Kota Pekalongan, Wartadesa. – Catatan penting bagi warga Kota Pekalongan, yakni, Walikota dan Wakil Walikota terpilih pada pemilukada 2020, Ahmad Afzan Arslan Djunaid-Salahuddin bertekad akan wujudkan Kota Pekalongan tanpa korupsi. Hal tersebut diampaikan dalam diskusi publik bertemakan “Pekalongan Tanpa Korupsi”. Acara dihelat Senin (04/01) di Hotel Horison.
Afzan menyebut, hingga saat ini tidak ada kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah di Kota Batik. Ia bertekad untuk melanjutkan tradisi tanpa korupsi tersebut saat ia menjalankan roda pemerintahan. “Tentunya kami akan lanjutkan tradisi untuk tidak korupsi,” kata dia.
Pria yang akrab disapa Aaf ini menyatakan akan meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama-sama berkomitmen memanfaatkan APBD untuk sepenuhnya digunakan memakmurkan masyarakat.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, Zainul Arifin, senada, mengatakan bahwa selama ini belum ada pejabat pemkot yang terindikasi korupsi.
“Hal ini wajar mengingat anggaran di Kota Batik tergolong kecil. Terlebih tiap akan gunakan anggaran selalu koordinasi dengan kejaksaan agar pekerjaan sesuai dengan peruntukannya.” Tutur Arifin. (Buono)










