close

Seni Budaya

Berita DesaSeni Budaya

Arak-Arakan Gunungan Meriahkan Sedekah Bumi Desa Dororejo Warga Rela “Tekor” Demi Lestarinya Tradisi Legenonan

dororejo

Warta Desa, Pekalongan – 17 Mei 2025 – Pemerintah Desa Dororejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi atau Legenonan secara meriah dan penuh makna. Rangkaian acara dimulai sejak Jumat malam dengan istighosah dan doa bersama di balai desa, hingga Sabtu pagi dan malam harinya, melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Malam istighosah yang berlangsung khidmat dihadiri oleh Kepala Desa Dororejo Alimin Slamet, jajaran perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, panitia Sedekah Bumi, para ketua RW/RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Linmas. Doa-doa dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang melimpah.

Keesokan harinya, Sabtu pagi pukul 06.00 WIB, warga kembali berkumpul di balai desa untuk menggelar slametan bersama. Acara dilanjutkan pukul 09.00 WIB dengan arak-arakan gunungan hasil bumi yang dimulai dari Lapangan Dororejo. Suasana kian meriah dengan kehadiran ogoh-ogoh kreatif buatan warga dan iringan tari-tarian tradisional.

Lomba gunungan yang diikuti oleh 25 RT ini tak hanya sekadar kompetisi. Kepala Desa menyediakan hadiah utama sebesar Rp3 juta, namun yang menonjol justru semangat kebersamaan warga. “Kami bukan cari menang, yang penting Legenonan meriah. Wani tekor, sing penting Legenonan sukses!” ujar salah satu perwakilan RT dengan semangat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Alimin Slamet menegaskan pentingnya pelestarian budaya. “Tradisi ini adalah bentuk syukur atas karunia Allah SWT. Semoga panen warga semakin berkah, kehidupan makin rukun, dan generasi muda tetap nguri-uri budaya Jawa,” katanya.

Antusiasme masyarakat tak hanya datang dari warga lokal. Banyak pengunjung dari luar desa turut hadir menyaksikan kemeriahan arak-arakan. Mereka menyebut, meski acara digelar oleh pemerintah desa, skala dan antusiasme masyarakat terasa seperti gelaran tingkat kabupaten. Warga juga mengapresiasi kepemimpinan Alimin Slamet yang berhasil menggerakkan seluruh unsur masyarakat, termasuk pemuda, dalam semangat gotong royong dan sinergi.

Sebagai puncak rangkaian, malam harinya digelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Semar Mbangun Jiwo, dibawakan oleh Ki Dalang Santoso Joko Bledeg dari Bonorowo, Kebumen. Pertunjukan ini sukses menghibur sekaligus menyampaikan pesan moral melalui seni tradisional Jawa yang adiluhung.

Di sela pertunjukan wayang, panitia juga membagikan hadiah lomba gunungan dan doorprize menarik seperti kulkas, mesin cuci, hingga perlengkapan rumah tangga lainnya, yang disambut antusias warga.

Tradisi Sedekah Bumi di Desa Dororejo tak sekadar seremoni budaya, namun menjadi simbol kuat persatuan warga, sarana mempererat silaturahmi, serta komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya leluhur yang sarat makna. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaSeni Budaya

Desa Karyomukti Gelar Sedekah Bumi dan Wayang Kulit, Warga Antusias Rayakan Tradisi Leluhur

karyomukti1

Warta Desa, Karyomukti – Dalam rangka melestarikan tradisi dan wujud rasa syukur atas hasil bumi, Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, menggelar acara Sedekah Bumi yang dirangkaikan dengan pagelaran wayang kulit, Minggu 18 Mei 2025.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi, warga telah mempersiapkan tumpeng dan hasil bumi untuk dibawa ke balai desa sebagai bentuk persembahan dan syukur. Doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan hiburan rakyat dan puncaknya adalah pagelaran wayang kulit.

Dalang yang tampil Slamet Suratmo hadiwijoyo membawakan lakon DEWI SRI yang sarat nilai kesuburan tanaman padi, diiringi gamelan dan sinden, memikat perhatian warga yang memadati lokasi.

