close

Layanan Publik

Layanan Publik

Belum Sebulan Aspal Ditambal, Jalan Underpass Sepacar Kembali Berlubang

spacar

Tirto, Warta Desa. – Jalan underpass (bawah rel) di Desa Pacar, Kecamatan Tirto, terpantau kembali berlubang meski baru diaspal kurang dari sebulan. Jalan tersebut tampak berlubang di sepanjang lajur kanan dan kiri, tepat di bawah perlintasan kereta api, dengan lubang terdalam terdapat di lajur timur.

Kerusakan aspal tersebut sangat disayangkan mengingat jalan itu menjadi jalur terpenting dari dan menuju Sepacar (Pacar), ibukota kecamatan Tirto. Jalur tersebut juga menjadi akses utama menuju kantor Kecamatan Tirto, serta menjadi jalur lalu lalang siswa SMP N 1 Tirto dan SMK Maarif NU Tirto.

Yanto, warga setempat yang tiap hari menggelar lapak di samping jalan tersebut, menyatakan jalan tersebut dalam kondisi lebih parah sebelum musim hujan. Pada puncak musim hujan, jalan tersebut nyaris selalu tergenang air, dengan warga sampai memasang kayu pacak sebagai penanda terdapat lubang membahayakan.

Upaya sempat dilakukan dengan menambal aspal pada area yang berlubang pada awal Maret. “Sempat diaspal, belum ada satu bulan, dari sini sampai sana (ujung utara sampai selatan underpass),” ucap Yanto kepada Warta Desa, Rabu (30/3/2022).

“Waktu itu juga pengerjaannya balapan, siang diperbaiki, paginya air (rob) sudah datang,” terangnya.

Jalan yang berada di permukaan lebih rendah daripada sekitarnya itu memang rawan tergenang, baik oleh air hujan maupun air rob. Aspal yang sudah ditambal pada awal Maret tersebut, menurut Yanto, cepat mengelupas karena rutin diterjang banjir rob.

Belum diketahui apakah pihak terkait berniat melakukan perbaikan permanen (bukan sekadar ditambal) pada jalur terpenting di Kecamatan Tirto tersebut. (M. Najmul Ula)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Asiik RSUD Kabupaten Pekalongan Gratis, Ini Syaratnya!

fadia

Doro, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Fadia mencanangkan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh Puskesmas, RSUD Kraton, RSUD Kajen dan RSUD Kesesi untuk kelas III, terhitung Januari 2022 ini. Namun begitu ada syarat yang harus dipenuhi oleh warga untuk mengaksesnya. Demikian disampaikan oleh istri Ashraff   saat membuka gedung baru Puskesmas Doro 2, Kamis (13/01).

“Yang pertama adalah terkait pentingnya membuat surat rujukan dari puskesmas terdekat apabila ingin mengakses pelayanan kesehatan ke rumah sakit daerah.” Tutur Fadia.

Menurut Fadia, layanan di seluruh Puskesmas Kota Santri gratis untuk seluruh warga, cukup menggunakan KTP saja, ” pelayanan kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan yang cukup menggunakan KTP saja,’’ ujarnya.

Fadia menyebut ada tiga hal yang harus disosialisasikan seluruh Puskesmas Kabupaten Pekalongan terkait layanan gratis di rumah sakit milik pemkab, selain rujukan dari Puskesmas, syarat berikutnya adalah pemilik BPJS mandiri maupun KIS tetap melanjutkan kepesertaanya.

“Dan untuk edukasi yang kedua adalah, apabila masyarakat sudah memiliki kartu BPJS mandiri, maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk tetap dilanjutkan, jangan sampai berhenti karena ada pemberian pelayanan gratis dari pemkab.” Lanjut Fadia.

