close

Layanan Publik

KesehatanLayanan Publik

Jumlah positif Covid-19 Kabupaten Pemalang bertambah, Satpol PP dan Dua dewan pun kena

tutuko

Pemalang, Wartadesa. –  Total kasus positif di Pemalang kini menjadi 83 orang, terdiri dari 40 pasien sembuh, 40 pasien lainnya masih dirawat dan 3 orang meninggal dunia. Selain itu, Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang mengumumkan bahwa Kepala Satpol PP dan dua anggota DPRD Pemalang dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, ketiganya menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit.

“Kembali kami informasikan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, WS (50) laki-laki Kecamatan Pemalang, NH (54) perempuan Kecamatan Pemalang, dan UMR (59) Kecamatan Petarukan,” kata Tutuko dalam siaran persnya, Kamis (23/7) malam.

Tutuko membenarkan bahwa inisial diatas merupakan pejabat dan wakil rakyat yang pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien Korona sebelumnya.

WS atau Wahyu Sukarno diketahui adalah Kepala Satpol PP Pemalang, sementara NH (Nur Hidayah) merupakan anggota DPRD Pemalang dari partai PKB, serta UMR (Ujianto Mugi Raharjo) yang juga anggota dewan dari partai Golkar.

Tutuko juga menyebutkan terdapat penambahan tiga orang lainnya yang terpapar virus corona. Yaitu BPW (37) seorang ASN di lingkungan Pemkab Pemalang, dan dua warga sipil berinisial T (51) dari Bodeh dan US (41) laki-laki Kecamatan Pemalang.  (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kasus Korona Pemalang, ribuan orang jalani rapid, 180 orang swab tes

tutuko
  • 12 orang dinyatakan reaktif, 54 Kades/Lurah tak datang

Pemalang, Wartadesa. – Seribu orang ASN di lingkungan Pemkab Pemalang, TNI-Polri, Lurah dan Kades serta warga Kota Ikhlas menjalani rapid tes dalam dua hari ini, paska Bupati Pemalang, Junaedi dan istri dinyatakan positif Covid-19. Meski demikian 54 Kepala Desa dan Kepala Kelurahan tidak hadir dalam rapid tes tersebut.

Tutuko Raharjo, Juru Bicara Penanggulanan Covid-19 Pemalang mengatakan bahwa 12 orang kepala desa dinyatakan reaktif. Sementara 45 kades dan 9 lurah  tidak hadir mengikuti rapid tes. “Untuk hasilnya beberapa reaktif, dan dilanjutkan swab,” ujar Tutuko, Kamis (23/7).

Tutuko merinci, 12 orang yang hasil rapid tesnya rekatif terdiri dari empat orang dari ASN dan non ASN pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan delapan orang dari pihak Kades dan istri dari Desa Gunungbatu Kecamatan Bodeh, Desa Petanjungan Kec Petarukan, Desa Banglarangan, Kecamatan Ampelgading, Desa Kedungbanjar Kecamatan Taman, Desa Mengori Kecamatan Pemalang, Desa Banjarmulya Kecanatan Pemalang, Desa Purana Kecamatan Bantarbolang, dan Desa Plakaran Kecamatan Moga.

“Untuk kepentingan kode etik nama nama yang reaktif tidak kami ssbutkan. Tetapi berharap akan bisa meneruskan test swab,” kata Tutuko.

Selain itu, hari ini, sebanyak 180 orang juga menjalani uji swab. Pengambilan sampel lendir untuk mendeteksi virus Korona di halaman Gedung DPRD Pemalang. “Untuk swab hasilnya masih menunggu,” lanjut Tutuko.

Diketahui, jumlah total kasus positif Covid-19 di Pemalang 77 orang, sembuh 39, masih dirawat 35 pasien, dan meninggal 3 orang.

Tetuko berharap, masyarakat Pemalang dalam menjani kehidupan baru pada pandemi Covid-19 ini agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Bupati Pemalang dan istri terpapar Covid-19

tutuko

Pemalang, Wartadesa. – Bupati Pemalang Junaedi dan isterinya Irna Setyawati yang juga anggota DPRD Jateng serta dua pejabat eselon II dinyatakan positif terpapar Covid-19. Kabar tersebut disampaikan setelah hasil uji lab Swab tes.

“Ya benar, setelah dilakukan swab tes hasilnya positif,” ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 Pemalang, Tutuko Rahardjo, Selasa malam (21/07).

Junaedi dan istri, saat ini menjalani perawatan dan karantina di RSUD dr M. Ashari Pemalang.

Pejabat lain yang terkonfirmasi terpapar Korona yakni, Sekretaris Daerah (Sekda), M Arifin, dan BS yang merupakan Kepala Badan.

