Pemalalang, Wartadesa. – Kabupaten mencatat rekor pertama kali di Indonesia yang menerapkan pemilihan kepala desa dengan e-voting (pemungutan elektronik) dengan menggunakan sidik jari. Pelaksanaan e-voting di Pemalang sendiri merupakan kegiatan ketiga setelah Sidoarjo dan Jambi.
“Pelaksanan Pilkades dengan sistem E-Voting di Pemalang ini, merupakan Pelaksanaan ke tiga, namun ini yang pertama yang menggunakan sidik jari”, Terang Nugroho, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pemalang, saat memberikan arahan di ruang indoor Kabupaten Pemalang kepada tim teknis e-voting dan pengawas jelang persiapan e-voting pilkades 2018 . Sabtu, (1/9/2018).
Terkait hal tersebut, Nugroho meminta para petugas, tim teknis dan pengawas, pihaknya berharap dalam menjalankan tugas, senatiasa dilandasi dengan rasa, tanggung jawab, loyalitas, semangat, dan kebersamaan.
“Selamat bekerja, landasi dengan tanggung jawab, semangat dan kebersamaan. Saya yakin rekan – rekan dapat melaksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi, loyalitas, semangat dan bertanggung jawab”, Nugroho melanjutkan.
Sedangkan untuk kelancaran, dan suksesnya kegiatan tersebut, pada H -1, pihaknya telah menugaskan, pengawas bersama tim teknis lapangan, untuk mempersiapkan pelaksanaan, serta cek list logistik e – voting, kemudian mengirimkan ke lokasi pelaksanaan pilkades.
Pilkades 2018 di Kabupaten Pemalang, akan dilaksanakan secara bertahap sebanyak 10 tahap, di 172 desa se- Kabupaten Pemalang. (WD)
Bacaan Terkait:
https://www.wartadesa.net/jadwal-pilkades-serentak-pemalang
172 desa di Pemalang akan gelar Pilkades serentak Nopember mendatang










