close

Layanan Publik

KesehatanLayanan Publik

Kontak erat dengan Kades di Pemalang, positif Korona tambah lima orang

covid

Pemalang, Wartadesa. – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo mengungkapkan kasus positif Korona di Kota Ikhlas Beramal bertambah lima orang. Mereka adalah hasil penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan dua kasus Covid-19 sebelumnya.

Mereka memiliki kontak erat dengan dua orang yang positif Covid-19 sebelumnya, yakni Sutikno (56), Kades Sokawangi, Kecamatan Taman yang telah meninggal dunia dan FY (29) warga Lamongan, Jawa Timur. Kini kelimanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Tutur Tetuko, Ahad (05/07) dalam konferensi pers.

Baca: Kades Sokowangi Positif Korona

Menurut Tetuko, lima orang positif Covid-19 itu adalah FS (30), perempuan warga Kecamatan Taman; M (67), laki-laki warga Kecamatan Taman; A (57) perempuan warga Kecamatan Taman; AK (37), laki-laki warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor tetapi saat ini berada di Kecamatan Taman; YM (37) perempuan warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor yang juga tinggal di wilayah Kecamatan Taman.

Tetuko menambahkan, selain penambahan lima orang positif Korona, dua orang dinyatakan sembuh, yakni  Y (25), perempuan 25 warga Kecamatan Taman; W (31), laki-laki, warga Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan tetapi yang bersangkutan berdomisili di Kecamatan Ulujami.

“Keduanya saat ini telah pulang ke keluarga masing-masing untuk menjalani pemulihan kesehatan. Selain itu, tim Gugus Covid-19 terus melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 melalui jajaran tenaga medis yang ada di Pemalang,” kata Tutuko. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

17 Tenaga medis Puskesmas Warungasem negatif

covid

Batang, Wartadesa. – 17 dari 71 tenaga medis di Puskesmas Warungasem, Batang  yang sebelumnya dinyatakan reaktif saat menjalani rapid tes, dinyatakan negatif setelah menjalani swab tes pada Senin-Selasa pekan lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Mukhlasin membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa hasil swab tes dari laboratorium di Semarang menyatakan ke17 tenaga medis tersebut negatif Covid-19.

Mukhlasin menambahkan, setelah hasil swab keluar, 17 karyawan Puskesmas Warungasem sudah bisa bekerja kembali Senin (06/07) besok. Ia menyebut Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) dan Pustu (Puskesmas Pembantu akan dibuka Senin esok, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, 17  dari 71 tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Batang yang dinyatakan reaktif Korona pada Rabu (01/07) kini menunggu hasil swab yang dikirim ke laboratorium di Semarang.

“17 orang hasil rapid reaktif terdiri dari 3 dokter umum dan internship, 7 orang bidan, 4 tenaga perawat, 2 orang tenaga administrasi dan 1 orang tenaga kebersihan,” kata dr Mukhlasin, Rabu (01/07).

Tracking  dilakukan Pemkab Batang terhadap kasus positif Covid-19 dari klaster Pasar Pandansari. “17 tenaga klinis tersebut mempunyai riwayat kontak dengan pasien positif warga Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem,” lanjut Muchlasin.

Muchlasin menambahkan, dari jumlah itu, ada satu orang tenaga klinis yang belum mengikuti rapid test, dikarenakan sedang izin keluar kota. “Kita sudah melakukan pengambilan swab test terhadap 17 tenaga klinis tersebut, Rabu (1/7) kemarin, dikirim ke laborat di Semarang,” terangnya.

17 tenaga medis yang dinyatakan reaktif tersebut, saat ini diberi izin untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. “Karena 17 orang tersebut menjalani isolasi, maka kekuatan tenaga kesehatan berkurang 25 persen. Karena itu, semua pelayanan kesehatan untuk sementara dipusatkan di Puskesmas Warungasem,” jelas Muchlasin.

Selain itu, lanjut Muchlasin, untuk pelayanan puskesmas pembantu (pustu) dan poliklinik kesehatan desa (PKD), sementara waktu juga dilakukan penutupan. “Kalau nanti hasil swab test dari 17 orang tersebut positif, maka akan kita lakukan swab test massal pada semua tenaga kesehatan,” tegasnya.

Kasus Korona di Kabupaten Batang per Rabu (01/07) mencapai 63 orang, dengan rincian 37 Orang dirawat, 24 orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tambah dua orang warga Kota Santri positif Korona

covid

Kajen, Wartadesa. – Kasus positif Korona di Kota Santri bertambah dua orang. Keduanya merupakan pemudik. Satu orang warga Kecamatan Wiradesa berusia 20 tahun dan satu orang merupakan perawat pribadi di Kecamatan Kedungwuni berusia 30 tahun. Keduanya merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala).

