close

Bencana

Bencana

Puting Beliung Rusak Rumah Warga di Werdi

puting beliung

Paninggaran, Wartadesa. – Sebuah rumah warga di Dukuh Binangun Desa Werdi, Paninggaran Kabupaten Pekalongan rusak akibat diterjang angin puting beliung pada Sabtu (11/03/2023) kemarin.

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Desa Werdi yang merusak rumah warga tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Paninggaran, AKP Agus Supriyono.
“Benar, angin puting beliung telah merusak kamar rumah bagian depan sebelah kanan sehingga roboh,” ujar AKP Agus Supriyono.

Supriyono menyebut bahwa puting beliung terjadi bersamaan dengan hujan deras yang tiba-tiba saja turun di Desa Werdi. Namun tidak merenggut korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pihak kepolisan pun telah mengecek kondisi paska kejadian puting beliung, setelah mendapatkan laporan warga. Kemudian AKP Agus Supriyono mengimbau kepada warga masyarakat untuk selalu waspada akan adanya bencana alam, terlebih saat hujan deras turun. ***

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaLayanan Publik

Retak Sejak Musim Penghujan Lalu, Tebing Jalan di Lebakbarang Longsor

longsor lebakbarang

Lebakbarang, Wartadesa. – Tebing yang juga menjadi badan jalan permukiman warga di Desa Depok arah dukuh Gunungsari longsor, Senin (22/08/2022) subuh pagi pukul 04.00 WIB. Informasi ini disampaikan oleh Nanik, warga desa setempat.

Menurut keterangan Nanik, tebing badan jalan yang longsor sudah retak sejak musim penghujan pada bulan September tahun lalu.

Tebing setinggi 20 meter dengan panjang 15 meter dan lebar 1,5 meter runtuh. Akibatnya area jalan tertutup total oleh material longsor. Selain itu, aset desa berupa senderan (bronjong), pagar pengaman jalan dan pagar pintu milik warga runtuh.

“Kerugian aset bangunan desa berupa badan jalan, senderan, pagar pengaman dan badan jalan,  serta pagar pintu gerbang bapak saya, pak Ribud Daryono ikut roboh,” tutur Nanik, Senin (22/08/2022).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Lanjut Nanik.

Hingga pagi jelang siang tadi, masih menurut Nanik, aktivitas warga terganggu lantaran jalan tidak bisa dilewati moda transportasi apapun, termasuk pelajar, tidak bisa melewati ruas jalan tersebut.

Warga kemudian bergotong-royong membersihkan material longsor. Pantauan pewarta Warta Desa, ruas jalan sudah dapat dilalui pada sore ini. (Eva Abdullah/Budi R Setiawan)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Longsor di Desa Plakaran Moga, Dua Warga Meninggal

longsor

Pemalang, Wartadesa. – Longsor di Desa Plakaran, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang pada Ahad (26/06/2022) siang kemarin membawa kabar duka. Dua warga meninggal akibat tertimbun longsor tersebut.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Plakaran sekitar pukul 13.00 WIB mengakibatkan tanah di RT 11 RW 02 mengalami longsor pada pukul 14.00 WIB. Material longsor menimbun sisi samping rumah milik Wasilah. Akibatnya korban yang sedang berada di dalam kamar terjebak dan tertimbun longsor.

Ketiga korban masing-masing Jumaroh (55), Wasilah (30), dan Kifa (2) tertimbun longsor. Sekitar satu jam kemudian, ketiganya dievakuasi warga dan dibawa ke Faskes terdekat.

