close
KesehatanLayanan Publik

Total 1770 kasus korona di Kota Santri usai Pilkada

covid

Karanganyar, WartaDesa. – Kasus virus korona di Kota Santri, hingga hari ini, Senin (14/12), menurut laman Covid Monitoring Kabupaten Pekalongan (https://corona.pekalongankab.go.id) mencapai 1770 orang. Dari data tersebut, 61 persen (1.072) terkonfirmasi, 4 persen (77) probrable dan 35 persen (621) suspek.

Data tersebut melonjak dibandingkan pada bulan Nopember 2020 sebelum pelaksanaan Pemilukada pada Desember 2020. Data pada  https://corona.pekalongankab.go.id/ pada Ahad (8/11/2020) pada pukul 09.31 WIB total kasus terkonfirmasi mencapai 499 kasus. Dengan rincian jumlah orang dalam pantauan (ODP) di Kabupaten Pekalongan ada 621 orang, 620 orang selesai pemantauan dan 1 orang meninggal dunia.

Melonjaknya kasus korona di Kota Santri tersebut mengakibatkan kapasitas tempat tidur di ruang isolasi tidak dapat menampung semua pasien Covid-19,  baik itu pasien probable maupun terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien yang tidak tertampung dalam ruangan, terpaksa dirawat di selasar rumah sakit.  Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur RSUD Kajen, dr Taufik Amrozi pada Sabtu (12/12). Menurutnya, ada 10 pasien yang diletakan di luar atau di selasar rumah sakit. Kesepuluh pasien itu probable semua.

Amrozi mengungkapkan, ada satu kamar yang masih tersisa, yaitu untuk pasien kegawatdaruratan misalnya pasien kecelakaan. “Di IGD hanya ada 10 tempat tidur dan masih ada satu untuk pasien kecelakaan,” ungkapnya.

Amrozi menambahkan bahwa pihaknya telah menambahkan ruang Anggrek untuk dijadikan ruang isolasi tambahan.

Berikut data korona perkecamatan yang kami lansir dari corona.pekalongankab.go.id hingga siang ini.

Data Konfirmasi Per Kecamatan

ALAMAT JUMLAH KONFIRMASI
Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, 86
Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, 25
Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, 27
Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, 88
Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, 14
Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, 44
Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, 80
Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, 184
Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, 37
Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, 16
Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, 44
Kecamatan Petungkriono Kabupaten Pekalongan, 4
Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, 31
Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, 64
Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, 17
Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, 111
Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, 97
Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, 33
Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, 68
luar wilayah kabupaten 2
Terkait
Gathering Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia

Bekasi, Wartadesa. – Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) yang berdiri pada tahun 2016 yang lalu, menyelenggarakan Gathering dan Silaturrahim perdana Read more

Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Sejumlah orang tua tolak vaksinasi Rubella

Pekalongan Kota, Wartadesa. -  Setidaknya 15 orang tua siswa di beberapa SD di wilayah Kota Pekalongan menolak anaknya diimunisasi Measles Read more

Kasus HIV/AIDS di Kota Santri capai 40

Kajen, Wartadesa. - Kasus HIV/AIDS di Kota Santri sejak Januari hingga Juni 2017, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Komisi Penanggulangan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : covid pekalongan