close
Hukum & KriminalLayanan PublikPolitik

Tak netral dan mesin error jadi sumber masalah e-voting pilkades

evaluasi pilkades serentak
Wakapolres Pemalang memimpin rapat evaluasi pelaksanaan e-voting pilkades serentak tahak I, Kamis (06/09)

Pemalang, Wartadesa. – Ketidaknetralan panitia pemilihan kepala desa dan kerusakan mesin (error) alat e-voting menjadi pemicu terjadinya permasalahan paska pelaksanaan e-voting pilkades serentak tahap I di Kabupaten Pemalang.

Wakapolres Pemalang,  Kompol Malpa Malacoppo,  mengungkapkan bahwa ada dua permasalahan yang muncul sesuai prediksi di dua kecamatan Taman dan Petarukan,  yaitu ketidaknetralan panitia dan alat yang error. Demikian disampaikan saat  memimpin rapat koordinasi (rakor) pengamanan Pilkades tahap II dan sosialisasi simulasi e-voting di gedung Rekonfu Polres Pemalang, Kamis (6/9).

Wakapolres menyatakan bahwa sosialisasi e-Voting bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat dan mencegah terjadinya kecurangan yang kemungkinan dilakukan oleh panitia.

“Masalah di Kecamatan Taman dan Petarukan saat ini diambil alih oleh Kasat Intelkam dan Kapolsek masing-masing. Ikuti terus perkembangan situasi,” jelasnya.

Kemudian berdasarkan pengalaman pelaksanaan Pilkades e-Voting kemarin, Wakapolres menekankan perlu adanya antisipasi untuk berbagai hal seperti foto di layar hanya 1 (satu) calon, listrik mati, alat yang error, mekanisme SOP tidak diikuti, ada tahapan yang tidak dilalui, jumlah struk keluar 2 (dua) buah, sehingga jumlah struk lebih banyak dari pemilih yang absen.

“Mohon ingatkan panitia agar jangan main-main, karena kondusifitas menjadi taruhannya. Agar Binluh pada masyarakat setiap ada tuntutan terkait alat yang error untuk menempuh jalur hukum baik PTUN maupun pidana bila memungkinkan,” tegas Kompol Malpa Malacoppo.

Seperti diketahui, sebelumnya lebih dari 500 warga di Kecamatan Petarukan dan Taman menggelar aksi demo terkait pelaksanaan e-voting pemilihan kepala desa serentak.  (WD)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : e-votingPilkades Serentak