Adanya warga Wiradesa yang positif Korona, dibenarkan oleh Kepala Desa Wiradesa, Teguh Santoso. Selain itu, sebelumnya seorang ibu rumah tangga berusia 45 tahun dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab.

“Ya benar Mas, ada tambahan satu lagi positif covid-19. Hasilnya keluar kemarin malam sekitar pukul 22.30 WIB. Pukul 23.30 WIB yang bersangkutan langsung dibawa ke RSUD Covid di Wonokerto.” ujar Teguh Kamis (2/7) dikutip dari radar.

Menurut Teguh, pasien berjenis kelamin laki-lagi berusia 20 tahun dan merupakan putra dari ibu yang sebelumnya dinyatakan positif Korona.

Teguh menambahkan, dalam satu keluarga ada 11 anggota keluarga, ada anak kecil, ibu hamil.

4 ASN Kabupaten Pekalongan Reaktif

Sementara itu, hasil rapid tes terhadap 499 di Kabupaten Pekalongan, empat orang dinyatakan reaktif.  Keempatnya saat ini menjalani isolasi mandiri, sembari menunggu jadwal uji swab yang rencananya akan dilakukan pekan depan.

“Hasil rapid test kemarin dilakukan terhadap 499 orang. Ada empat yang reaktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro,

Setiawan menambahkan bahwa keempat ASN tersebut menjalani isolasi mandiri dan Selasa depan (7/7) akan menjalani tes swab. “Kalau ndak Selasa ya Rabu mungkin swabnya,” kata dia. (Eva Abdullah dan tambahan sumber dari Radar Pekalongan)

..

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kades Sokowangi positif Korona

kades

Pemalang, Wartadesa. – Setelah sempat beredar kabar lewat media sosial bahwa Kepala Desa Sokowangi, Kecamatan Taman, Pemalang  Sutikno (56) meninggal dunia akibat positif Korona. Juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Pemalang Tutuko Raharjo membenarkan bahwa yang bersangkutan berstatus PDP. Hasil  tes swabnya  diketahui positif Covid-19.

Pasien sebelumya sempat menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSUD Ashari Pemalang. “Saat meninggal pasien S bersatus PDP, kemudian sudah kami ketahui hasil swabnya sore ini bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Pemalang Tutuko Raharjo, dalam keterangan persnya, Kamis (2/7) sore.

Tetuko menambahkan bahwa yang bersangkutan pernah melakukan perjalanan ke Surabaya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. M Ashari Pemalang Sunardo menjelaskan, pasien sempat dirawat di ruang isolasi sejak Senin (29/06) dan pada Selasa ia meninggal. Jenazah dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Gugus Tugas Pemalang juga menginformasikan seorang warga yang dinyatakan positif Covid-19, berinisial FK (29) laki-laki, warga Lamongan, Jatim yang berdomisili di Kecamatan Taman.

Selain penambahan dua kasus baru, pemerintah juga menginformasikan terdapat satu pasien yang sudah dinyatakan sembuh, yaitu A, laki-laki (27) warga Comal. Yang bersangkutan saat ini sudah berkumpul keluarga untuk menjalani pemulihan.

Dengan demikian total kasus positif Covid-19 di Pemalang berjumlah 46 orang, dengan rincian 31 orang sembuh, 12 pasien masih dirawat, dan 3 orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

17 tenaga medis di Puskesmas di Batang tunggu hasil swab

covid

Batang, Wartadesa. – 17  dari 71 tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Batang yang dinyatakan reaktif Korona pada Rabu (01/07) kini menunggu hasil swab yang dikirim ke laboratorium di Semarang.

“17 orang hasil rapid reaktif terdiri dari 3 dokter umum dan internship, 7 orang bidan, 4 tenaga perawat, 2 orang tenaga administrasi dan 1 orang tenaga kebersihan,” kata dr Mukhlasin, Rabu (01/07).

Tracking  dilakukan Pemkab Batang terhadap kasus positif Covid-19 dari klaster Pasar Pandansari. “17 tenaga klinis tersebut mempunyai riwayat kontak dengan pasien positif warga Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem,” lanjut Muchlasin.