Kepala Desa Karyomukti Bapak Nurwasis dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini menjadi salah satu cara untuk menguatkan kebersamaan warga sekaligus melestarikan budaya lokal. “Semoga tradisi ini tetap terjaga dan dikenang generasi penerus,” ucapnya.

Tradisi Sedekah Bumi ini tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menjadi daya tarik budaya yang layak dilestarikan setiap tahun.

“Dengan adanya Sedekah Bumi ini, kami berharap masyarakat semakin kompak, gotong royong terus hidup, dan kearifan lokal tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Selain itu, ini juga menjadi ajang memperkenalkan budaya desa kepada generasi muda agar mereka ikut melestarikannya,” ujarnya.

Kepala Desa Karyomukti Nurwasis juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar, bahkan ke depannya bisa mendukung pengembangan potensi wisata budaya dan ekonomi kreatif desa. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaSeni Budaya

Meriahnya Syukuran Sedekah Bumi di Desa Karangrejo

karangrejo

Warta Desa, Karangrejo 18 Mei 2025. – Suasana penuh kegembiraan menyelimuti Desa Karangrejo, Kecamatan Kesesi, saat warga menggelar acara Syukuran Sedekah Bumi, sebuah tradisi tahunan yang menjadi wujud rasa syukur atas hasil panen dan berkah dari alam.

Acara yang digelar di Aula desa Karangrejo ini berlangsung sangat meriah dan dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan. Rangkaian acara dimulai sejak pagi dengan doa bersama, tumpengan, dan kirab hasil bumi, dilanjutkan hiburan rakyat..

Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Anak-anak, orang tua, hingga para tokoh masyarakat bahu-membahu menyukseskan acara ini, yang juga dimeriahkan dengan penampilan grup seni lokal dan pasar rakyat.

Kepala Desa Karangrejo  Didi Puji Leksono menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan momen penting untuk mempererat kebersamaan dan menjaga tradisi warisan leluhur. “Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi bentuk penghormatan kita kepada alam dan budaya,” ujarnya.

Acara berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan hingga sore hari. Sedekah Bumi di Karangrejo menjadi bukti bahwa tradisi dapat tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat modern. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaSeni Budaya

Kemeriahan Sedekah Bumi dan Pagelaran Wayang Kulit di Desa Kebonagung

kebonagung

Warta Desa, Kajen – Tradisi budaya Sedekah Bumi di Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ratusan warga berkumpul di Balai desa untuk mengikuti rangkaian acara yang digelar pada Sabtu malam 17 Mei 2025.

Acara diawali dengan kirab hasil bumi yang dibawa warga sebagai simbol rasa syukur atas rezeki dan hasil pertanian. Selanjutnya, doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk harapan atas keselamatan, kemakmuran, dan keberkahan bagi seluruh warga desa.

Puncak acara dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, yang menghadirkan dalang terkenal Yusup Wibisono dengan lakon bertema perjuangan dan kebaikan. Iringan gamelan dan suara sinden menambah semarak suasana, disambut sorak dan tepuk tangan penonton yang datang dari berbagai kalangan usia.

“Ini bukan hanya hiburan, tapi juga bagian dari warisan budaya yang harus kita jaga,” ujar Kepala Desa Kebonagung Bapak Andi dalam sambutannya. Ia juga mengapresiasi kekompakan warga dalam menyukseskan acara.

Pagelaran budaya ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga serta mengenalkan budaya leluhur kepada generasi muda. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaSeni BudayaSosial Budaya

DESA SABARWANGI GELAR PERTUNJUKAN WAYANG KULIT LAKON SEMAR BANGUN DESA

sabarwangi1

Warta Desa, Pekalongan, 16 Mei 2025 – Desa Sabarwangi kembali menggelar tradisi tahunan legenanan atau sedekah bumi, sebuah bentuk syukuran yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Tradisi ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menghormati leluhur dan memanjatkan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah.

Puncak acara ditandai dengan pertunjukan wayang kulit yang menghadirkan lakon Semar Bangun Desa, dibawakan oleh dalang kondang Ki Mangun Yuwono. Antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari banyaknya masyarakat yang berbondong-bondong menghadiri acara hingga larut malam.

