close
logo kotaku

Kota Pekalongan, Wartadesa. – Kelurahan Klego Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan dinyatakan sebagai kelurahan terkotor dalam ajang lomba kelurahan terbersih dan terkotor, sementara Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, menjadi kelurahan terbersih, periode September-Oktober 2018.

Pengumuman pemenang kelurahan terkotor dan terbersih dilakukan oleh Saelany, Walikota Pekalongan dalam gelaran acara Sepeda Sehat K3 dan Sarasehan, Jum’at (02/11) di Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Selengkapnya, pemenang lomba kelurahan terbersih dan terkotor untuk periode September–Oktober 2018 yakni Juara I dengan nilai 63,77 diraih oleh Kelurahan Tirto, Juara II dengan nilai 62,40 diraih oleh Kelurahan Sokoduwet, dan Juara III dengan nilai 60,74 diraih oleh Kelurahan Gamer. Kelurahan yang dinilai belum beruntung atau menjadi kelurahan terkotor yakni Kelurahan Klego.

Selain mengumumkan pemenang kelurahan terbersih dan terkotor, Saelany juga menyampaikan bahwa Kelurahan Krapyak menjadi kelurahan prioritas penanganan dampak rob dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. “Berbagai aktivitas dan intervensi bantuan dari pemerintah harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Krapyak. Mudah – mudahan dengan adanya tanggul raksasa ini bisa terselesaikan,” ujar Saelany.

Saelany menyebut dana untuk pengentasan rob dari program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) sebesar Rp. 23 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan sepadan sungai dan tempat wisata di Kelurahan Krapyak.“Program pengentasan rob Kotaku senilai 23 miliar harus didukung dengan kepedulian lingkungan. Di sini sebagai satu prioritas, ke depannya akan dibangun sepadan sungai untuk dijadikan tempat wisata,” jelas Saelany.

Saelany juga meminta agar Dinas Lingkungan Hidup melakukan penyisiran sungai dengan perahu.  “Jika sungai disisir dan dibersihkan secara rutin dalam waktu satu bulan pun sungai akan bersih. Tentu ini harus diiringi kesadaran dari masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampah di sungai,” pungkasnya. (WD)

Terkait

[caption id="attachment_1594" align="alignnone" width="960"] Desk pemasaran PLPBK sedang mendengarkan paparan tim pemasaran PLPBK desa. Foto: Khoirul Budiman Kajen, Wartadesa. - Read more

Satu data RTLH, Sinkronisasi database tiap desa dilakukan

Sosialisasi sinkronisasi data rumah tidak layak huni digelar di Aula Kecamatan Tirto, Senin (31/10). Foto:Nurkasih Andi/wartadesa Read more

Masyarakat harus bisa membedakan Dana Desa dengan Kotaku

Pelatihan dasar gabungan BKM, relawan, dan perangkat desa/kelurahan digelar di SD Negeri 01 Bligo Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan (2/11). Foto: Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kelurahan terbersihkelurahan terkotorKotakuRob