Wasilah sempat di bawa ke klinik Rodja Asyifa Moga, Jumaroh yang merupakan ibu dari Wasilah masih dalam perawatan di RSU Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga, dan balita Kifa sempat dibawa ke Klinik Rodja Asyifa Moga. Namun Wasilah dan Kifa meninggal dalam kejadian tersebut.
Ibu dari bu wasilah

Selain korban jiwa dan luka, longsor juga mengakibatkan kerugian material. Namun, saat ini masih dalam proses pendataan. Pemdes setempat, PMI dan BPBD Pemalang serta TNI-Polri mengamankan lokasi longsoran. Untuk sementara giat kerja bakti dikarenakan hujan masih deras demi keamanan dan keselamatan bersama. (Sumber:Relawan Gabungan, Tim BPBD Pemalang, MDMC Pemalang, Banser, Relawan Moga)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
Bencana

Ratusan Warga Sragi Masih Mengungsi

banjir sragi1

Sragi, Wartadesa. –  Banjir yang merendam wilayah Sragi dan sekitarnya sejak Ahad (06/02/2022) hingga hari ini, membuat warga Desa Kebangkerep dan Purwodadi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan masih mengungsi di beberapa titik yakni SD Purwodadi, Masjid Purwodadi, dan MI Purwodadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa jumlah pengungsi di SD Purwodadi sebanyak 261 jiwa, Masjid Purwodadi Sragi ada 286 jiwa dan di MI Purwodadi Sragi ada 97 jiwa. Total jumlah pengungsi di Kecamatan Sragi ada 644 Jiwa.

Sementara itu di Desa Gebangkerep ada 429 rumah terdampak atau sekitar 710 kepala keluarga (KK). Sedangkan di Desa Purwodadi ada 300 rumah terdampak atau 300 KK.

BPBD Kabupaten Pekalongan melaporkan bahwa sejak sabtu (05/02) malam, pihaknya telah melakukan evakuasi warga dibeberapa wilayah menuju ke pos pengungsian. Diketahui ketinggian air mencapai 120 centimeter dan di dalam rumah di Dukuh Kemploko Legi RT 01 RW 6 Desa Bulakpelem ketinggihan air hingga 15 centimeter untuk arus air deras.

Ketua PMI Kabupaten Pekalongan, Arini Harimurti yang mengunjungi wilayah terdampak banjir, Ahad (06/02/2022) kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendistribusikan kebutuhan makanan, pakaian dan obat-obatan.

“Seperti membantu evakuasi, mendistribusikan kebutuhan selain makanan yaitu, rampolin 2pcs, matras 10pcs, sarung 50pcs, minyak kayuputih 24pcs dan paket PHBS 100Paket,” tutur Arini.

Sementara itu Sekdes Purwodadi, Irham Alwi Irsyat mengungkapkan bahwa banjir mulai merendam warga sejak Sabtu malam pukul 23.00 WIB. “Total secara keseluruhan ada ribuan karena memang di sini 300 rumah yang terdampak berarti di atas 1000 yang terdampak banjir. Yang mengungsi sudah ada meski baru di kisaran 150 orang,” jelasnya.

Irham menyebut pihaknya telah beberapa kali mengajukan bantuan pembuatan tanggul dan normalisasi sungai, namun belum pernah disetujui. Pihak desa tahun ini kembali mengajukan bantuan pembangunan tanggul dan normalisasi sungai, harapanya bisa terbebas dari ancaman banjir. (Buono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Darurat Banjir Rob Pekalongan Ditangani Darurat

darurat rob

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Banjir rob di beberapa wilayah di Kota Pekalongan sudah memasuki  pekan ketiga. Meski masuk dalam darurat banjir rob,  pemerintah setempat menanganinya secara darurat. Yakni dengan memasang tanggul darurat (sementara) dari karung pasir.

Menurut Walikota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, banjir dan rob di Kota Pekalongan lantaran sungai tidak mampu menampung volume air lagi. Demikian disampaikan saat mengunjungi  sejumlah lokasi banjir rob, diantaranya Kelurahan Pasirkraton Kramat dan Kelurahan Degayu, Ahad (05/12).