Menurutnya kepesertaan BPJS maupun KIS untuk meng-cover layanan di rumah sakit swasta. ‘’Karena kita hanya baru bisa mengcover di lingkup Kabupaten Pekalongan saja. Yaitu di RSUD Keraton, RSUD Kajen, RSUD Kesesi 1 dan seluruh puskesmas se-Kabupaten Pekalongan. Itupun untuk kelas tiga. Jadi kalau mau naik kelas pelayanan atau masuk rumah sakit swasta kalau tidak ada kartu BPJS maupun KIS kan juga sayang sekali ya,’’ jelasnya.

Fadia melanjutkan, hal ketiga yang harus disosialisasikan oleh Puskesmas yakni bahwa layanan gratis bagi warga Pekalonan tidak pandang bulu, seluruh warga dapat memanfaatkannya. ‘’Jadi saya harap kesehatan gratis untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan ini benar-benar bisa berjalan dengan baik. Karena kalau ini berfungsi dan bisa jalan semua dengan rancangan kita, maka untuk tingkat Jawa Tengah kita bisa menjadi pelopor inovasi pelayanan gratis ini untuk masyarakat. Walaupun ada batasan-batasannya,’’ pungkasnya. (Buono)

 

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Hujan Tak Surutkan Niat Warga Ikut Vaksinasi di SMK Muhammadiyah Kedungwuni

vaksin

PEKALONGAN, WARTADESA. – Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Pekalongan dari fajar hingga pagi tak menyurutkan niat warga untuk mengikuti kegiatan vaksinasi dosis 2 di SMK Muhammadiyah Kedungwuni, Kamis, 11 November 2021. Peserta vaksin juga tidak hanya berasal dari warga Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan saja, tetapi juga ada warga Dadirejo Kecamatan Tirto, Talun dan Bojong yang rela jauh-jauh datang ke lokasi vaksinasi di SMK Muhammadiyah Kedungwuni, Jl. Papagan No. 17, Gembong Barat, Kedungwuni.

Salah satu peserta vaksin, Aji Pamungkas, 22 tahun, warga Desa Tangkil Tengah, mengaku datang di lokasi vaksin jam 08.15 tetapi antrian peserta vaksinnya sudah banyak. “Vaksinnya mulai jam 08.00 tepat katanya, tapi saya datang jam 08.15 ternyata antriannya sudah banyak, tadi hujan dari subuh sih, ini baru reda”, tutur Aji.

District Manager Mentari Vaccine 108 Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Ady Widianto, menyampaikan bahwa jumlah peserta vaksinasi di SMK Muhammadiyah Kedungwuni total mencapai 1084 peserta, dengan rincian peserta vaksin dosis 1 sejumlah 270 orang dan peserta vaksin dosis 2 mencapai 814 orang.

Ady mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, yang telah membantu menyediakan vaksin dan petugas vaksinator.

Ady juga menyampaikan total keseluruhan warga yang mengikuti kegiatan vaksin massal Muhammadiyah untuk semua dari tanggal 10 sampai dengan tanggal 11 November 2021, di lima lokasi vaksin, mencapai 3.578 warga. Peserta vaksin di SMK Muhammadiyah Kedungwuni menjadi jumlah terbanyak kedua setelah pelaksanaan vaksin yang sama di Pesantren Muhammadiyah Darul Arqom (Trenmuda) Wiradesa yang berhasil mencapai 1.193 peserta dan telah diselenggarkan kemarin Rabu, 10 November 2021.

“Ucapan Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kepala SMK Muhammadiyah Kedungwuni beserta keempat tempat pelaksanaan vaksinasi lainnya seperti SMK Muhammadiyah Kajen, SMK Muhammadiyah Kesesi, SMP Muhammadiyah Bligo dan Trenmuda Wiradesa yang telah menyediakan tempat pelaksanaan kegiatan vaksinasi masal covid-19 dari Muhammadiyah untuk semua. Kegiatan ini merupakan program kerjasama antara MPKU PP (Pimpinan Pusat) Muhammadiyah, USAID (United States Agency for International Development), Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan PDM Kabupaten Pekalongan”, tutur Ady.

