Kajen, Wartadesa. – Sedikitnya 20 calon haji dari Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah gagal berangkat ke tanah suci tahun ini karena beberapa masalah, seperti tidak mampu melunasi biaya haji hingga batas yang ditentukan, meninggal maupun sakit.
Demikian disampaikan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kementrian Agama Kabupaten Pekalongan, Fauzan Asyari, Senin (18/7).
“Pada tahun ini, kami memberangkatkan 620 calon haji ke Tanah Suci. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter),” kata Fauzan.
Fauzan menambahkan jumlah calon haji yang terdaftar pada kloter 7 sebanyak 360 orang dan dijadwalkan akan diberangkatkan dari Rumah Dinas Bupati Pekalongan ke Donohudan, Boyolali, 28 Juli mendatang.
Sementara 104 calon haji kloter 10 akan bergabung dengan calon haji asal Tegal dan diberangkatkan pada 11 Agustus mendatang. “Untuk 156 calhaj kloter 51 akan digabung dengan calon haji asal Kabupaten Brebes,” kata Fauzan. (WD)










