close
Layanan PublikSosial Budaya

Kian merebak, Pemkab Batang akan relokasi lokalisasi

psk-tes-hiv
Ilustrasi. Petugas melakukan tes HIV/AIDS kepada psk. Foto: Jowonews

Batang, Wartadesa. – Makin merebaknya portsitusi (pelacuran) di Kabupaten Batang dikeluhkan oleh warga. Lokalisasi makin menjamur dan tidak bisa dihentikan pertumbuhannya. Meningkatnya bisnis esek-esek di wilayah tersebut, ditengarai karena meningkatnya jumlah pendatang yang bekerja pada proyek-proyek besar di Kabupaten Batang.

Keluhan warga dilontarkan kepada Bupati Batang, Wihaji dalam sebuah audiensi oleh LSM dengan orang nomor satu tersebut di ruang Abirawa, Setda Batang, beberapa waktu lalu.

Menjawab permasalahan merebaknya tempat pelampiasan birahi tersebut, bupati merencanakan akan merelokasi tempat-tempat lokasisasi ke sebuah tempat yang masih dirahasiakan tempatnya.

“Permasalahan lokalisasi memang kita sadari sangat kompleks sekali. Namun pemerintah akan berusaha untuk mencari jalan tengahnya. Secepatnya kita akan ambil langkah, dan keluarkan kebijakan. Karena kita sudah kantongi Perdanya,” ujar Wihaji, menjawab pertanyaan  Aliansi LSM Batang, Jum’at (31/08) lalu.

Pemkab Batang berencana tidak akan menutup lokalisasi, melainkan akan merelokasinya saja ke tempat yang belum disebutkan dimana keberadaannya. Lanjut Wihaji.

Jawaban Wihaji senada dengan permintaan Aliansi LSM Batang. Subhan, salah seorang perwakilan, mengungkapkan akar relokasi lokalisasi dilakukan ditempat yang jauh dari permukiman penduduk, kawasan pendidikan dan aktivitas keagamaan.  “Maka pemerintah harus memiliki target atau progres yang jelas dalam menutup atau merelokasi prostitusi,” ujarnya

Menurut Subhan, merebaknya lokasilasi di Batang akan mengakibatkan jumlah penyakit menular dan merusak generasi muda Batang. Dia meminta agar pemkab tanggap menangani porstitusi di wilayahnya.

Dalam waktu dekat Bupati Wihaji berjanji akan segera menindaklanjutinya dengan menggelar rapat terbatas dengan instansi terkait, yakni Satpol PP Kabupaten Batang, Dinas Sosial dan Polres Batang. (Sumber: Radar Pekalongan)

 

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Batanglokalisasiporstitusi