Bojong, Wartadesa. – Diduga penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I Tahun 2016 bermasalah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karangsari Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan melaporkan penyelewengan dana tersebut kepada Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi.
Empat orang anggota BPD Desa Karangsari, Selasa (17/01) menyerahkan berkas laporan dugaan penyelewengan Alokasi Dana Desa Tahap 1 Tahun 2016 kepada Bupati Pekalongan dan beberapa instansi terkait.
Sekertaris BPD Desa Karangsari, Riyanto menjelaskan, kedatangan mereka menyerahkan berkas yang yang berisikan dugaan penyelewangan dana, semata untuk membuat desanya menjadi lebih baik lagi.
“Kami menyerahkan berkas ini ke Bupati dan tembusan ke beberapa instansi terkait, kami berharap Pemda segera menindak lanjuti” Ucap Riyanto ketika ditemui di Gedung Pemda Kabupaten Pekalingan.
Menurut Riyanto, pihakya tidak serta merta melaporkan hal tersebut ke Bupati, akan tetapi mekanisme di desa sudah ditempuh. Karena tak kunjung menemukan titik terang, akhirnya diputuskan untuk melaporkan langsung kepada Bupati Pekalongan.
Selain itu, rombongan BPD juga menemui Kabag Pemerintahan Pemkab Pekalongan dan ditemui langsung oleh Moch Arifin.
“Terimakasih Bapak-bapak sudah kesini, Berkas kami terima dan akan ditindaklanjuti, kami akan segera memanggil dan membicarakanya dengan pihak terkait.” Kata Arifin. ***( Eva Abdullah)