close
rob depan tpi kota
Kondisi rob di depan TPI Kota Pekalongan, Ahad (17/06) Foto: Ali Bana/Wartadesa

Pekalongan, Wartadesa. – Banjir rob kembali merendam wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan dua hari selepas lebaran, Ahad (17/06). Pantauan Wartadesa, kondisi rob di depan TPI Kota Pekalongan mulai naik sejak pukul 13.00 WIB. Demikian juga di wilayah Panjang Wetan, genangan air rob terus naik.

Nurul Annisa, warga Panjang Wetan mengungkapkan bahwa sejak pagi, air mulai naik, “Belum sebesar banjir rob yang kemarin, tapi air mulai naik sejak pagi hari. Hingga siang ini air terus naik. Semoga pemerintah kota segera tanggap,” tuturnya.

Baca: Kota Santri diprediksi kembali dilanda rob besar pada 20 Juni mendatang

Ketinggian air rob saat ini sekitar 30 centimeter di jalan depan TPI Kota Pekalongan meski jalan sudah ditinggikan.

Winoto, warga Pasirsari menyebut bahwa tiga jam terakhir, air rob makin naik. “Sejak pagi tadi mas …. air mulai naik, tiga jam ini hampir seluruh wilayah Pekalongan Utara terkena dampak rob.” Tuturnya.

Winoto menambahkan bahwa saat ini ombak di pantai pasir sari tinggi, “Ombak saat ini tinggi, hingga melewati tanggul. Kami disini sudah mulai siaga satu mas …. jika bajir rob besar kembali terjadi.” Lanjutnya.

Namun demikian, menurut Winoto, sore hari ini, air kembali surut. “Alhamdulillah …. mulai pukul 15.00 WIB ini air mulai surut,” tambahnya.

Kondisi air laut pasang dan rob yang semakin tinggi juga terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan, Dyan Retnanti, warga Api Api Wonokerto mengungkapkan bahwa air di kampungya mulai tinggi. “Air rob makin tinggi mas, ketinggian air sekarang bertambah sekitar 20 hingga 30 centimeter dari sebelumnya,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP), memprediksi akan terjadi peningkatan air pasang yang cukup tinggi di wilayah Laut Jawa Pekalongan. Sesuai prediksi air laut periode tanggal 14 Juni sampai dengan 20 Juni 2018.

Elevasi air laut atau air pasang tertinggi 40,37 akan terjadi pada hari Ŕabu Legi, tanggal 20 Juni 2018 Jam 16.00 WIB. Dan akan mengalami surut terendah pada hari yang sama jam 23.00 WIB, mencapai – 39,55. Hal ini menjadi ancaman rob besar bagi warga pesisir Kota Santri dan sekitarnya, di saat Hari Lebaran berlangsung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko mengungkapkan, kajian riset dari BRSDM KP, menyebutkan, bahwa pada tanggal 20 Juni akan terjadi puncak kenaikan air pasang di wilayah PPN Pekalongan.

Dijelaskan, prediksi elevasi air laut di lokasi PPN Pekalongan untuk periode 14-20 Juni 2018, akan terjadi air pasang tertinggi, tepatnya pada 20 Juni 2018, pukul 16.00 WIB. Kemudian, akan terjadi pula surut terendah pada 20 Juni 2018, tepatnya pukul 23.00 WIB. (Ali Bana)

Tags : lebaran robRob