Warta Desa, Pekalongan – Sebuah mobil siaga berwarna silver bertuliskan “Mobil Siaga Desa Brengkolang” diduga disalahgunakan oleh perangkat desa untuk kepentingan pribadi. Mobil tersebut terlihat terparkir di halaman sebuah agen jual beli hasil bumi di wilayah Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, belum lama ini. Desa Brengkolan merupakan salah satu desa di Kecamatan Kajen.
Pantauan warga menunjukkan bahwa mobil tersebut tidak hanya sekadar parkir, namun juga digunakan untuk mengangkut karung-karung berisi hasil bumi yang kemudian diturunkan di agen tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait pemanfaatan fasilitas desa yang seharusnya digunakan untuk kepentingan layanan publik, terutama di bidang kesehatan dan darurat warga.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Brengkolang menyampaikan bahwa mobil tersebut dibawa oleh Sekretaris Desa (Sekdes). “Itu sekdes yang bawa. Katanya untuk kontrol karena habis melahirkan,” ujarnya singkat.
Namun, pernyataan tersebut dinilai tidak relevan oleh sejumlah warga, mengingat aktivitas yang terlihat jelas bukanlah untuk kepentingan kontrol kesehatan, melainkan untuk mengangkut dan menurunkan hasil bumi di tempat usaha.
Warga berharap ada penjelasan yang lebih transparan serta evaluasi penggunaan mobil siaga agar tidak terjadi penyalahgunaan fasilitas desa. “Mobil siaga itu dibeli pakai dana desa, untuk pelayanan warga. Bukan buat kepentingan pribadi,” ujar salah satu warga Brengkolang yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lanjutan dari pihak desa terkait penggunaan mobil tersebut dan apakah ada tindakan dari instansi terkait. (Gusanto)










