Batang, Wartadesa. – Kondisi akses jalan warga Desa Kalibeluk, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang di sisi exit tol yang semakin menyempit, membuat warga menggeruduk kantor balai desa setempat. Mereka menggelar aksi demo menuntuk PT Waskita Karya untuk melebarkan jalan, Jum’at (21/09).
Warga menuntut kontraktor tol ruas Pemalang-Batang tersebut melebarkan jalan, karena dinilai membahayakan pengguna jalan. Sebelumnya, warga sempat merobohkan pagar pembatas yang dibuat oleh PT Dirgantara, kemudian menggeser exit tol dengan harapan jalan untuk warga diperlebar. Kamis (20/09).
Muspika Warungasem, Danramil, Kapolsek Warungasem melakukan mediasi dengan warga. Namun mediasi yang dilakukan alpa perwakilan Waskita Karya, membuat warga kecewa.
”Pembangunan tol merupakan proyek Nasional, untuk keperluan rakyat yang lebih besar, namun demikian pihak Waskita juga harus memperhatikan hal-hal yang menjadi kepentingan warga sekitar,” ujar Danramil Warungasem, Kapten inf Hari Santoso dalam mediasi dengan warga.
Warga bersama pihak Waskita Karya akhirnya sepakat, pelebaran jalan di pertigaan PT Dirgantara, pengurukan bibir jalan exit tol Kalibeluk, pemendekan pagar jalan dan pemindahan tiang listri,. Warga kemudian membubarkan diri. (WD)










