Pekalongan, Wartadesa. – Baru sehari ruas tol fungsional Pemalang-Batang dibuka untuk jalur mudik, namun kondisi jalan mulai retak dan terkikis. Pantauan Wartadesa di ruas tol Pekalongan di Desa Tangkiltengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Selasa (20/6) siang, kondisi jalan tol dengan lempengan cor kering sudah terkikis, hingga batu-batu cor terlihat jelas.
Sebelumnya pada Jum’at (16/6), Wartadesa melakukan siaran langsung melalui laman media sosial facebook, kondisi jalan di ruas Sragi mengalami retak dan jalan runcing. Video dapat dilihat di Jalan tol ruas Pemalang-Batang nampak runcing dan retak
Selain itu, Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol Bakharuddin juga menemukan retakan jalan yang terkikis sejak ari Sewaka Pemalang hingga Batang.
Baca:Ruas tol Pemalang-Batang berdebu, jarak pandang 10 m, yakin mau mudik lewat situ?
Hal tersebut membuat Bahkaruddin kecewa dengan janji pelaksana proyek jalan tol. “Katanya H-10 sudah siap dan bersih semua. Lihat saja, hasilnya tidak sesuai janji. Baru dipakai sehari sudah terkikis, debunya sangat membahayakan,” katanya.
Bahkharuddin menambahkan bahwa, tidak mungkin dilakukan perbaikan dalam waktu dekat mengingat jalur tersebut sudah digunakan untuk mudik. “Mau tutup jalur tidak mungkin. Jadi, mau bagaimana lagi. Ini jadi pelajaran untuk perbaikan tahun depan,” katanya.
Dari pantauan di lapangan, arus mudik di ruas tol Pemalang-Batang masih lenggang, iring-iringan mobil mulai terlihat pada siang hari. Dengan jarak sekitar 50 meter antar mobil. Hingga sore hari, hanya beberapa mobil saja yang melintas. (Bono, Eva Abdullah, dan dari berbagai sumber)
Terkait:Mudik lewat mana? Tol fungsional atau jalur Pantura, semua beresiko
Menikmati pagi di ruas tol Pemalang-Batang sebelum ditutup