Kepala Desa Sabarwangi, Asep, menyampaikan harapannya agar kegiatan sakral seperti ini terus dilestarikan. “Nguri-uri budoyo adalah tanggung jawab bersama. Warisan leluhur ini harus kita jaga dan diteruskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah turut serta membantu menyukseskan rangkaian acara sedekah bumi tahun ini. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
Berita DesaSeni BudayaSosial Budaya

Acara Legenonan Sedekah Bumi di Desa Depok Lebakbarang Dimeriahkan Pertunjukan Wayang Kulit kidalang Subarno

wayang

Warta Desa, Kabupaten pekalongan, – Desa Depok, Kecamatan Lebakbarang, baru saja menggelar acara tradisional Legenonan Sedekah Bumi yang berlangsung meriah. Salah satu highlight dari acara tersebut adalah pertunjukan wayang kulit yang dibawakan oleh dalang kondang, Subarno. Acara ini juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lebakbarang, Itu merupakan wujud dukungan penuh dari pemerintah Kecamatan terhadap desanya.

Acara dimulai dengan sambutan dari Camat Lebakbarang, Sri Handayani. Dalam sambutannya, Sri Handayani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat Desa Depok yang telah melestarikan tradisi Sedekah Bumi ini. “Legenonan Sedekah Bumi adalah wujud rasa syukur kita atas rezeki yang diberikan Alloh dan merupakan tradisi yang harus kita jaga bersama. Terima kasih kepada seluruh warga yang berpartisipasi dan menjaga kekompakan desa kita.

Pada intinya -Forkompimcam Lebakbarang sangat mengapresiasi warga Depok karena masih ikut berpartisipasi dalam melestarikan kebudaya bangsa.
Dan mengingat beberapa bulan Kedepan Menjelang pilkada tetap jaga kondusifitas wilayah, jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang memecah belah persatuan kerukunan, ketentraman di desa kita.” ungkapnya, 30 Mei 2024.

Danramil Lebakbarang, Peltu Samiran, juga memberikan sambutan yang menekankan pentingnya keamanan dan kebersamaan dalam masyarakat.
Dari semua jajaran Koramil Lebakbarang sangat mengapresiasi warga Desa Depok karena masih ikut berpartisipasi dalam melestarikan kebudaya bangsa indonesia.
Dan saya ingatkan kembali beberapa bulan lagi pilkada kita semua tetap jaga kondusifitas wilayah jangan mudah terpancing dengan isu isu yang memecah persatuan.
Semoga acara ini tidak hanya menjadi simbol syukur, tetapi juga memperkuat persatuan dan kerukunan antar warga. Keamanan dan ketertiban desa adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Peltu Samiran dalam sambutannya.

Pertunjukan wayang kulit oleh Dalang Subarno menjadi puncak acara yang sangat dinantikan. Dengan kepiawaiannya, Subarno berhasil memukau penonton dengan cerita-cerita klasik yang sarat akan pesan moral dan nilai-nilai kehidupan. Suasana semakin meriah dengan sorak sorai dan antusiasme masyarakat yang memenuhi tempat acara.

Selain pertunjukan wayang kulit, acara Legenonan Sedekah Bumi ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan adat lainnya seperti gunungan hasil bumi serta doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Masyarakat Desa Depok tampak sangat antusias dan kompak mengikuti seluruh rangkaian acara, yang diakhiri dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan syukur.

Kehadiran Forkopimcam Lebakbarang dalam acara ini tidak hanya menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya saja, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan tradisi Sedekah Bumi di Desa Depok akan terus terjaga dan menjadi warisan budaya yang berharga bagi generasi mendatang. (RHD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
Cerita WargaDaerahEducationJalan-jalanOpini WargaPendidikanSeni BudayaSosial Budaya

Mengenal Tari Babalu, Tarian Khas Batang yang Masih Jarang Diketahui

tari

Muh. Iqbal Maulana
Iqbalmaulana0883@gmail.com
Program Pendidkkan Agama Islam
Fakultas Tarbiyyah dan Ilmu Keguruan
UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Batang, merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah, letaknya di sebelah barat kabupatan Kendal dan sebelah timur Kabupaten Pekalongan. Batang merupakan daerah yang mempunyai peninggalan peninggalan budaya seperti jejak sejarah Wangsa Syailendra dan juga mempunyai banyak kesenian tradisonal yang masih tetap dilestarikan, salah satunya Tari Babalu. Tari Babalu merupakan sebuah tarian khas Kabupaten Batang yang jarang diketahui oleh masyarakat luas, sebelum para penjajah masuk ke kota Batang, tari Babalu sudah ada. Tari Babalu pertama kali muncul pada awal tahun 1998, ketika para penggiat budaya lain mulai mencari informasi tentang tarian tradisonal.