Ady juga menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi masal covid-19 Muhammadiyah untuk semua adalah wujud nyata Muhammadiyah dalam upaya melakukan hifdz nada, atau menjaga kehidupan, disamping membantu pemerintah dalam upaya melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat.

Data yang dirilis panitia, keseluruhan jumlah peserta vaksin mencapai 3.578 orang. Di Pesantren Muhammadiyah Darul Arqom Wiradesa sebanyak 1.193 orang dengan rincian vaksin dosis 2: 1.107 orang dan dosis 1: 86 orang. Di SMK Muhammadiyah Kajen peserta vaksin dosis 2 sebanyak 420 orang, dosis 1 sebanyak 65 orang, total 485 orang, SMK Muhammadiyah Kesesi dosis 2, 336 orang, dosis 1, 40 orang, total 376 orang, SMK Muhammadiyah Bligo 440 orang semua dosis 2, dan SMK Muhammadiyah Kedungwuni dosis 2, 814 dan dosis 1, 270 orang, total 1.084 orang. Ady juga menyampaikan bahwa ada beberapa warga yang gagal mengikuti vaksinasi karena hipertensi. (Fakhrudin)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Kembali Gelar Vaksinasi

vaksin
  • Capai 2574 orang di Tahap 1

EKALONGAN, WARTADESA. – Keberhasilan mencapai 2574 orang yang divaksin dosis 1 bulan lalu, Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan kembali menggelar kegiatan vaksinasi pada Rabu dan Kamis, tanggal 10 dan 11 November 2021 di lima tempat, yaitu Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Wiradesa, SMK Muhammadiyah Kajen, SMK muhammadiyah Kesesi, SMP Muhammadiyah Bligo dan SMK Muhammadiyah Kedungwuni.

Districk Manager Mentari Vaccination 108 Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Ady Widianto, menyampaikan bahwa vaksinasi yang dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 10 dan 11 November, merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sama sebulan yang lalu.

“Sebulan yang lalu kami mencapai 2574 orang untuk dosis 1 dan hari ini kami melaksanakan vaksinasi dosis 2 dan tambahan 1500 dosis 1 untuk masyarakat yang belum vaksin”, tutur Ady.

Ady juga menambahkan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dengan menyiapkan 2800 dosis 2 vaksin Sinovac dan Pfizer, serta 1500 vaksin Pfizer dosis 1.

Kegiatan vaksinasi massal covid-19 dari Muhammadiyah tersebut merupakan program kerjasama antara MPKU Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, United States Agency for International Development (USAID), Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan PDM Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Kesesi, Abdul Qodir, menyampaikan bahwa animo masyarakat untuk vaksin dosis 2 di SMK Muhammadiyah Kesesi meningkat dari sebelumnya. Pada pelaksanaan vaksinasi dosis 1 bulan lalu pihaknya mengaku peserta vaksinasinya cukup rendah karena sebagian besar masyarakat di wilayah Kesesi sudah melakukan vaksinasi dosis 1, tapi pada pelaksanaan vaksinasi dosis 2 pesertanya jauh lebih banyak. (Fakhrudin)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Layanan PublikPendidikanSosial Budaya

Pemdes Tangkilkulon adakan seleksi beasiswa prestasi

ilustrasi beasiswa

Kedungwuni, Wartadesa. – Pemerintah Desa Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan menggelar seleksi beasiswa prestasi bagi putra-putri desa setempat. Acara tersebut merupakan kegiatan tahunan yang dihelat setiap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam postingan media sosialnya, akun Pemdes Tangkilkulon menyebutkan bahwa syarat untuk mengikuti beasiswa adalah pelajar SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK sederajat, yang dibuktikan dengan kartu keluarga warga Desa Tangkilkulon.

