Sragi, Wartadesa. – Paska aksi blokade truk pengangkut material tanah urugan tol ruas Pemalang Batang di Sragi, yang merupakan dampak dari ketidakpuasan warga atas kesepakatan dengan pihak SMJ terkait dampak tol, puluhan pewakilan warga Kecamatan Sragi- Siwalan, Kabupaten Pekalongan Rabu ( 26/04) sekitar pukul 10.00 siang waktu setempat diadakan mediasi yang difalilitasi oleh Polsek Sragi di salah satu ruangan.
Bebepapa perwakilan dari warga sempat bicara lantang dengan pihak perwakilan dari PT SMJ yang dihadirkan. Lantaran kesal dengan respon SMJ yang dinilai kurang maksimal dalam melaksanakan kesepakatan, beberapa waktu lalu. Tak hanya itu hujan nasehat dari pihak kepolisian juga mewarnai mediasi tersebut.
Salah satu warga asal Desa Wonosari Kecamatan Siwalan, Taufik, menjelaskan tuntutan warga jelas tetuang dalam perjanjian saat di Kelurahan Sragi beberapa waktu lalu. Sederhana kok, atasi debu, jalan licin dan perbaiki jalan berlubang. Meskipun tidak permanen, supaya lungkungan dan penguna jalan tidak tergangung dan aman,” ucapnya.
Menurutnya, pihak SMJ hanya sebentar saja melaksanajan komitmennya, setelah beberapa hari, begitu lagi,” Keluh Taufik.
Di tempat yang sama, selaku perwakilan dari SMJ, Cakra ketika di tanya terkait tuntutan warga mengatakan akan segera melaksanakan tuntutan tersebut. “Kami akan segera koordinasi dan mekaksanakanya.” Ucap Cakra.
Sementara Kapolsek Sragi, AKP Sukirwanta, Berharap pihak SMJ segera melaksanakan tuntutan warga tersebut. “Kami berharap, supaya tuntutan warga segera dilaksanakan, untuk masyarakat, kami juga menghimbau untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian, jika ada hal-hal seperti ini dan jangan sampai anarkis, karena bisa menciderai niat baik warga semua,” harap Kapolsek Sragi. ( Eva abdullah )










