close
Hukum & Kriminal

Kos-kosan di Batang dirazia, penghuni ditest urine

razia kos-kosan
Ilustrasi razia kos-kosan di Jakarta. Foto: Wartakota

Batang, Wartadesa. – Sejumlah kos-kosan (rumah kos) di Kecamatan Batang, Kabupaten Batang dirazia oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (22/05). Sejumlah penghuni, satu-persatu diperiksa dan diambil sampel urine (air seni).

Razia dalam operasi mendadak (sidak) tersebut membuat sejumlah penghuni kos yang sebagian besar bekerja sebagai pemandu lagu (PL) panik dan enggan membukakan pintu, untuk diambil sampel urinnya.

Mereka mengaku sebelumnya sudah dites urine sehingga tidak perlu dites lagi. Ujar salah seorang penghuni kos.  “Kemarin di tempat karaoke padahal udah dites urine, ini dites lagi. Ya tidak apa-apa sih karena saya juga enggak ngelakuin yang enggak benar,” kata YS (23), salah seorang penghuni indekos dikutip dari kompas.

Petugas Dinas Kesehatan Batang langsung mengambil tes urine untuk melakukan tes voluntary counseling and testing (VCT). Tes ini dilakukan untuk mengatahui penghuni kos mengidap HIV atau tidak.

Menurut Kepala BNN Batang, Windarto, razia digelar untuk menekan angka peredaran narkoba di wilayah Kota berjuluk Batang Berkembang tersebut.

“Kami tidak hanya razia penghuni indekos saja. Ada tempat karaoke kemudian kami juga menyasar terminal melakukan tes urine pada sopir angkutan,” kata Windarto.

Razia yang menyasar dari siang hingga sore tersebut juga menyasar stasiun, terminal dan dua lokasi kos di Kecamatan Batang Kota. “Kami melakukan razia dari sebelum puasa. Ada satu yang positif ketika dites urine. Namun, ketika pemeriksaan lanjutan, yang bersangkutan sedang mengonsumsi obat dari dokter,” ujar Windarto. (sumber: kompas)

Tags : Batangrazia kos kosan