Sedang persyaratan khusus, meliputi nilai rata-rata persemester 8.0 dibuktikan dengan fotokopi raport dan piagram prestasi bagi peserta yang memiliki.

Kepala Desa Tangkilkulon, Amat Khusnan menyebut bahwa seluruh peserta yang mengajukan beasiswa prestasi nantinya akan diseleksi.  “Nantinya akan dilakukan perangkingan dari nilai rata-rata mereka. Akan diambil masing-masing 15 penerima beasiswa untuk SD dan SMP sedang untuk SMA sederajat akan diambil 10 siswa. Totalnya 40 penerima beasiswa,” tuturnya.

Pengajuan beasiswa dibuka sejak awal Oktober dan ditutup pada 15 Oktober 2021. Proses seleksi pada 18 Oktober 2021 dan selanjutnya hasil seleksi akan dipasang pada papan pengumuman balaidesa setempat. (Buono)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Layanan Publik

Pos Penyekatan Mangkrak Memakan Jalur Pantura

pos mangkrak

Tirto, Warta Desa – Warga Pekalongan yang melewati Jalan Raya Pacar selalu mendapati sebuah tenda tak terpakai di depan lampu lalu lintas (traffic light) di depan Desa Pacar, Selasa (28/09).

Saat pemerintah mulai memberlakukan PPKM Darurat pada Juni lalu, kepolisian daerah Kabupaten Pekalongan merespons dengan mendirikan pos penyekatan di jalur nasional pantura, Jalan Raya Pacar.

Pos penyekatan itu pada mulanya difungsikan untuk memantau arus lalu lintas memasuki Kota Pekalongan, juga untuk menutup jalur vital tersebut pada jam-jam tertentu.

Namun setelah beberapa pekan, seiring pelonggaran PPKM dan kembalinya mobilitas warga, pos penyekatan itu kehilangan fungsinya. Tak ada lagi polisi yang berjaga.

Pos yang terbangun dari tenda berwarna biru khas kepolisian itu kini bahkan mangkrak seakan tak pernah dirawat. Problemnya, pos berukuran kurang lebih 3×3 meter itu memakan badan jalan.

Alhasil, sebagian permukaan jalan raya yang sedianya biasa dilewati kuda besi dan gerobak mesin kini tertutup pos. Jika lalu lintas sepi nan lancar, mungkin tak ada masalah.

Hanya saja, belakangan pemerintah sedang memperbaiki jalur pantura di Kota Pekalongan yang dimulai dari jalan raya Pacar. Pada jam-jam sibuk, kemacetan melanda dan deretan truk mengular hingga Kali Sengkarang.

Pos penyekatan tadi, yang terletak di lampu merah Pacar, semakin tak membantu. Bangunan sementara itu terbukti menghalangi sebagian kendaraan yang seharusnya bisa melewati sisi kiri jalan.

Alangkah bijaknya, seandainya pos penyekatan itu tak lagi diperlukan, pihak kepolisian agar segera membongkar. Toh untuk pemasangan poster imbauan prokes bisa dilakukan di tepi jalan atau reklame sekalian. (Muhammad Najmul Ula)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Hukum & KriminalLayanan Publik

Pegang kartu KPM, Dua Pendamping PKH dipecat

wihaji

Batang, Wartadesa. – Dinas Sosial Batang memecat dua Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) lantaran mengkoordinir pengambilan uang bantuan sosial dengan memegang kartu PKH milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Demikian disampaikan oleh Joko Tetuko, Kepala Dinsos setempat, Senin (20/09).

Menurut Joko, jasa mengambilkan uang milik KPM penerima PKH tidak boleh. KPM harus memegang ATM dan mengambilnya sendiri di agen  maupun bank penyalur. “Kalau ada pendamping yang pegang kartu, maka segera kasih tahu saya. Saya akan pecat. Kami sudah memberhentikan dua orang,”  ujarnya dikutip dari Radar Pekalongan.