Pada tahun 2000 para penggiat budaya tersebut kemudian memperkenalkan kepada masyarakat sekitar. Pada saat itu Batang sangatlah subur dan makmur, karena pada saat itu mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani. Namun ketikan penjajah memasuki kota Batang, keadaan menjadi berbalik dan banyak masyarakat yang diperbudak dan disiksa. Tari Babalu diciptakan sebagai alat strategi untuk menipu penjajah dengan cara menari. Tarian Babalu digunakan sebagai alat untuk serangan. Tari Babalu mencdritakan sebuah perjuangan masyarakat Batang yang melawan penjajah dengan cara yang baik untuk mengelabui musuhnya. Tari Babalu biasnaya ditarikan oleh sekelompok, dibawakan oleh penari wanita yang berperan sebagai prajurit, dijaga siaga dan disajikan dengan minuman. Tari Babalu mempunyai kekhasan sendiri, dengan peluit yang harus ditiup menandakan dimulainya dan berkahirnya pertunjukan.

Menurut orang terdahulu, kata Babalu aslinya berarti “aba-aba dulu”, dan tarian Babalu juga mencakup gerakan perang serta jurus-jusrusnya. Kostum penari Babalu terdiri dari kacamata hitam, kaos kaki, dan kupluk muncir. Sejarah tari Babalu menunjukan bahwa hal tersebut erat kaitannya dengan perlawanan masyarakat Batabg terhadap penjajah, namun sayangnya banyak masyarakat luas yang kurang familiar dengan tarian tersebut. Bahkan, sebagian masyarakat Batang masih belum mengenal tarian daerahnya. Oleh karena itu, tari Babalu harus dikenalkan kepada msyarakat luas, khususnya generasi muda, agar Babalu tidak ketinggalan zaman dan dapat lebih mencintai kota Batang. Berbagai tarian kecil juga diharapkan menjadi populer. Sangat disayangkan budaya unik setiap daerah hilang, sehingga Indonesia bisa mengadopsi budaya tersebut dan menunjukkan pramornya.

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
OlahragaSeni Budaya

5 Fakta Menarik tentang Anak Basket yang Sering jadi Idola

basket

ADA berbagai fakta anak basket yang menarik untuk disimak. Mereka biasanya selalu menjadi idola banyak orang di mana pun berada. Mulai dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

Mereka tidak hanya terkenal sebagai anak yang jago olahraga. Biasanya banyak anak perempuan mengidolakan mereka karena memiliki paras tampan hingga bentuk tubuh sempurna.

Jadi, sangat tidak heran jika anak basket selalu menjadi incaran banyak gadis di berbagai tempat. Nah, agar semakin mengidolakan anak basket, coba simak beberapa fakta berikut ini!

5 Fakta Menarik tentang Anak Basket yang Sering jadi Idola

Karena selalu menjadi idola, ada berbagai fakta menarik mengenai para pemain basket yang bisa dikulik. Beberapa di antaranya bisa disimak melalui penjelasan berikut ini.

  1. Fisik Melebihi Anak Lainnya

Pemain basket biasanya memiliki tinggi badan yang lebih tinggi daripada rata-rata anak pada umumnya. Karena tinggi badannya yang ideal, anak basket memiliki keunggulan dalam memenangkan pertandingan.

  1. Ketahanan Prima

Atlet basket seringkali memiliki kemampuan fisik yang baik, seperti kecepatan dan kekuatan. Hal ini penting dalam permainan basket karena memungkinkan mereka untuk mengontrol bola dengan baik dan mencetak poin.

  1. Bakat Alami Disertai Latihan

Fakta anak basket selanjutnya adalah mereka seringkali memiliki bakat alami dalam permainan bola basket. Meskipun seperti halnya dalam olahraga lainnya, latihan dan latihan yang terus-menerus diperlukan untuk meningkatkan keterampilan, bakat alami bisa memberi mereka keunggulan dalam hal teknik dan strategi permainan.

