close
demo pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Warga di Kecamatan Moga yang terdiri dari para ibu dengan membawa sejumlah poster, menggeruduk kantor kecamatan setempat, kedatangan mereka memprotes telatnya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Senin (18/05) siang.

Demo dipicu oleh keterlambatan penyaluran BPNT di wilayah tersebut.  Koordinator aksi Ikmaludin mengatakan, faktor keterlambataan penyaluran ini ada kesengajaan dari pihak kecamatan. Bahkan, kata dia, penundaan itu terjadi karena camat Moga, yang mengancam tidak akan mengeluarkan jadwal penyaluran karena tidak diberi fee oleh suplaier.

Sebelumnya, menurut Ikmaludin, dirinya sempat curiga kepada Camat Moga, Andri Adi yang selalu meminta jatah kepada para suplayer.

Namun karena saat itu belum cukup bukti, maka niat menggelar aksi diurungkan. Sampai akhirnya dirinya memiliki bukti tangkapan layar percakapan pesan whatsapp antara salah satu suplayer dengan camat yang meminta jatah fee sejumlah uang.

Menurut Ikmaludin, dalam bukti tersebut Camat Moga Andri Adi diduga meminta fee penjualan kepada suplayer beras, telur dan ayam. Bahkan camat seolah-olah mengancam suplayer jika fee tidak dikeluarkan maka akan ada penundaan penyaluran BPNT kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Camat sebelumnya sudah mendapat fee dari suplayer beras, namun saat meminta fee kembali kepada suplayer ayam dan telur belum juga diberikan hingga mengeluarkan ancaman,” kata Ikmaludin dilansir dari Puskapik.

Menanggapi tudingan itu, Camat Moga Andri Adi mengatakan itu tidak benar. Pihaknya pun meminta silakan semua pihak mengecek langsung. “Silakan dicek langsung,” katanya. (Eva Abdullah dengan tambaan sumber dari Pusapik)

Tags : bpntDemomogapemalang