close
Layanan Publik

Dindukcapil Pemalang jamin buat E-KTP hanya satu jam

dindukcapil pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Kepala Dindukcapil Kabupaten Pemalang, Ni Wayan Asrini menjamin bahwa pelayanan pembuatan E-KTP gratis dan hanya butuh waktu satu jam. Demikian disampaikan usai dilantik hari ini, Kamis (12/03) oleh Bupati Pemalang, Junaedi. Sebelumnya, Ni Wayan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Pemalang.

“Kami menerapkan program one hour service. Dengan program itu, warga yang ingin membuat KTP tidak perlu menunggu waktu berhari-hari untuk bisa memiliki KTP baru. Kami ingin menghapus anggapan masyarakat kalau membuat KTP lama dan berbelit-belit,” kata Ni Wayan.

Menurut Ni Wayan, antrian untuk pembuatan E-KTP memang membutuhkan waktu lama, namun untuk pembuatannya, jika persyaratannya lengkap, hanya butuh waktu satu jam.

“Antreannya memang lama, karena banyaknya pemohon. Tapi kalau sudah di loket dan semua syaratnya lengkap, dan tidak selesai satu jam silakan laporkan. Ini sudah komitmen kita memberikan pelayanan cepat, ” lanjut Ni Wayan.

Proses perekaman E-KTP, lanjut Ni Wayan, bisa dilakukan di seluruh kantor kecamatan di Pemalang. ”Perekaman data dapat dilakukan di kantor kecamatan, operator kita ada di situ. Jadi warga yang datang ke Disdukcapil tinggal menyerahkan surat bukti perekaman agar bisa mengambil E-KTP,” terangnya.

Sebelumnya, selain melantik para pejabat fungsional, Bupati Pemalang juga melantik guru sebagai kepala sekolah. Pelantikan sebanyak 199 orang PNS tersebut dilakukan di pendopo Kabupaten Pemalang.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang,   Junaedi berkomitmen secara penuh untuk menyediakan anggaran dan sumber daya manusia untuk perbaikan pelayanan dasar guna mengurangi kesenjangan wilayah. Pemenuhan akses terhadap pendidikan, kesehatan, perumahan, air minum, sanitasi. menjadi layanan dasar yang sifatnya krusial bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan berpengaruh langsung pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Bupati pesan, agar mereka yang baru dilantik harus melakukan terobosan -terobosan baru yang out of the box, dalam menjalankan penyediaan layanan dasar, perlindungan sosial, pemerataan layanan kesehatan, pendidikan berkualitas dan pengembangan IPTEK serta inovasi. Hal itu menjadi prasyarat keberhasilan untuk mewujudkan SDM yang handal, adaptif, kreatif dan inovatif. Kepada para pejabat yang baru diambil sumpahnya. Bupati kembali pesan, mereka harus mampu menggeser dan merobohkan dinding mental pembatas (mental block) yang ada pada dirinya

“Mental block yang ada dalam pikiran seseorang inilah yang menghambat dirinya untuk mau bergerak dan mau berubah untuk mencapai impian, tujuan, harapan, keinginan ataupun perubahan yang lebih baik dalam kehidupannya”, kata Junaedi. (Eva Abdullah dan tambahan sumber lain)

Tags : ektplayana ektp satu jampemalang