“Tadi Kita ke Pasir sari kelurahan Pasirkraton Kramat dan ke Clumprit Kelurahan Degayu. Memang ini banjir sudah 3 minggu. Di Clumprit ini Permasalahanya karena air rob. Jika air rob tinggi maka banjir disini juga tinggi tapi jika surut maka disini tidak bisa surut maksimal karena bentuk tanahnya yang sudah cekung, sedangkan tadi di Pasir sari ada tanggul yang jebol di Jeruksari,” terang Wali Kota Aaf dikutip dari Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Pekalongan.

Aaf menyebut untuk penangan banjir dan rob di dua wilayah tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Pekalongan. “Kita sudah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Provinsi. Pemerintah Provinsi sanggup 50 persen pembuatan tanggul, Pemkot Pekalongan 25 persen, Pemkab 25 persen. Pengerjaan ini harus bersama-sama, percuma jika tidak bersama-sama. Kita akan koordinasi terus mudah mudahan bisa cepat dimulai,” Kata Aaf.

Ketua dewan yang turut memantau lokasi banjir rob, M Azmi Baasyir mengungkapkan bahwa banyaknya limpasan air di beberapa titik, perlu dibuat tanggul darurat.  “Harapanya tanggul darurat (sementara) di Clumprit bisa dikerjakan sebelum tahun 2022. Karena warga ingin daerahnya surut dan tidak banjir, saya bersama Wali Kota akan koordinasi terus dan karena ini wilayah kewenangan Pusda taru dan BBWS maka kita juga akan kooordinasikan,” kata Azmi. (Buono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Rob di Wonokerto Belum Juga Surut

rob wonokerto

Wonokerto, Wartadesa. – Rob dengan ketinggian mencapai 40 centimeter masih merendam wilayah Dukuh Pantirejo, Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Pekalongan, hingga hari ini, Sabtu (04/11). Akibatnya aktivitas siluruh warga terganggu lantaran ketinggian air tidak mampu dilalui oleh seluruh moda transportasi.

Menurut Babinsa setempat, Serka Susilo, air pasang masuk sekitar pukul 03.30 WIB.  ”Air pasang merendam Desa Pantairejo sekira pukul 3.30 WIB sampai dengan 12.30 WIB, ketinggian air bervariasi mulai 15 cm sampai dengan 40 cm sehingga jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujarnya saat memantau lokasi.

Untuk beraktivitas, warga menggunakan sampan guna berbelanja memenuhi kebutuhan dapur.

Meski pada sore hari air mulai surut, namun diperkirakan akan terjadi rob lagi, sesuai dengan perkiraan dari BMKG.

Meski tidak ada warga yang mengungsi, sediknya 250 kepala keluarga terdampak dan membutuhkan bantuan.

“Ada sekitar 250 kepala keluarga yang terdampak air pasang tersebut, namun warga tidak ada yang mengungsi karena memang sudah terbiasa menjadi agenda tahunan saat gelombang pasang air laut sedang tinggi,” lanjut Susilo.

Susilo menghimbau agar warga setempat waspada akan datangnya rob pada cuaca ekstrim seperti sekarang.  (Buono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Dua Hari Diguyur Hujan Terus-Terusan, Dua Wilayah Alami Tanah Bergerak

tanah bergerak bodas

Kandangserang, Wartadesa. – Hujan yang mengguyur wilayah  Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan pada Selasa hingga Rabu kemarin, mengakibatkan tanah bergerak di petak 82 Perhutani jalan Desa Trajumas dan Desa Bodas.

Meski ada tanah bergerak di dua tempat tersebut, Kapolsek Kandangserang Iptu Turkhan menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Ia menghimbau agar warga terus waspada  terjadinya longsor dan tanah bergerak menyusul peningkatan curah hujan di wilayah setempat.

“Warga agar terus waspadai kejadian longsor dan tanah bergerak, khususnya mereka yang tinggal di perbukitan dan di wilayah yang rawan bencana longsor,” kata Kapolsek kandaserang Iptu Turkhan,   kamis (11/11 ).