Muchlasin menambahkan, dari jumlah itu, ada satu orang tenaga klinis yang belum mengikuti rapid test, dikarenakan sedang izin keluar kota. “Kita sudah melakukan pengambilan swab test terhadap 17 tenaga klinis tersebut, Rabu (1/7) kemarin, dikirim ke laborat di Semarang,” terangnya.

17 tenaga medis yang dinyatakan reaktif tersebut, saat ini diberi izin untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. “Karena 17 orang tersebut menjalani isolasi, maka kekuatan tenaga kesehatan berkurang 25 persen. Karena itu, semua pelayanan kesehatan untuk sementara dipusatkan di Puskesmas Warungasem,” jelas Muchlasin.

Selain itu, lanjut Muchlasin, untuk pelayanan puskesmas pembantu (pustu) dan poliklinik kesehatan desa (PKD), sementara waktu juga dilakukan penutupan. “Kalau nanti hasil swab test dari 17 orang tersebut positif, maka akan kita lakukan swab test massal pada semua tenaga kesehatan,” tegasnya.

Kasus Korona di Kabupaten Batang per Rabu (01/07) mencapai 63 orang, dengan rincian 37 Orang dirawat, 24 orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Hukum & KriminalLayanan PublikPemberantasan Korupsi

BPD Desa Babalanlor Bojong dimosi tidak percaya oleh warga

demo babalanlor

Bojong, Wartadesa. – Puluhan warga yang menamanakan dirinya Aliansi Masyarakat Babalanlor Bergerak mengeluarkan mosi tidak percaya kepada BPD desa setempat lantaran dinilai tidak mampu melakukan pengawasan (kontrol) terhadap kebijakan pemerintah desa terkait dugaan korupsi penggunaan Dana Desa Tahap III Tahun 2019, Selasa (30/06).

Massa mulai mendatangi balaidesa sekitar pukul 10.30 WIB dengan pengawalan ketat dari Polsek Bojong dan Polres Pekalongan.

[ae-fb-embed url=’https://www.facebook.com/wartadidesa/videos/749578235810472/’ width=’500′]

Audiensi klarifikasi penggunan Anggaran Bumdes berupa pembelian tabung dan gas elpiji dan pom mini serta pengadaan motor air (angsa-angsaan).

Fadlan, juru bicara massa Aliansi Masyarakat Babalanlor Bergerak mengungkapkan bahwa hari ini, 30 Juni 2019 adalah batas akhir, mantan Kepala Desa Babalanlor, Chunari mengembalikan uang kekurangan pengadaan motor air dan Bumdes, sesuai dengan surat pernyataan bermaterai yang dibuat sebelumnya di rumah Chunari.

Fadlan juga menyayangkan pemerintah Desa Babalanlor saat ini yang tidak transparan terkait penggunaan Dana Desa, “Kami menyayangkan tiadanya keterbukaan informasi publik terkait penggunaan Dana Desa, tidak ada baligho anggaran Dana Desa yang dipasang di tempat-tempat strategis,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kapolsek Bojong, AKP Suhadi, Kasi Intel, Unit Tipikor Polres Pekalongan, Kades dan perangkat desa setempat tersebut tidak dihadiri oleh mantan kepala desa dan pengelola Bumdes.

Dalam klarifikasinya, perangkat desa yang diserahi untuk membeli gas dan tabung elpiji mengatakan bahwa ia hanya diserahi uang Rp 15 juta untuk membeli tabung dan gas, dan sudah dibelanjakan.

Kepala Desa Babalanlor mengungkapkan bahwa pihak pemdes telah meminjam uang Bumdes Rp 15 juta untuk pengadaan perangkat desa, Kadus II Desa Babalanlor. “Kami akui bahwa pemerintah desa meminjam uang Bumdes sebesar Rp 15 juta untuk pengadaan Kadus II yang telah dilaksanakan. Dan uang tersebut akan dikembalikan dalam satu minggu ini,” ujarnya.

Dalam klaifikasi tersebut terungkap bahwa antar pihak saling merempar tanggungjawab. BPD mengaku tidak mengetahui detil LPJ tersebut, sementara dokumen desa terkait LPJ DD Tahap III 2019 yang diminta peserta aksi yang menamakan dirinya dari Aliansi Masyarakat Babalanlor Bergerak pun tidak ditemukan

Massa Aliansi Masyarakat Babalanlor Bergerak akhirnya mengeluarkan Mosi Tidak Percaya terhadap kinerja BPD setempat lantaran dianggap tidak mampu mengawasi (kontrol) terhadap jalananya pemerintah desa Tahun 2019.

