close
Sosial Budaya

Mualaf, Ilaria resmi dinikahi Dzulfikar

ilaria

Batang, Wartadesa. – Perjalanan cinta bule Italia Ilaria Montebianco dan Dzulfikar, pemuda Desa Tragung Kandeman, Batang, akhirnya berbuah manis. Mereka mengikat janji setia dalam akad nikah, Kamis (11/5) di rumah mempelai putra, Dzulfikar depan SDN 01 Tragung dikerumuni tamu yang ingin menjadi saksi pernikahan insan lintas benua yang dipertemukan lewat facebook tersebut.

Pernikahan fenomenal ini tak luput dari perhatian warga, mereka mengabadikan moment tersebut dalam telephon gengamnya.

Akad nikah: prosesi pengucapan ijab qobul pernikahan bule Italia, Ilaria dengan Dzulfikar. Foto: Tribunnews

Akad nikah yang dilangsungkan sekitar pukul 09.00 wib dipimpin KH Nakhrowi dari Pekalongan. Prosesi dilakukan tertutup lantaran pihak keluarga ingin menjaga privasi. Dengan mantap, Fikar –sapaan Dzulfikar– mengucapkan ijab kabul.

Setelah prosesi akad dan penyematan cincin di dua jari mempelai, Fikar yang didampingi ibunya, Ismoyowati, dan pakdenya, Zaenal Arifin, menemui awak media. Seperti sebelumnya, Ilaria belum bisa turut serta menemui para pemburu berita.

Today is full of God grace (Hari ini penuh dengan rahmat Tuhan, Red),’ ujar Fikar mencurahkan perasaannya setelah akad nikah. Fikar yang mengenakan kemeja putih, jas hitam, sarung batik, serta peci hitam berhias mawar merah merasa lega setelah sah secara agama menghalalkan pujaan hatinya.

Kendati tak tampak satu pun anggota keluarga Ilaria, Fikar dan keluarga mengaku sudah mengantongi izin dari keluarga mempelai perempuan. Baik untuk menikah maupun untuk pindah agama. Ilaria mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah bimbingan pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Tragung KH Zainul Iroki Lc.

’’Yang jelas, kami bahagia sudah bisa meresmikan hubungan kami. Kami belum memikirkan soal keturunan ataupun bulan madu,’’ imbuhnya.

Kedepan, pihak keluarga berfokus mengurus pernikahan itu sesuai dengan perundang-undangan, baik di Indonesia maupun Italia. Setelah itu, keluarga mempertimbangkan masalah pindah kewarganegaraan Ilaria.

Keluarga Fikar membenarkan bahwa pernikahan tersebut terkesan tergesa-gesa. Hal itu dilakukan demi menghindari anggapan-anggapan negatif dari sekitar. Terlebih, sudah hampir dua bulan Ilaria menetap di Tragung.

Ismoyowati menyatakan senang Ilaria sudah resmi menjadi menantunya. ’’Terharu sekali, semua sudah terwujud. Dia sudah saya anggap anak saya sendiri. Dia tidak pilih-pilih kalau makan. Oseng-oseng tempe, opor ayam, sayur bayam, semua suka. Sedikit-sedikit sudah bisa bahasa sini, nopo Bu?, dalem Bu?, ora popo. Alhamdulillah.” tandasnya (WD, Jawa Pos)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bule ItaliaIlariamenikahmualaf