Pekalongan Kota, Wartadesa. – Gempa Jawa berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) yang berpusat di daratan Tasikmalaya, Jawa Barat, dampaknya dirasakan hingga Pekalongan. Akibatnya Nenek Aminah (83) warga Gang Sugih Waras 1 A, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, meninggal dunia akibat tertimpa tembok rumahnya yang roboh sesaat setelah gempa terjadi, Jum’at malam (15/12) sekitar pukul 23.45 WIB.
Menurut keluarga korban, Fahimudin (45), saat terjadi gempa, nenek Aminah sedang terlelap tidur di kamarnya. “Dia (Aminah) padahal baru saja tidur di kamar bagian belakang sekitar pukul 22.00 WIB. Kalau kejadiannya nggak tau persis bagaimana, tahu-tahu tembok samping dan belakang rumah udah runtuh menimpa kamarnya,” tuturnya Sabtu (16/12).
Fahimudin menambahkan, saat gempa, adik Nenek Aminah, Ahmad Sofyan (55) dan Partinah (50), istri Ahmad Sofyan tidur di kamar sebelah korban. “Mereka semua sedang tidur nggak tahu kalau mau ada gempa. Tahu ada gempa, mereka berdua panik lari ke luar rumah,” lanjutnya.
Reruntuhan tembok menimpa Nenek Aminah, sedang kamar Ahmad dan istrinya tidak. Tetangga korban langsung mengevakuasi korban secara gotong royong. Saat itu, aliran listrik rumah korban terputus sehingga kondisi gelap gulita.
Korban sempat dilarikan ke RSUD bendan, namun sampai di rumah sakit, korban sudah meninggal dunia. (Eva Abdullah, Foto: Wawan)