Turkhan menambahkan bahwa ia bersama pihak terkait segera melakukan pengecekan pada wilayah tanah bergerak. “Saya bersama mantri kehutanan didampingi kades setempat Saudara Kosim langsung cek daerah tersebut,” tambahnya.

Dia mengatakan pihaknya juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah setempat agar lebih waspada jika terjadi hujan lebat dan berdurasi lama. (Buono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Desa Samborejo Dapat Kiriman Air Rob

rob sambo

Tirto, Wartadesa. – Hingga pagi ini, Kamis (11/11) pukul 09.00 WIB air rob kiriman dari Pantai Utara Jawa, menggenangi wilayah Desa Samborejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Desa berjarak lebih-kurang delapan kilometer dari bibir pantai Pekalongan.

Warga setempat, Mukhamad Bahrizal dalam video yang diunggah dalam laman media sosialnya menyebutkan bahwa air rob yang menggenangi wilayah Samborejo lebih besar ketimbang waktu-waktu sebelumnya.

Dari halaman MI Samborejo hingga Utara Balaidesa ke Jalan Gotong-Royong terendam air. “Sampai saat ini, air masih mengalir dari Utara ke Selatan, artinya air rob masih naik, dan potensi banjir rob masih besar, pagi ini,” tutur Bahrizal dalam videonya.

Bahrizal melanjutkan bahwa air juga menggenangi bagian Timur jembatan Samborejo hingga setinggi lutut orang dewasa. “Aliran air masih cukup besar, dibandingkan dengan banjir rob kemarin,” tuturnya.

Pompa air di sisi jembatan Samborejo, Tirto tidak berfungsi, dimungkinkan lantaran bahan bakar habis. Foto: tangkapan layar video pribadi Mukhamad Bahrizal.

Pompa air yang berada pada sisi jembatan Samborejo tidak berfungsi, dimungkinkan bahan bakar yang habis. Lanjut Bahrizal.

Hingga saat ini, rob masih menggenang permukiman warga, terlihat, dalam video kedua yang diunggah oleh Bahrizal, motor milik warga mengalami mogok dan harus dituntun lantaran mesin kemasukan air rob.

Warga berharap agar banjir rob tersebut segera tertangani. (Buono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Ini penyebab Pekalongan lebih dulu tenggelam ketimbang Jakarta

simonet

BURUKNYA pengelolaan tata guna lahan menyebabkan 22 persen Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Kupang mengalami sedimentasi (baca: degradasi ekosistem dan limpasan permukaan), menjadi penyebab mengapa 10 tahun terakhir ini Kota dan Kabupaten Pekalongan tak henti dilanda banjir dan rob.

Penelitian yang dilakukan oleh Syam, Denia Aulia, Wengi, Khair Ranggi Laksita, Gandapurnama, Arifi dari Aliansi Ketahanan Banjir Zurich beberapa waktu lalu menyebut demikian. Kawanan dari Mercy Corps Indonesia, Universitas Diponegoro, dan Institut Pertanian Bogor, melakukan penilaian risiko dan dampak iklim di DAS Sungai Kupang dan wilayah pesisir Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

Selain buruknya kondisi DAS di Pekalongan, pengambilan air dalam secara berlebihan menyebabkan laju penurunan tanah makin mengkhawatirkan, yakni berkisar antara 0 – 34,5 sentimeter (median 16,5) per tahun. Wilayah pesisir dan hilir sungai mengalami laju penurunan muka tanah paling tinggi. Hingga menyebabkan genangan permanen desa-desa di pesisir Pekalongan.

Sementara lantaran kondisi sosial ekonomi kebanyakan warga di sekitar pesisir Pekalongan yang rendah (baca: miskin) mereka terpaksa mendiami rumah-rumah mereka yang terendam secara permanen. Selain itu, susahnya mengubah mata pencaharian warga, membuat mereka sulit untuk berpindah lokasi/relokasi.