  1. Memiliki Jiwa Kompetitif

Para pemain basket biasanya sangat kompetitif dan memiliki motivasi yang tinggi untuk memenangkan pertandingan. Mereka sering berlatih dan bermain dengan semangat yang tinggi, dan cenderung memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam kemampuan mereka.

  1. Solid Bermain dalam Tim

Anggota basket seringkali merupakan tim pemain yang solid dan pandai bekerja sama. Itu dikarenakan permainan basket sangat memerlukan kerja sama tim, sehingga anak-anak yang bermain basket biasanya belajar untuk bekerja sama dan membangun hubungan sosial yang positif dengan rekan-rekan satu timnya.

Selain lima fakta yang telah dijabarkan tersebut, untuk menjadi populer seperti mereka sangatlah mudah. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti agar populer seperti para pemain basket:

  1. Passion dan Dedikasi

Anak-anak basket yang sukses biasanya memiliki passion yang besar terhadap olahraga ini dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk melatih keterampilan mereka secara teratur.

  1. Kerja Keras

Untuk menjadi populer seperti pemain basket, dibutuhkan kerja keras dalam melatih keterampilan, membangun jaringan, dan meningkatkan pengetahuan tentang olahraga.

  1. Peningkatan Diri

Pemain basket yang sukses juga selalu berusaha untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keterampilan mereka.

Mereka senantiasa berlatih dan mengikuti pelatihan, serta selalu berusaha untuk memperbaiki teknik, strategi, dan kebugaran fisik mereka.

  1. Jaringan

Penting untuk membangun jaringan dalam dunia basket. Berpartisipasi dalam pertandingan, perkemahan, dan kegiatan olahraga lainnya dapat membantu Anda memperluas jaringan serta membangun hubungan dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama.

  1. Promosi Diri

Selain itu, mereka biasanya mempromosikan diri secara aktif. Ini dapat dilakukan dengan mengunggah video latihan atau pertandingan ke media sosial, mengikuti program pengembangan bakat, atau bergabung dengan tim basket yang lebih baik.

Dengan cara ini, mereka dapat meningkatkan profil mereka dan menarik perhatian pelatih atau pembimbing.

Lalu, agar menunjang penampilan Anda selama mempromosikan diri, Anda dapat mengenakan berbagai aksesoris, misalnya saja baju hingga sepatu bermerek seperti NIKE.

Di Blibli.com, kami menyediakan berbagai produk dari NIKE tersebut, mulai dari pakaian keren untuk berolahraga hingga beraneka ragam sepatu untuk kebutuhan sehari-hari.

NIKE dapat digunakan oleh atlet basket muda, juga cocok untuk pemain basket dewasa guna menarik karisma sebagai pemain basket idola. Selain produk olahraga dari NIKE, Blibli juga menyediakan penunjang penampilan lainnya agar keren seperti anak basket.

Nah, itulah beberapa fakta anak basket yang perlu Anda ketahui. Jika ingin berkharisma seperti mereka, jangan lupa aksesoris sepatunya beli di Blibli, ya! (.*.)

Terkait
Bocah Karateka Asal Pekalongan, Sumbang Medali Untuk Pemalang

Unggul Seno menerima pengalungan medali perak dalam lomba Karate Open Jateng & DIY FORKI, (22/10) di Read more

Balqis Syifa, ukir prestasi renang di kancah nasional

Tunjukkan medali. Balqis menunjukkan medali yang didapatkannya pada lomba renang Piala Walikota Open Yogyakarta, (22-23/10/2016) lalu. Read more

HUT PGRI, ajang silaturahmi

Kajen.wartadesa - Pagi ini alun-alun Kajen kabupaten Pekalongan tampak meriah. Guru se Kota Santri, tumpah ruah memenuhi alun-alun mengikuti jalan sehat Read more

Pecinta bola Pekalongan kecewa tak bisa nonton final AFF

Pekalongan, Wartadesa. - Pecinta bola Pekalongan harus gigit jari karena tak bisa menyaksikan tim kesayangannya bertanding melawan tim Thailand melalui Read more

selengkapnya
Layanan PublikSeni Budaya

Suporter Persekap Tolak Konser Full Satru Dihelat di SWMK

satru1

Kajen, Wartadesa. – Suporter Persekap Pekalongan menolak acara Konser Full Satru yang bakal dihelat di Stadion Widya Manggala Krida (SWMK) Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Ahad, 17 Juli 2022. Gelaran tersebut disinyalir akan merusak rumput yang cukup bagus dan fasilitas lainnya yang saat ini sudah rusak. Hal demikian disampaikan oleh Supranoto yang dihubungi via ponsel, siang ini, Senin (11/07/2022).

