Kedungwuni, Wartadesa. – Duka menyelimuti keluarga Abdul Aziz (55), warga Dk.Muntrengan, RT. 01/04 Desa Pajomblangan Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan yang bekerja sehari-hari sebagai pengali sumur. Saat dia sedang menggali sumur bersama menantunya, Riyadi (30), warga Limbangan Kecamatan Karanganyar di rumah tetangganya, Kusnan (50). Abdul Aziz tertimpa longsoran galian sumur, saat hendak memperdalam sumur. Akibatnya, tubuhnya tertimbun longsoran, hingga merenggut nyawanya. Ahad (13/8).
Kasatreskrim Pekalongan, AKP Agung Ariyanto mengungkapkan kronologi kejadian. Saat itu korban bersama menantunya, Riyadi, tengah menguras dan memperdalam sumur milik Kusnan, tetangga korban.
Saat menggali, korban berada di bawah dengan kedalaman sekitar enam meter. Sedangkan Riyadi bertugas mengangkat material galian sumur ke atas. Namun, tidak diduga bak penampungan material berupa batu, semen dan tanah kemudian longsor. Material masuk ke dalam sumur dan langsung menimpa korban.
“Longsoran material masuk kembali ke sumur dan mengenai korban. Riyadi kemudian meminta pertolongan dan ada yang melaporkan ke desa dan polisi,” ujar Agung Ariyanto.
Melihat kejadian tersebut, Kusnan segera melaporkan kejadian ke pihak kepolisian, setelah ada laporan, petugas dan Tim BPBD Kabupaten Pekalongan melakukan evakuasi korban. Sempitnya diameter sumur sekitar 80 cm membuat petugas bekerja hati-hati. Lanjut Agung Ariyanto.
Evakuasi korban berlangsung sekitar satu jam lebih, karena sempitnya diameter sumur, dan petugas harus mengerluarkan material longsoran.
Korban saat dievakuasi sudah dalam keadaan meninggal dunia, “Korban dalam melakukan pekerjaan tidak menggunakan alat pengaman dan tidak menperhatikan tanah di sekitar lokasi,” kata Agung.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (WD)










