Batang, Wartadesa. – Kepala Disnakertarans Kota Berkembang, Tulyono, mengungkapkan bahwa 900 buruh di Batang dirumahkan akibat beberapa perusahaan mengalami goncangan imbas pandemi Korona.
“Empat perusahaan yang telah melaporkan itu bergerak disektor kayu, pariwisata, hotel, dan kuliner atau makanan,” ujar Tulyono.
Menurut Tulyono, perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kayu merumahkan karyawannya lantaran keran eksport kayu olahan ditutup. Sedang perusahaan kuliner dan hotel sepi akibat kebijakan pembatasan sosial/fisik.
“Perusahaan yang bergerak di bidang hotel dan kuliner. Akibat sepinya daya kunjung dan beli pada masa wabah Covid-19 ini, membuat mereka mengambil kebijakan yang sama,” lanjut Tulyono
Namun, masih menurut Tulyono, saat ini dua dari empat perusahaan kembali mempekerjakan karyawannya. Hingga tersisa 400 karyawan yang dirumahkan. “Untuk dua perusahaan di sektor kayu mengatakan, bahwa sebelum puasa nanti akan ada aktifitas produksi lagi. Sehingga bisa kembali mempekerjakan para karyawannya,” pungkasnya. (*)










