Keempat, amankan pasword. Perlu diingat, jangan menjadikan satu pasword untuk seluruh aktivitas kita. Gunakan satu pasword untuk masing-masing aplikasi yang kita gunakan. Untuk memudahkan kita mengingat pasword tersebut, kita dapat menggunakan aplikasi pasword manager seperti KeePassXC (https://keepassxc.org/)
Kelima, jangan pernah menjual perangkat bekas seperti komputer, ponsel dll sebelum data yang tersimpan dalam media penyimpanan (hardisk, atau sejenisnya) dihapus secara permanen dan benar-benar tidak ada aplikasi yang dapat membuka (data yang hanya di hapus -delete, masih bisa dibuka/dikembalikan dengan aplikasi pengembali data.
Keenam, Gunakan Proton mail (https://protonmail.com/) untuk lalu-lintas pengiriman surat-menyurat online. ProtonMail adalah layanan email terenkripsi end-to-end menggunakan enkripsi sisi klien untuk melindungi konten email dan data pengguna sebelum dikirim ke server ProtonMail, berbeda dengan penyedia email umum lainnya seperti Gmail dan Hotmail. Layanan ini dapat diakses melalui klien webmail atau aplikasi iOS dan Android.
Ada banyak sumber pengetahuan dasar pengamanan privasi di dunia digital. Berikut ini merupakan bahan bacaan bagi kita untuk lebih berhati-hati dalam kemanan digital.
Untuk pengamanan digital dan keamanan privasi,
Me and My Shadow – Take control of your data: https://myshadow.org
Holistic Security – https://holistic-security.tacticaltech.org
Security in A Box – https://securityinabox.org
There is a Bahasa version: https://securityinabox.org/id/
ProtonMail – https://protonmail.com
Signal, Android https://play.google.com/store/apps/details?id=org.thoughtcrime.securesms&hl=en
iOS
Link penting lainnya,
Exposing the Invisible – https://exposingtheinvisible.org
Visualising Advocacy – https://visualisingadvocacy.org
(*)
Penulis : Buono
Penulis merupakan penggiat media komunitas di Suara Komunitas (http://suarakomunitas.net)