Sementara itu, Slamet Budi Santoso, Sekretaris Desa Babalanlor secara mengejutkan mengaku bahwa pihaknya didesak oleh pihak Kecamatan Bojong untuk mengakui bahwa dia yang membuat LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) Penggunaan Dana Desa Tahap III Tahun 2019.

Dalam audiensi tersebut terungkap bahwa kekurangan angsa sudah dibelikan, sementara terkait pembelian tabung gas elpiji dan pom mini Bumdes belum ada kejelasan.

Audiensi dihentikan sejenak, kemudian akan dilakukan klarifikasi ke mantan kepala desa dan pengurus Bumdes setempat sore ini. (Buono)

Berita terkait: Mengejutkan, Sekdes Babalanlor Buka-Bukaan terkait DD Tahun 2019 tahap III

 

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tiga warga Pemalang dinyatakan positif Korona, dua orang sembuh

covid pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Juru Bicaran Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tetuko Raharjo mengumumkan tiga orang warga Kota Ikhlas dinyatakan positif Korona. Selain itu, ada berita gembira, dua warga dinyatakan sembuh. Sabtu (27/06).

Tetuko menyebut, tiga orang yang dinyatakan positif Covid-19 adalah IS, perempuan berusia 38 tahun,  SY perempuan berusia 15 tahun, keduanya warga Kecamatan Ulujami, dan SN (50), laki-laki asal kecamatan Taman, Pemalang.

Menurut Tetuko, dua orang positif Korona asal Ulujami merupakan keluarga orang yang pernah terpapar Korona beberapa waktu lalu dan pernah kontak dengan IS dan SY. “Saat ini IS dan SV sedang menjalani perawatan dan isolasi mandiri,” ujarnya.

Sementara SN tidak memiliki riwayat perjalanan luar kota, tidak pernah kontak lansung dengan pasien positif Korona. “Saat ini SN menjalani perawatan di rumah singgah,” tambah Tetuko.

Dua warga Pemalang yang dinyatakan sembuh, lanjut Tetuko, yakni  S laki-laki (46) warga Kecamatan Ulujami, dan W laki -laki (37) warga Kecamatan Comal. “Setelah menjalani uji laboratorium ulang, dua orang dinyatakan sembuh, dan saat ini sudah kembali ke keluarga masih-masing,” jelasnya.

Data hingga saat ini, jumlah pasien Covid sebanyak 40 orang, 9 orang sedang menjalani perawatan, 30 orang sudah sembuh dan 1 orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Layanan PublikPolitik

Asip: LKPJ Bupati Pekalongan Tahun Anggaran 2019 sudah sesuai aturan

lkpj

Kajen, Wartadesa. – Menanggapi pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Golkar terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2019, kami jelaskan bahwa LKPJ sudah disampaikan pada tanggal 20 Maret 2020 dan sudah mendapatkan rekomendasi DPRD pada tanggal 17 April 2020, sehingga sudah sesuai Pasal 69 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Sedangkan yang kami sampaikan saat ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Sesuai ketentuan Pasal 194 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Jo Pasal 298 Permendagri nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah LKPD disampaikan selambat-lambatnya 6 (enam) bulan setelah Tahun Anggaran berakhir dilampiri laporan keuangan yang telah diaudit BPK.

Demikian salah satu isi sambutan yang disampaikan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si., pada Rapat paripurna dalam rangka penyampaian jawaban Bupati Pekalongan atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2019 dan Raperda tentang RDTR Kecamatan Kedungwuni, Jumat (26/6/2020).

Kegiatan secara daring ini dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Pekalongan di Setda Kabupaten Pekalongan dan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.

Dari pihak Pemkab, hadir Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, para Staf Ahli Bupati dan beberapa Kepala OPD dan Camat Kedungwuni. Sedangkan di pihak DPRD hadir Ketua dan para Wakil Ketua dan para Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan. (Humas Pemkab Pekalongan)

Terkait
PKS gelar safari peringatan Hari Ibu

Bojong, Wartadesa. - Bidang Perempuan DPD Partai Keadikan Sejahtera ( PKS) menyelengarakan peringatan Hari Ibu di beberpa lokasi secara safari Read more

13 Pengurus DPRa PKS Petungkriyono dilantik

Petungkriyono, Wartadesa. -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Petungkriyono berhasil menyelesaikan kepengurusan tingkat ranting (DPRa). Hal ini Read more

Jadi anggota parpol, anggota PPK dan PPS ini terancam sanksi

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Indikasi pelanggaran pemilu pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah diungkapkan oleh Panwas Pemilihan Umum Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
Layanan Publik

Dukung Pelaksanaan Program PTSL, Polres Pekalongan Dan BPN Lakukan MOU

ptsl

Kajen, Wartadesa. – Polres Pekalongan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menggelar penandatanganan kesepakatan bersama / Memorandun of Understanding (MoU) tentang keputusan bersama antara kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan dengan Polres Pekalongan dan kerjasama dibidang agraria/pertanahan dan tata ruang, di ruang Aula Polres Pekalongan, Jum’at (26/6/2020).