Menutur Tutuko, ‘Pejabat Teras’ yang terpapar Korona tersebut mempunyai mobilitas yang tinggi dan masih melakukan aktivitas bersama Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang.  “Orang- orang ini mempunyai mobilitas yang tinggi dalam keseharian bahkan sampai hari ini pun beliau-beliau masih melakukan aktifitas bersama dengan Gugus Tugas dan hari ini beliau-beliau juga memberikan arahan kepada kita semua,” ujarnya.

Hingga saat ini, data Covid-19 Kabupaten Pemalang menjadi  77 orang positif terdiri atas pasien sembuh 39, dirawat 35 dan meninggal tiga orang. Dari jumlah tersebut ada 16 orang bukan warga Kabupaten Pemalang. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tercatat 29 kasus positif Korona dan 16 swab, Dana Desa dialokasikan ke Covid-19

ilustrasi_corona

Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan mengintrusksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk kembali menggerakkan kontrol masyarakat terhadap lalu lintas orang di desa guna mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas. Menurut Asip Kholbihi, hingga saat ini, tercatat 29 kasus positif korona dan 16 menunggu hasil swab.

“Kita mencatat sampai hari ini ada 29 kasus positif. Tapi kita masih menyisakan 16 swab. Artinya disaat tahapan Pilkada ini berjalan, justru tingkat penyebaran Covid19 ini makin massif. Hari ini kami sudah memerintahkan Asisten I untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah pusat,” ujar Bupati Pekalongan dalam penandatanganan nota kesepakatan rencana kerja sinergi dengan KPU di aula lantai I Setda, Senin (20/7/2020).

Menurut Asip,  situasi sekarang secara umum Kabupaten Pekalongan dari bulan Maret sampai Juli minggu I masih merawat 11 pasien. Dengan 5 sembuh, 1 meninggal, dan 5 dirawat. Kemudian menjelang minggu III perkembangannya luar biasa, tapi trend ini terjadi di seluruh Indonesia.

Asip mengatakan bahwa untuk anggaran pencegahan meluasnya Covid-19 dilakukan dengan Dana Desa sebesar 1 %, “saya menugaskan kepala Dinas PMD agar diefektifkan kembali untuk menggerakkan kontrol masyarakat terhadap lalu-lintas orang di desa. Selain itu minggu ini kegiatan-kegiatan yang bersifat publik dibatasi.” lanjutnya.

“Yang terakhir, kami sedang menyusun regulasi berkaitan dengan sanksi. Sudah ada kompilasi dari beberapa daerah. Banyak daerah yang sudah menerapkan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Namun kami lebih kepada penekanan yang bersifat edukatif dulu tapi regulasi tentang punishment tetap disusun,” pungkas Asip. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
FeminisiaLayanan Publik

Banyak kasus kekerasan seksual tak dilaporkan

kekerasan-seksual

Batang, Wartadesa. – Angka kekerasan seksual di Kabupaten Batang masih mendominasi dari sejumlah kasus yang dilaporkan warga. Menurut Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Batang, tahun 2020, sembilan belas kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dilaporkan. Namun hal tersebut seperti fenomena gunung es. Kasus yang tidak dilaporkan, jauh lebih tinggi.

Esti Herlina,  Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Batang menyebut dari 19 kasus KDRT pada anak dan perempuan. Delapan diantaranya merupakan kasus kekerasan seksual yang dilaporkan melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Batang.

“Dari 19 kasus yang dilaporkan di tahun 2020 ini kekerasan seksual masih mendominasi. Dimana delapan kasus kekerasan seksual, enam kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT),  satu kasus penelantaran, dan empat kasus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH),” ujar Esti, Senin (20/07).

Esti mengungkapkan bahwa kasus kekerasan yang dilaporkan warga masih kecil, meski ada peningkatan. Hal demikian lantaran masih adanya anggapan tabu jika kasus kekerasan seksual tersebut  dilaporkan akan mencoreng nama baik keluarga.

“Banyak yang masih beranggapan seperti itu. Oleh karenanya mindset ini perlu kita ubah bersama-sama untuk meminimalisir kekerasan di masyarakat. Dan diiharapkan masyarakat bisa lapor bila ada kekerasan terhadap anak ataupun perempuan, baik langsung ke P2TP2A atau melalui PLKB yang tersebar di tiap kecamatan,” pungkas Esti. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan ‘ditutup’ sepekan

hindun

Kajen, Wartadesa. –  Terpaparnya Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun beserta suaminya virus Covid-19 membuat Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan ‘ditutup’ hingga sepekan kedepan. Dipastikan tidak ada penerimaan tamu hingga tujuh hari kedepan ke gedung tersebut.

Hal demikian disampaikanoleh Sekretaris Dewan, Agus Pranoto, Jum’at (17/07). “Hari ini masih kita lakukan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan Dalam Rangka Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun 2019 secara virtual. Setelah itu kita ada Rapat Pimpinan,” tuturnya.