Joko menambahkan bahwa pendamping bantuan sosial tidak boleh mengumpulkan kartu PKH milik warga. “Kalau pendamping tidak boleh mengumpulkan kartu PKH milik warga. Nanti dicurigai. Saya pastikan pendamping tidak memegang kartu,” tegasnya.

Terbatasnya nominal uang pada agen e-wallet yang terjadi selama ini membuat Joko menyarankan KPM PKH mengambil uang bansos melalui ATM bank manapun.

Kasus penyelewengan bansos menjadi sorotan publik paska kasus bunuh diri salah seorang perangkat desa di Wonobodro Batang. Untuk menghindari kasus serupa, Bupati Batang, Wihaji menginstruksikan agar memecat agen yang melakukan praktik menyimpang. Wihaji menyebut pihaknya akan mengumpulkan para agen dan diberikan treatment.  (Sumber: Radar Pekalongan)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Aksi keren Bhabinsa Polsek Comal, gendong lansia untuk vaksinasi Covid-19

gendong

Pemalang, Wartadesa. – Aksi simpatik yang keren dilakukan oleh Aipda Wiyarso, anggota Bhabinsa Polsek Comal. Ia rela menggendong lansia warga Desa Sarwodadi, Comal, Pemalang guna mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar di Puskesmas Purwoharjo, Kamis (16/09).

“Bhabinkamtibmas Polsek Comal Polres Pemalang melaksanakan operasi Lansia yang belum divaksin untuk dijemput dan diantar ke Gerai Vaksin Presisi yang berlokasi di Puskesmas Purwoharjo,” tutur Kapolres Pemalang, AKBP Ronny Tri Prasetyo, Kamis.

Sementara itu, Kapolsek Comal, AKP Heru Irawan mengatakan bahwa upaya menjemput para lansia untuk melakukan vaksinasi merupakan upaya untuk mengkapanyekan gerakan vaksinasi. “Selain sosialisasi, kami juga jemput bola ke desa-desa untuk menjemput lansia yang belum divaksin,” ujarnya.

Menurut Heru, sebelum penjemputan, petugas melakukan himbauan kepada lansia yang belum divaksin untuk bersedia dijemput dan diantar ke Gerai Vaksin Presisi. “Kalau bersedia divaksin, Bhabinkamtibmas akan mengantar ke Puskesmas selanjutnya juga akan mengantar lansia untuk kembali ke rumah usai vaksin.” Pungkasnya.

Target yang diharapkan oleh Polsek Comal yakni 500 warga perhari. Selain di Puskesmas Purwoharjo, petugas menyiapkan Puskesmas Purwoharjo sebagai Gerai Vaksin Presisi.

Menurutnya, target harian sebanyak seribu warga Comal yang divaksin. Saat ini di Comal vaksinasi baru mencapai 11%, sedangkan di wilayah Kabupaten Pemalang baru tercapai 21%. (Bono)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Dana DesaLayanan Publik

Ajib! Pemdes Karangdowo serap usulan warga via online

Rembug-Warga-ranwal-rpjmd

Kedungwuni, Wartadesa. – Langkah yang dilakukan Pemerintah Desa Karangdowo, Kedungwuni, Pekalongan ini ajib (hebat_Jawa Pekalongan) dan layak ditiru. Bagaimana tidak? Pemdes menyerap aspirasi warganya secara daring (dalam jaringan/online)

Dikatakan Kepala Desa Karangdowo, Gufron, upayanya menjaring partisipasi dan peran serta warga desanya diimplementasikan dengan menggelar “Rembug Online Warga”.

“Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memperoleh masukan dan usulan warga masyarakat Desa Karangdowo dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Desa Karangdowo Tahun 2022.” Tutur kades.

Menurutnya, dengan rembug online, diharapkan pemdes mampu menampung aspirasi warga sebanyak-banyaknya. Sehingga pembangunan yang akan dilaksanakan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.

