close
Sosial Budaya

Rob menggenangi tiga Rt di Wonokerto

rob pekalongan

Wonokerto, Wartadesa. – Banjir rob menggenangi sedikitnya tiga Rt di Desa Wonokerto Wetan. Tiga Rt yang tergenang meliputi Rt 01 hingga Rt 03, semuanya di wilayah Rw 01, hingga menimbulkan penyakit gatal-gatal.

Menurut Kepala Dusun setempat, Sulistyawati, rob yang menggenangi wilayah Wonokerto Wetan tersebut menyebabkan penyakit gatal-gatal bagi warga setempat. “Untuk wabah penyakit yang timbul dari adanya air rob yang selalu datang adalah gata–gatal pada kaki.”  Tuturnya Senin (9/10).

Sulistyawati yang didampingi oleh Kaur Pemerintahan, Danorati menambahkan bahwa rob di wilayahnya terjadi pada dua waktu berdasarkan hitungan kalender hijriyah.

Pertama kali pada tanggal 1-15 kalender hijriyah, rob datang dengan intensitas besar mulai pukul 04.00-19.00 WIB, selanjutnya menyusut dan kembali ke laut lagi, demikian berulang setiap harinya. Tutur Sulistyawati.

Kedua kali pada kurun tanggal 15-29 kalender hijriyah, rob datang dengan intensitas biasa, tidak terlalu besar. Rob ini dimulai pada pukul 06.00-18.00 WIB, selanjutnya kembali surut, dan berulang setiap harinya, lanjut Sulityawati.

Menurut Kaur Pemerintahan, Dnorati, pihak Pemerintah Desa Wonokerto Wetan selalu menyambangi warga yang terdampak rob untuk memantau keadaan mereka setiap saat. (WD, Humas Polres Pekalongan)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Rob