Batang, Wartadesa. – 27 warga Batang yang merupakan pemudik dari Papua akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing, usai menjalani karantina mandiri di Wisma Karantina Gedung Pramuka Batang Selama 14 hari.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Mukhlasin mengungkapkan bahwa mereka tidak terpapar Korona. “Secara umum ke-27 orang kesehatannya baik dan tidak ada gangguan atau gejala mirip terpapar Covid-19,” tuturnya, Sabtu (09/05).
Mukhlasin meminta agar ke27 pemudik tersebut menjaga kesehatan dan sementara tidak keluar rumah terlebih dahulu bila tidak ada keperluan mendesak. “Menjaga kesehatan badan dan lingkungan, tidak keluar rumah apabila tidak sangat penting, gunakan masker Setiap melakukan kegiatan dan selalu cuci tangan dengan sabun dan air Acaasukmengalir,” jelasnya.
Sementara Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Batang Triossy Juniarto menambahkan, jumlah pemudik atau migran yang sudah tiba di Batang sebanyak 15.583 orang. “Jumlah pemudik tersebut berdasarkan pemantaun dari masing – masing kecamatan dan stasiun kereta api Batang yang berasal dari Jakarta atau daerah kota lainya,” tuturnya.
Adapaun rincianya untuk Kecamatan Bandar jumlah pemudik 2.583 orang, Banyuputih 470 orang, Batang 1.139 orang, Bawang 1531 orang, Blado 1.650 orang, Gringsing 1.626 orang, Kandeman 360 orang, Limpung 848 orang, Pecalungan 507 orang, Reban 1.426 orang, Subah 341 orang, Tersono 1.442 orang, Tulis 462 orang, Warungasem 617 orang, dan yang melalui stasiun Batang 296 orang. (Eva Abdullah)