“Selanjutnya usulan yang masuk akan dikaji oleh Tim RKPDes untuk disesuaikan dengan dokumen RPJMDes dan berbagai aturan yang berlaku serta ditentukan skala prioritasnya.” Pungkasnya. (Bono)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Hukum & KriminalLayanan PublikPemberantasan KorupsiSosial Budaya

Pengurus Baznas Batang mundur rame-rame paska dugaan penyalahgunaan dana

wihaji

Batang, Wartadesa. – Menurut Bupati Batang, Wihaji yang juga pembina Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang, seluruh pengurus Baznas telah mengundurkan diri sejak Selasa (14/09) lalu. Pengurus rame-rame mundur paska dugaan kasus penyalahgunaan keuangan yang melilit lembaga tersebut.

Wihaji menyebut lima orang pengurus Baznas Batang telah mengundurkan diri dan ia telah menunjuk pejabat pelaksana tugas (PLT) untuk menggantikan pimpinan sebelumnya.

“Baru tadi malam saya baca, lima orang, yakni pimpinan dan para pengurusnya mengundurkan diri. Namun kepastian kapan pengunduran dirinya saya belum pastikan,” tutur Wihaji, Rabu (15/09).

Menurut Wihaji, pihaknya akan melakukan perekrutan ulang pengurus Baznas dengan ketentuan tidak boleh berstatus sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara).  “Nanti saya cek lagi kasusnya, apakah berlanjut ke ranah hukum atau tidak. Dan nanti saya perintahkan Plt Baznas untuk menyelesaikan masalah yang ada, biar diurai satu persatu,” katanya.

Dugaan penyelewengan dana Baznas terjadi sekitar tahun 2019. Dimana Unit Pengelola Zakat (UPZ) Kemenag biasanya menyetorkan Rp 113 juta setiap bulannya kepada Baznas Batang. Kemudian UPZ mendapat pengembalian sebesar 70 persen untuk kemudian disalurkan (ditasarufkan).

Namun menurut Pranata Humas Kemenag Kabupaten Batang, Nur Muzayim, selama 2-3 bulan tidak ada pengembalian dari Baznas. “Kejadiannya sekitar dua tahun lalu, atau 2019 silam. Jadi biasanya UPZ Kemenag itu menyetor uang sebesar Rp 113 juta setiap bulannya ke Baznas, dan kami mendapat pengembalian sebesar 70 persen untuk kemudian ditasarufkan, namun selama 2-3 bulan tidak ada pengembalian itu dari Baznas,” tuturnya.

Masih menurut Muzayim, Kemenag sempat melakukan klarifikasi kepada Baznas Batang dan melaporkan ke Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Kemenag Provinsi Jateng sempat melakukan pembinaan, kroscek hingga audit sebanyak tiga kali. ” Kemenag juga melaporkan sekaligus menyerahkan permasalahan ini kepada Bupati Batang selaku pemegang kendali dan juga pembina Baznas Batang,” lanjutnya.

Muzayim menyebut bahwa permasalahan tersebut sudah diselesaikan oleh Baznas dengan mengembalikan ke Kemenag dan sudah ditasarufkan.

Sementara itu Kepala Inspektorat Kabupaten Batang, Bambang Supriyanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa oknum tenaga keuangan Baznas Batang yang diduga telah melakukan penyalahgunaan dana ummat.

“Ya, kami telah melakukan pemeriksaan terhadap satu orang tenaga swasta di Baznas yang bertugas sebagai pemegang uang kas,” ujar Bambang.

Ia yang didampingi Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus), Imam Budiyono menjelaskan, bahwa pihaknya menerima laporan dugaan penyalahgunaan uang itu sekitar bulan April 2021 lalu. “Yang melaporkan dugaan itu pada kami adalah dari Baznas sendiri,” katanya. (Bono dengan tambahan berbagai sumber)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

selengkapnya