Para peneliti melakukan kajian pada 41 desa/kelurahan di Kota dan Kabupaten Pekalongan yang memiliki resiko tertinggi dampak banjir dan rob. Akibat banjir dan rob pada 41 desa/kelurahan tersebut, kerugian yang harus ditanggung warga mencapai USD 474,4 juta dan akan naik lima kali lipat pada tahun 2035 atau sekitar USD 2,15 miliar.

Analisis ini senada dengan pendapat Dr. Heri Andreas dari ITB Bandung yang menyebut bahwa Pekalongan  akan lebih dulu tenggelam ketimbang Jakarta. Menurutnya kondisi penurunan tanah di kawasan pesisir Pekalongan, Semarang, dan Demak lebih mengkhawatirkan karena setiap tahun muka tanah turun 15-20 cm. Jika tidak segera diintervensi, dalam 10 tahun ke depan ketiga kota itu akan tenggelam.

Rekomendasi yang diberikan oleh Aliansi Ketahanan Banjir Zurich kepada pengampu kebijakan di Kota dan Pekalongan yakni melakukan  zonasi dan adaptasi regional, pembangunan infrastruktur pengelolaan banjir, pengelolaan sumber daya air melalui infrastruktur dan konservasi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan dalam pengurangan risiko bencana. (Bono)

Sumber tulisan: CLIMATE RISK AND IMPACT ASSESSEMENT PEKALONGAN

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
Bencana

Pranggok batik dan gudang terbakar di dua tempat berbeda

kebakaran

Pekalongan, Wartadesa. – Dua kebakaran terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten dan Kota Pekalongan, Sabtu (08/05) saat warga sedang berbuka bersama. Kejadian pertama, pranggok atau rumah produksi batik milik Lukman (40) di Jalan Sabrawi Pringrejo, Kota Pekalongan mengalami kebakaran sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu, istri pemilik pranggok, Sairoti Aniya (33) menyalakan lampu saat sore hari. Ia tidak melihat api pada tungku pranggok. Namun saat kedua suami-istri tersebut sedang berbuka puasa, mereka mendengar suara kebakaran dari dalam pranggok.

Mereka kemudian mengecek, ternyata api sudah membesar dan merembet ke atap rumah. Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian berteriak ada kebakaran dan bersama-sama memadamkan api.

Pemadam kebakaran yang datang dibantu warga, berhasil memadamkan api setelah berjibaku selama hampir dua jam. Tidak ada dalam kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir Rp 200 juta.

Sementara rumah milik Ibnu Athoillah yang turut tersambar api dari pranggok batik Lukman, menderita kerugian Rp. 20 juta.

Kejadian kedua menimpa gudang rumah yang berisi barang-barang bekas ( kursi, dipan, kasur, dan perabotan bekas lain nya ) di Dukuh Paesan Utara Rt 03 Rw 06 Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan ludes terbakar.

Kapolres Pekalongan AKBP Darno,  melalui Kasubbag Humas AKP Akrom mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (18/5/2021) sekira pukul 18.30 WIB.

Api diduga berasal dari korsleting listrik yang terdapat di gudang rumah yang berisi barang-barang bekas itu. Percikan api menyambar barang-barang bekas seperti kursi, dipan, kasur, dan perabotan bekas lain nya. Api begitu cepat membesar dan membakar seluruh isi gudang serta menghanguskan.

“Api cepat membesar lantaran menyambar barang-barang bekas yang ada digudang,” kata Kasubbag Humas, Minggu (9/5/2021).

Warga sekitar yang membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya tak bisa berbuat banyak. Dan tak lama kemudian beberapa mobil pemadam kebakaran turun ke lapangan, dengan dibantu warga dan petugas kepolisian berusaha menjinakkan api. Dan tak selang beberapa waktu kemudian api bisa dipadamkan.

“Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir sekitar Rp 250 juta. Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti peristiwa kebakaran yang meludeskan gudang rumah warga tersebut,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya