close
Sosial Budaya

Ribuan rumah di Pekalongan terendam akibat rob

rob

Pekalongan, Wartadesa. – Ribuan rumah di Kabupaten dan Kota Pekalongan terendam banjir rob atau air laut pasang, Rabu (18/7). Warga mulai kesulitan beraktivitas dan tidak ada tempat kering untuk istirahat, memasak. Kondisi lebih memprihatinkan terjadi di permukiman pesisir utara Kota Pekalongan.

Ketinggian air mencapai 50 cm hingga satu meter masuk dan merendam permukiman di Kelurahan Kandang Panjang, Panjang Wetan, Krapyak, Panjang Baru, Pabean, Bandengan di Kota Pekalongan.

Sedang di Kabupaten Pekalongan air merendam rumah di Desa Karangjompo, Jeruksari, Mulyorejo, Tegaldowo, semuanya di Kecamatan Tirto. Air juga merendam di Desa Api-Api, Jambean, Tratebang dan Desa Wonokerto di Kecamatan Wonokerto.

Akibat rob ini, ribuan rumah dikelilingi dengan air berwarna hitam dan bau amis. Warga juga mengaku khawatir akan kesehatan mereka karena air rob membuat kulit gatal. Genangan air membuat banyak nyamuk juga membawa berbagai penyakit seperti diare, demam dan lainnya.

“Dua hari ini sangat besar sehingga seluruh rumah warga terendam. Warga tidak mengungsi dan masih bertahan di rumah karena tak ada yang menjaga barang-barang miliknya. Warga saat ini membutuhkan makanan, obat- obatan juga penanganan maksimal agar banjir tidak terus terterjadi,” kata Awal, Ketua RT Sekarwangi Kandang Panjang. (WD, sindo)

Tags : Robrob pekalongan