“Adanya informasi akan digelarnya Konser Full Satru pada timeline media sosial, menandakan bahwa hingga saat ini fasilitas olahraga belum diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan, apalagi acaranya di SWMK yang aktif digunakan warga Kota Santri untuk berolahraga. Bahkan tempat berlangsungnya Liga 3 PSSI, kemarin,” tutur pria yang akrab disapa Sipran ini.

Menurut Sipran, gelaran acara konser pada sarana olahraga menandakan tidak adanya tempat yang representatif bagi acara seni dan budaya di Kota Santri. “Ini menunjukkan ruang berekpresi seni dan budaya warga Pekalongan, masih kurang dan tidak ada tempat yang representatif untuk menggelar acara konser skala besar,” lanjut penggila Persekap ini.

Sipran menambahkan bahwa kekawatiran para suporter laskar Ki Ageng Cempaluk jika konser yang menghadirkan bintang tamu Deny Caknan, Velent Fun dan Evan Loss  tersebut akan merusak rumput SWMK dan fasilitas olahraga lainnya. “Kami menolak jika konser tersebut digelar di SWMK, terus terang kami khawatir akan terjadi kerusakan rumput yang saati ini sudah bagus dan kerusakan fasilitas SWMK lainnya, yang saat ini kondisinya sudah rusak,” tegasnya.

Sipran juga membandingkan dengan Stadion Kridosono Yogyakarta yang sering digunakan buat konser. Menurutnya, stadion tersebut saat ini sudah tidak aktif digunakan untuk bermain sepakbola.

“(Stadion) Kridosono dipakai buat konser karena sudah tidak digunakan untuk bermain sepak bola, terlebih untuk level kompetisi nasional seperti Liga 3. Beda dengan SWMK yang masih menjadi pusat kegiatan olahraga di Kabupaten Pekalongan, terkhusus sepak bola. Jadi, saya harap perizinan penggunaan SWMK untuk konser tidak diberikan, kalaupun sudah kadung diberikan, besar harapan dapat dibatalkan.” Pungkasnya.

Kekhawatiran senada diungkapan Imam Khasani dalam akun media sosialnya. Pria yang akrab disapa Katank Nusantara itu menulis bahwa sangat aneh jika Konser Full Satru dihelat di SWMK.

“… kabar stadion SWMK akan di buat untuk konser musik, hal yang mungkin bagi saya selaku masyarakat pecinta sepakbola lokal ini sangat aneh, karena stadion yang saat ini dengan kualitas rumput yang cukup bagus akan di gunakan untuk koser musik, padahal dalam waktu dekat ini kompetisi LIGA3 JATENG akan segera di gulirkan, tinggal menunggu hasil atau Kongres ASPROV Jateng.” Tulisnya.

Kilas balik gelaran konser di SWMK, masih menurut Katank, pada tahun 2006 lalu, terjadi tragedi yang merenggut korban jiwa, “sedikit kembali dan mengingat sejarah, seingat saya stadion SWMK terkhir di buat untuk konser musik th 2006, artis Ibu Kota dengan menelan korban jiwa 9 (sembilan) orang, tercatat sebagai peristiwa kelam sejarah musik indonesia. Dan SWMK menjadi pemberitaan nasional, tapi bukan karena pretasi olahraga akan-tetapi peristiwa kelam konser musik yang memang seharusnya stadion bola bukan tempat untuk dipergunnakan bagi gelaran musik karena stadion bola WMK kala itu masih sangat minim fasilitas penujang untuk kegiatan-kegiatan semacam itu.” Lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan Dan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto saat dikonfirmasi Warta Desa menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada ijin yang masuk terkait konser tersebut, “sampai sekarang belum ada pihak-pihak  yang datang/mengajukan ijin penggunaan stadion WMK Kedungwuni.” Ujarnya. (Buono)