Diketahui, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan bahwa Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj.Hindun dan suaminya H.Imron sejak dua hari kemarin kemarin di rawat di ruang isolasi khusus RSUD Kraton, karena hasil swab yang dilakukan positif Korona. Hindun  sebelumnya melakukan kunjungan kerja dewan di Kota Cirebon.

“Hasil swab Ibu Ketua DPRD Hj. Hindun dan suami sudah postif  Korona, maka untuk pengawasan intensif diisolasi ruangan khsusus di RSUD Kraton,” jelas Bupati Asip.

Dokumentasi Rapat Paripurna Virtual DPRD Kabupaten Pekalongan dengan Pemda. Foto: Rasika Pekalongan

Asip menambahkan, saat ini pihaknya melakukan tracking pada keluarga Hindun dengan rapid tes dan swab tes. “Hasil rapid testnya negatif yang untuk keluarga dan lingkungannya,” tambahnya.

Menurut Asip, pada Jum’at pagi seluruh ruangan DPRD disemprot dengan disinfektan. Demikian juga dengan 45 anggota dewan, sebelum mengikuti rapat paripurna sudah melakukan rapid test kembali, meski dua minggu yang lalu sudah dilakukan rapid tes.

“ Hasilnya aman, tidak ada yang positif. Namun demikian pihak sekwan akan melakukan pengetatan dalam mobilitas anggota dewan,” tegas  Asip.

Hingga saat ini, 12 warga di Kota Santri sedang menjalani perawatan akibat terpapar Korona. “Ada 12 yang positif covid19 yang kini menjalani perawatan. Salah satunya yakni Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun beserta suami,” tutur Asip. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Warga terpapar Korona Pemalang tambah empat orang

klaster taman

Pemalang, Wartadesa. –  Jumlah warga Kabupaten Pemalang yang terpapar Korona (Covid-19) bertambah empat orang. Satu diantaranya merupakan klaster Sokowangi. Total hingga Senin (13/07) jumlah keseluruhan yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 59 orang. Rinciannya 21 orang masih menjalani perawatan, 35 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan swab tes  terhadap 168 orang dari klaster Taman. Dari jumlah itu, satu orang dengan inisial T (55) jenis kelamin perempuan terkonfirmasi positif Covid-19. Dia merupakan hasil penelusuran keluarga yang positif Korona dari Desa Sokawangi sebelumnya.

Selain itu, masih menurut Tutuko Raharjo, penambahan positif Covid-19 juga terjadi di wilayah lain yaitu inisial N (66), yang tinggal di Kecamatan Taman; YS (26), laki laki tinggal di Kecamatan Bantarbolang; dan SS (88), perempuan warga Kecamatan Comal.

“Untuk inisial T memiliki riwayat kontak fisik dengan pasien yang kebetulan masih keluarga dari Sokawangi, dan untuk SS yang dari Comal juga sama memiliki riwayat masih keluarga yang dulu terkonfirmasi positif corona,” kata Tutuko.

Selain penambahan positif Covid-19, dua pasien dinyatakan sembuh atas nama  SU (40), laki laki warga Kecamatan Taman, dan AA (27), laki laki dari Kecamatan Comal. “Dua orang yang di nyatakan sembuh saat ini telah dikembalikan kepada keluarga untuk menjalani pemulihan di rumah masing masing,” katanya.

Terkait dengan penambahan positif Korona di Kecamatan Taman,  Tim Gugus Tugas Covid-19 juga telah melakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat mulai 9 hingga 23 Juli 2020. “Monitoring dan sosialisasi akan terus dilakukan selama 14 hari, untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selalu jaga jarak, cuci tangan dan memakai masker,” kata Tutuko. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Terpapar Covid-19, mantan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan meninggal

edy prayitno_istimewa

Kajen, Wartadesa. – Inna lillahi wa inna illaihi roji’un, mantan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan periode 2014-2019 , Edi Prayitno (57), meninggal akibat terpapar Covid-19. Ia meninggal usai menjalani perawatan intensif di RSUD Kajen. Jenazah dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 pada Ahad (12/07).

“Betul, mantan anggota dewan yang bernama pak Edi meninggal dunia karena Covid-19. Pasien meninggal dunia, Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB di RSUD Kajen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setyawan Dwiantoro, Senin (13/07).

Setyawan menambahkan bahwa jenazah dimakamkan bakdal salat Isya di pemakaman Desa Sumurjomblangbogo, Bojong. ”Semalam habis Isya pasien langsung dimakamkan, tadi malam,” lanjutnya.

Menurut Setyawan, pihaknya akan melakukan tracking terhadap keluarga, mulai hari ini, Senin (13/07).

