Kendal, Wartadesa. – Memasuki musim kemarau, dua dusun di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal alami kekurangan air bersih. Dusun Ngrombyong dan Dusun Sendang Desa Curugsewu bergantung pada droping air bersih dari BPBD sejak pertengahan Juli 2023.
Kades Curugsewu menyebutkan bahwa Dusun Ngrombyong memang setiap musim kemarau memang mengalami kekeringan “Kalau Dusun Ngrombyong memang setiap musim kemarau pasti mengalami kekeringan, tapi untuk Dusun Sendang baru tahun ini mengalami kekeringan”. Setelah menerima keluhan warga, pemdes Curugsewu melalui Kadus wilayah terdampak kemudian menindaklanjuti dengan menyurati BPBD Kabupaten Kendal.
“Sudah jadi langganan memang untuk Dusun Ngrombyong setiap tahun kami droping air bersih, tapi untuk Dusun Sendang memang baru kali ini”, tutur Yoga Saputro petugas BPBD yang melakukan pendistribusian air bersih. Yoga menambahkan, sudah ada beberapa Dusun yang mengabarkan kondisi kekeringan namun belum memberitahu secara resmi ke kantor BPBD.
BPBD sudah mengantisipasi dengan menyiapkan sebanyak 300 tangki nantinya guna mencukupi kebutuhan air bersih di wilayah Kendal, namun saat ini baru terpakai 30 sampai 40 tangki. “Apabila ada masyarakat yang memerlukan bantuan air bersih bisa langsung melapor ke kadus ataupun kades untuk diteruskan ke kantor BPBD, sehingga bisa dilakukan pendistribusian ke wilayah tersebut.
Kepala Desa Curugsewu mengajak masyarakat untuk lebih berhemat dalam menggunaan air bersih selama musim kemarau, “karena ini air bantuan, diharapkan agar masyarakat bisa sehemat mungkin dalam menggunakannya” tutur Kaeri. Pemerintah desa juga akan mengupayakan perbaikan mata air dengan melakukan reboisasi di wilayah Curugsewu, akan tetapi ke depanya tetap membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat kekeringan. (Andi Gunawan)