 

Terkait
Jamu Persekat Tegal, tuan rumah Persekap unggul

Kedungwuni, Wartadesa. - Tim kebanggan warga Kabupaten Pekalongan (Persekap) menjamu tamunya Persekat Kabupaten Tegal di Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni Read more

Menang atas PSISra, ini alasan mundurnya mantan pelatih Persekap Pekalongan

Kedungwuni, Wartadesa. - Tim kebanggaan warga Kota Santri, Persekap Kabupaten Pekalongan mampu menaklukkan PSISra Sragen. Sukses mengulung PSISra (4-0) kemarin Read more

Ribuan santri dan walisantri meriahkan Panggung Gembira IMBS Miftakhul Ulum Pekajangan

Kedungwuni, Wartadesa. - Ribuan walisantri dan santri Pondok Pesanten International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan di Desa Ambokembang Read more

Tebarkan syiar Islam, grup hadroh SMA Islam YMI tampil di Kajen

Kajen, Wartadesa. - Grup Hadroh SMA Islam YMI Wonopringgo, Syauqul Mustofa, kembali tampil dalam pembacaan maulid nabi dan solawat pada Read more

selengkapnya
Seni Budaya

Jajaran Birokrasi Kota Santri Dirombak Besar-Besaran

pelantikan

Kajen, Wartadesa. – Kamis dinihari sekira pukul 03.00 WIB, Bupati Pekalongan, Fadia, melantik 478 jajaran birokrasi Kota Santri, mulai dari staf ahli Bupati, asisten, kepala bagian Setda, pejabat di sekretariat dewan, pejabat dinas, camat hingga lurah.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pimpinan tinggi pratama, adminstrator, dan pengaas di lingkungan Pemkab Pekalongan dilakukan pada Rabu malam (29/12) di Aula Setda Lantai 1. Sedang prosesi pelantikan 478 pejabat birokrasi berlangsung hingga Kamis dinihari. Sementara itu untuk pejabat fungsional, pelantikan dilakukan pada Kamis sore.

Dalam sambutannya, Fadia menyebutkan bahwa pejabat yang dilantik dalam rangka untuk mengisi kekosongan jabatan, pengukuhan kembali, mutasi dan promosi jabatan.

Istri dari Ashraff ini mengungkapkan bahwa perombakan besar-besaran jajaran birokrasinya merupakan tuntutan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Santri dalam tanggungjawab dan tupoksinya (tugas pokok dan fungsi) bisa “berlari” bersama menuju Pekalongan yang lebih hebat.

Fadia meminta seluruh pejabat yang dilantik mampu mempertanggungjawabkan dan melaksanakan pekerjaanya dengan baik. “Bekerja ikhlas, tanpa mengenal waktu karena melayani publik dan harus berlari bersama,” tuturnya.

Adapun untuk jajaran camat Kabupaten Pekalongan, berikut daftar pengukuhan kembali, mutasi maupun promosi,

1. Tirto : Agus Dwi Nugroho, S.STP
2. Wiradesa : Fuadi Jaman, AP
3. Wonokerto : Drs. Sugino, M.Si
4. Siwalan : Siswanto, S.STP
5. Sragi : Rudi Sulaiman, S.Sos
6. Kesesi : Abdul Qoyum, SH
7. Kajen : Agus Purwanto, S.STP
8. Bojong : Farid Abdul Khakim, S.STP, MM
9. Kandangserang : Drs. Sutanto Hadi, MM
10. Paninggaran : Arif Nugroho, S.STP, MM
11. Petungkriyono : Hadi Surono, S.IP
12. Doro : Alif Nurfiyanto, SIP
13. Talun : Drs. Elyas Setyono
14. Karanganyar : Bambang Dwi Y, S.IP
15. Wonopringgo : Tuti Haryati, S.STP, M.Si
16. Karangdadap : Dra. Siti Arofah
17. Kedungwuni : Ajid Suryo Pratondo, S.STP, M.Si
18. Buaran : Drs. Syamsul Helmi
19. Lebakbarang : Paijal Imron, S.IP.

 

Pewarta dan Editor : Didiek Harahap/Buono 

 

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya