close
Layanan PublikLingkunganSosial Budaya

Dewan keberatan eks Pendopo Sekretariat Pemkab Pekalongan dijadikan Mal

pendopo
gedung eks Pendopo Sekretariat Pemkab di Jalan Nusantara Nomor 1 Kota Pekalongan. Foto: Cinta Pekalongan ID

Kajen, Wartadesa. – Rencana Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Perusda untuk membangun pusat perbelanjaan (Mal) pada gedung eks Pendopo Sekretariat Pemkab di Jalan Nusantara Nomor 1 Kota Pekalongan memunculkan keberatan dari warga maupun dewan (DPRD) setempat.

Laman media sosial Cinta Pekalongan pada tanggal 15 Februari 2019 menulis, Cinta Pekalongan ID 15 Februari pukul 09.24

asyarakat Pekalongan Terancam Kehilangan Salah Satu Cagar Budaya nya.

Rencana pendopo Pekalongan yang berada di Alun-alun kota Pekalongan akan dibangun Pekalongan Plaza SuperMall. Bangunan tersebut milik aset Pemkab Pekalongan, dan yang jelas pendopo tersebut menyimpan banyak sekali cerita sejarah milik masyarakat Pekalongan.

Jika benar-benar akan dibangun SuperMall, sudah pasti akan menghancurkan bangunan Pendopo.

Meski bangunan tersebut terkesan usang tak terawat bahkan nyaris seperti tidak digunakan, namun bangunan pendopo tersebut bisa menjadi cermin dan kebanggaan masyarakat akan cerita di masa lalunya

Dan untuk semua pemangku kebijakan terutama Bapak Bupati Pekalongan dan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan agar lebih jeli lagi dalam mengambil keputusan dalam pembangunan daerah tanpa mengilangkan sejarah yang ada agar cagar budaya milik masyarakat Pekalongan bisa tetap lestari.

Salam Cinta Pekalongan

Posting laman tersebut mendapat tanggapan beragam dari warganet.

Azka Rizky Masa pemkab mikirnya cm untung aja ya, agak2 ga percaya. Memang sich, kl beneran dibangun bakal jd mall terbesar&termegah di pekalongan. Shg bakal mengurangi omzet mall2 lain yg di kota, dan PAD yg masuk ke pemkab jg bakal besar. Tpi masak si mengorbankan cagar budaya ratusan tahun?Emang kl dibangunnya di wilayah kabupaten sndri ga bisa ya, takut ga laku??Kayak RS Kraton yg msh tetep exist nyampe skrg, jd penyumbang PAD yg lmyn besar buat pemkab
Muhammad Nuh MANA NICH SUARA RAKYAT PEKALONGAN.TERUTAMA CALEG CALEG MELIAT RENCANA INI…BUKTIKAN KEPERPIHAKANMU PADA RAKYAT.
Zet DE Jangan sampai pendopo lama jadi mall please…. Kalo memang pemkab berniat memaksimalkan aset yg ada di kota pkalongan, baiknya ex gedung dprd kabupaten yg di jensud (ponolawen) yg bangun mall. Jangan utik” pendopo lama.
Muhammad Wamiq Hammadallah Saya masih ingat betul ketika beliau sebelum menjabat bupati dulu, pernah mengatakan , “Jangan menjadi generasi yang ahistory/lupa sejarah “.
Komentar itu keluar ketika wacana Kab. Pekalongan di ganti Kab. Kajen .

Saat itu saya bahagia .
” Wah ternyata bapak dpr (dulu masih menjabat dpr wilayah) pecinta dan pengamat sejarah juga ” , batinku .

.
.
.
Lalu , melihat dan mengetahui barubaru ini , bahwa pendopo lama akan diganti dengan Mall , saya jadi berpikir ulang :
” Apa bapak bupati ini sedang khilaf pok si ? Mosok khilaf tapi sudah ketuk palu . ”
#halahmbuh

Oetama Agoesta menurut slh satu anggota dewan d kabupaten yg tk konfir itu baru wacana bupati & msh d tentang sbagian fraksi
Zam Rony Pembangunan demi kemajuan kota boleh saja, tapi kalau pembangunan tersebut mengorbankan aset bangunan peninggalan sejarah, menurut saya salah kaprah karena apa di Pekalongan sudah tidak ada tempat lain sehingga harus
Mengorbankan bangunan peninggalan sejarah tersebut.

Beragam komentar tersebut membuat Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengklarifikasi, dengan berkomentar pada postingan tersebut.

Asip Kholbihi utk semua saja….konsep penataan pendopo lama sdh jadi dg episentum pendopo bangunan lama yg akan kita jadikan cagar budaya…..dg luas 2 ,6 ha rencananya akan kita bangun sarana2 publik spt convention hall…pusat kuliner …..pusat kerajinan ..book store ..bisnis centre dll …tentu menunggu mitra yg seriusss…jadi nanti tambah kinclong…

Selain ragam tanggapan warga yang disampaikan dalam komentar postingan Cinta Pekalongan ID, kalangan DPRD Kabupaten Pekalongan juga turut berkeberatan.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, DPRD Kabupaten Pekalongan, M. Adam mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan mal tersebut bagus, namun dirinya tidak sependapat. “Memang itu gagasan bagus, namun saya tidak sependapat kalau pendopo itu diubah menjadi mall,” katanya dikutip dari Radar Pekalongan (19/02).

Adam menambahkan bahwa saat ini pusat perbelanjan banyak yang berguguran dan tutup. “Lah…sekarang ini banyak Mall atau plaza yang ditutup, contohnya Carefour, Mall Banjarsari, Sri Ratu itu harus menjadi pedoman,” katanya.

Seperti diberitakan Warta Desa sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan merencanakan membangun usaha berupa pabrik malam (lilin batik) dan pusat perbelanjaan (mal) dalam waktu dekat. Rencana tersebut diungkapkan oleh Asip Kholbihi, Bupati Pekalongan dalam rapat paripurna persetujuan raperda (rancangan peraturan daerah) pembentukan perusahaan umum daerah Kajen Berkah Infestama. Senin (11/02) di gedung dewan setempat.

“Untuk permulaan nanti akan kami bangun usaha pembuatan malam yang digunakan sebagai bahan batik, karena melihat potensi penggunaan malam yang mencapai ribuan ton setiap harinya,” tutur Asip.

Dipilihnya pabrik malam oleh Asip Kholbihi menjadi usaha BUMD Kajen Berkah Infestama karena diangap mempunyai potensi yang sangat tinggi.

“Malam bisa menjadi potensi, begitu juga kain mori dimana kebutuhan setiap hari mencapai 2 juta yard. Jika Pemerintah Daerah bisa membangun dua usaha tersebut kami yakin pertumbuhan perekonomian akan mudah dicapai,” imbuh Asip.

Asip menambahkan, Pendopo Bupati (Pendopo Sekretariat) yang ada di Kota Pekalonga berpotensi untuk disulap menjadi pusat perbelanjaan (mal). “Kabupaten Pekalongan punya pendopo lama di Kota Pekalongan dengan luas 2,6 hektar, nanti juga akan dikelola BUMD untuk mendirikan Pekalongan Plaza atau Pekalongan Tower,” tambahnya. (WD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : malpendopo pekalongan