Data dari laman Covid Monitoring Kabupaten Pekalongan hingga hari ini, tercatat 17 kasus positif dengan rincian, 8 dirawat, 5 sembuh, 2 isolasi mandiri dan 2 orang meninggal. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Muncul kaster Taman, satu Puskesmas dibatasi kegiatannya

klaster taman

Pemalang, Wartadesa. – Kasus positif Covid-19 di Pemalang bertambah empat orang. Mereka disebut-sebut sebagai klaster (cluster) Taman lantaran keempat warga yang positif Korona berasal dari Kecamatan Taman.

Tetuko Raharjo, juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang mengatakan bahwa dalam penelurusan (tracking) yang dilakukan terdapat empat orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Terdapat 4 orang warga masyarakat yang berdasarkan pemeriksaan laboratorium dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19” kata Tetuko, Rabu (08/07).

Adapun empat orang terkonfirmasi Korona adalah  S (laki-laki, 53 tahun) kecamatan Taman, FS (perempuan, 24 tahun) kecamatan Taman, SA (perempuan, 51 tahun) kecamatan Taman dan  R (perempuan, 46 tahun) kecamatan Taman.

Tiga dari empat warga taman tersebut merupakan tenaga kesehatan. “3 orang yang saya sebut terakhir perempuan adalah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugasnya di tingkat Desa. Keempat orang tersebut saat ini kondisinya baik dan menjalani isolasi di rumah 1 orang dan 3 orang dilakukan isolasi di rumah sakit”  tambah Tetuko.

Menurut Tetuko, hari ini (Kamis) pihaknya mulai melakukan pembatasan  aktivitas di salah satu Puskesmas di Kecamatan Taman. “Untuk layanan kesehatan kepada masyarakat akan dialihkan ke Puskesmas terdekat.” Tuturnya.

Hingga Rabu, masih terdapat kasus positif covid-19 sebanyak 55 orang, degan rincian 19 dirawat, 33 sembuh, dan 3 meninggal. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Layanan PublikPendidikan

Guru wiyata bakti butuh pengakuan dan kesejahteraan

wb

Kajen, Wartadesa. – Keberadaan guru negeri (baca: ASN–Aparatur Sipil Negara) dinilai berpengaruh terhadap keberadaan (eksistensi) guru wiyata bakti (honorer). Guru honorer butuh pengakuan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan, termasuk tambahan kesejahteraan yang dianggarkan melalui Bosda (Biaya Operasional Sekolah Daerah). Demikian terangkum dalam audiensi Bupati Pekalongan dengan Forum Komunikasi Wiyata Bakti ( FKWB) di ruang rapat bupati, Rabu (08/07) pagi.

Menurut Ifan Munawar Chaniago, Ketua FKWB audiensi difokuskan pada dua hal, yakni  pengakuan dan bosda, baik prosedural maupun nominalnya. “Terkait pengakuan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan sudah menerbitkan surat keterangan. Sedangkan untuk nominal Bosda, kami mengharap ada kenaikan tunjangan Bosda.” Tuturnya.

Menjawab keresahan para guru honorer, Sumarwati, Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa pihaknya akan melindungi keberadaan guru honorer sepanjang masih membutuhkan. “Guru yang mendapatkan kesejahteraan wiyata bhakti ada 1913. Sepanjang kita masih membutuhkan, kita lindungi guru wiyata bakti,” tegas Sumarwati, dilansir dari laman resmi Pemkab Pekalongan.

Menurut Sumarwati, saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan guru. “Sentral guru paling tinggi di dua kecamatan yaitu di Bojong dan Kesesi. Sementara kekurangan guru selain di dua kecamatan tersebut masih banyak,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengaku bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan saran. “Pemerintah sekarang openmind, menerima semua masukan, kritik dan saran. Kita diskusikan, musyawarohkan kemudian hasilnya mana nanti yang kita bisa, mana yang jangka menengah atau jangka panjang,” ucap bupati

Menurut Asip, ada kebijakan yang dirisaukan guru wiyata yaitu kalau nanti di sekolah ada guru negeri, ini nanti mempengaruhi eksistensi guru wiyata bakti sehingga perlu dicarikan jalan keluar yang baik. Nantinya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan dibuat norma atau sistem yang standar. Bupati berharap seiring kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat atau ada reformulasi berkaitan dengan status para guru wiyata bakti. “Tentu kami akan sambut dengan baik, disamping itu ada juga ruang kebijakan yang bersifat lokal, dalam hal ini kebijakan pemkab,” ujarnya

Bupati meyakini kepala dinas mampu membuat sistem itu sehingga proporsi guru negeri tidak akan mempengaruhi keberadaan guru wiyata bakti. Pemkab sendiri sudah mulai melakukan posisioning terhadap keberadaan guru wiyata bakti. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

selengkapnya