MoU ditandatangi langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si dan Kepala BPN Kab. Pekalongan Gusmanto, SH. M.M, dan disaksikan oleh pejabat utama Polres dan Polsek jajaran.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergisitas kerja sama yang terpadu dan berkesinambungan antara Polri khususnya Polres Pekalongan dan kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan dalam rangka mendukung kelancaran dan percepatan program setrategis nasional pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

Kami berharap program ini nantinya bisa berjalan dengan baik dan lancar dalam pelaksanaannya,” kata Kapolres Pekalongan AKBP Aris. (Humas Polres Pekalongan)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Update covid-19 Kabupaten Pekalongan 12 orang positif Korona

covid kab pekalongan

Kajen, Wartadesa. – Hingga tanggal 25 Juni 2020 laman Covid Monitoring Kabupaten Pekalongan mencatat total jumlah kasus Covid-19 sebanyak 12 orang, terdiri dari 6 orang masih menjalani perawatan dan 5 orang sembuh.

Data monitorin Covid-19 Kabupaten Pekalongan hingga 25Juni 2020

Seperti dikatakan oleh Bupati Pekalongan saat audiensi dengan para pelaku pekerja seni Kabupaten Pekalongan, 22 Juni 2020 lalu, bahwa ada penambahan tiga orang terpapar Korona.

[ae-fb-embed url=’https://www.facebook.com/wartadidesa/videos/299770918095872/’ width=’500′]

Tiga penambahan kasus Korona di Kota Santri tersebut diantaranya seorang ibu rumah tangga  berusia 47 taun yang merupakan warga Kecamatan Wiradesa, saat ini dirawat di RSUD Kraton. Satu orang dari Kecamatan Kedungwuni dan seorang lagi dari Kecamatan Siwalan.

Keterangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, warga Kecamatan Wiradesa yang terpapar, ia terpapar dari anggota keluarganya yang mudik dari Jakarta paska lebaran kemarin. Pihak Dinkes mengaku telah melakukan tracking anggota keluarga dengan melakukan rapid tes kepada 13 anggota keluarga di Makoramil Wiradesa, Kamis (23/06).

Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro mengungkapkan bahwa dari hasil rapid tes, dua orang dinyatakan raktif, selanjutnya akan dijadwalkan swab tes.  “Dari 13 orang hasil tracking ini yang reaktif 2 orang. Nanti akan kita swab menunggu penjadwalan,” kata dia, dilansir dari Radar Pekalongan.

Untuk warga positif Korona asal Kecamatan Kedungwuni, berjenis kelamin laki-laki, berusia 79 tahun. Ia tidak pernah bebergian ke luar kota, hanya berada dirumah. Oleh karena itu Dinkes akan melakukan tracking lebih mendalam di Kecamatan Kedungwuni.

“Tambahan satu di Kedungwuni. Tuan B, usia 79 tahun. Itu dari RS Budi Rahayu rujuk ke RSUD Kraton. Dia kondisi di rumah, tiba-tiba sakit, sesak. Dilakukan pemeriksaan secara mendalam, dilakukan swab, ternyata positif,”  terang Setiawan.

Sementara itu, penambahan satu kasus positif Covid-19 lainnya ada di Kecamatan Siwalan. Diterangkan, yang bersangkutan merupakan korban kecelakaan lalu lintas, dan menjalani perawatan di RSUD Karyadi.
“Yang kedua di Rembun. Itu yang dari RS Karyadi. Yang ini tadinya korban kecelakaan lalu lintas, fraktur, dirujuk ke RS Karyadi ternyata hasil swabnya positif,” terang Setiawan.

Menurutnya, kondisi fraktur akibat kecelakaan sudah membaik, makanya dikirim kembali ke Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) di Puskesmas Wonokerto 2. “Kondisi frakturnya membaik, namun masih positif Covid-19 makanya kita rawat di RSDC,” kata Setiawan. (Eva Abdullah dengan tambahan sumber dari Radar Pekalongan)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya