close
sd batang

Batang, Wartadesa. – Jumlah kasus Covid-19 di Batang yakni, terkonfirmasi positif 105, dirawat 23 orang, sembuh 70 orang, meninggal dunia 11 orang, membuat Dinas Kesehatan setempat meminta Dinas Pendidikan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang sudah dihelat sejak Senin (03/08) tersebut.

“Pembelajaran tatap muka untuk anak-anak SD sebenarnya saya keberatan, anak-anak pelajar sekolah dasar (SD) belum nalar tentang bahayanya penularan Covid-19” kata Kepala Dinas Kesehatan Batang dr Mukhlasin.

Mukhlasin juga mengatakan kalau berpedoman lokasi sekolah yang masuk dalam zona hijau, namun tidak jmenutup kemungkinan juga siswanya berasal dari zona merah. Sehingga ada resiko penularan.

“Lokasi sekolah memang masuk zona hijau, tapi siswanya ada yang dari zona. Tentunya ini menjadi sebuah pertimbangan bagi dinas pendidikan,”jelas Mukhlasin.

Selain itu, lanjut Mukhlasin,  orang tua siswa yang mengantar dan jemput sekolah ada kebiasaan ngumpul ngerumpi, disitulah ada resiko penularan. “Saya tidak setuju kalau anak – anak untuk pembelajaran tatap muka kasihan meteka,” jelasnya.

Walaupun ada surat pernyataan orang tua yang membolehkan, masih menurut Mukhlasin,  ada undang – undang perlindungan anak yang harus kita lindungi.

“Saya kira lebih baik belajar dirumah secara online, orang tuanya bisa mendidik anaknya sendiri,” kata Mukhlasin.

Namun Mukhlasin setuju jika siswa SMP diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka. “Kalau siswa SMP saya setuju pembelajatan tatap muka karena mereka sudah nalar, tinggal pengaturan jam sekolah, anak bawa bekal sendiri, orang tua yang jemput tidak boleh berkurumun, cuci tangan dan pake masker atau face shield,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Sekolah tatap muka bakal dibuka Senin besok

Batang, Wartadesa. - Meski masih menyisakan zona merah di 16 Desa/Kelurahan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Jawa Tengah bakal Read more

Tak punya Kartu Tani, serapan pupuk subsidi di Batang hanya 11 persen

Batang, Wartadesa. - Serapan pupuk besubsidi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah tergolong rendah, berkisar antara 5 hingga 11 persen. Sementara Read more

Lazismu Jateng akan buka Kantor Layanan di setiap AUM

Batang, Wartadesa. – Lazismu Jateng ingin membentuk kantor-kantor layanan di rumah sakit, panti asuhan, perguruan tinggi dan baitut tanwil Muhammadiyah. Read more

Curi motor di cucian diposting di Facebook, ketangkep deh

Batang, Wartadesa. - Apes bener si FS (30) pemuda asal Dukuh Tegalrejo, Desa Depok, Kandeman, Batang ini. Usai nyolong motor Read more

Tags : Batangbelajar tatap muka