Jasad bayi di Slamaran diduga sudah tiga hari dikuburkan
Pekalongan Kota, Wartadesa. – Penemuan mayat bayi perempuan di Slamaran, tepatnya di areal kebun tambak lab uji coba fakultas perikanan universitas Pekalongan, diperkirakan sudah tiga hari bayi tersebut dikuburkan di tempat itu.
Sebelumnya, Wartadesa menulis bahwa warga Slamaran Selasa (13/03) dini hari digegerkan dengan adanya sepotong tangan bayi sebelah kiri, yang ditemukan salah satu warga setempat.
Baca: Potongan Tangan Bayi Ditemukan di Slamaran
Mendengar informasi dari masyarakat adanya penemuan bayi tersebut, jajaran Polsek Pekalongan Utara dibantu Tim Inafis Polres Pekalongan Kota langsung mengamankan lokasi dari kerumunan warga agar memudahkan petugas untuk melakukan olah TKP.
Petugas langsung melakukan evakuasi guna memastikan adanya bagian tubuh yang lainya. Tak berselang lama petugas berhasil mengangkat jasad bayi tersebut untuk selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bendan Kota Pekalongan.
Kapolres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Agus Riyanto di dampingi kasat Reskrim AKP Edi Sutrisno mengatakan, bahwa pihak kepolisian membenarkan bahwa warga setempat di gegerkan dengan adanya penemuan bayi yang dikubur di rawa dekat tambak tersebut.
Usai dievakuasi, jasad bayi dibawa ke kamar jenazah RSUD bendan, jasad bayi tersebut di ketahui berjenis kelamin perempuan dengan kondisi yang sudah membusuk, diperkirakan korban telah di kubur lebih dari tiga hari.
Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Agus Riyanto menambahkan, dari hasil visum semetara diketahui bayi perempuan tersebut di perkirakan baru lahir, pasalnya di tubuh korban masih melekat tali pusar sang jabang bayi. Hingga saat ini kejadian tersebut masih terus di dalami jajaran Polsek Pekalongan Utara Sat Reskrim Polres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah. (Eva Abdullah)










