya. ( Eva abdullah )









