Kajen, Wartadesa. – Ada saja ulah empat remaja tanggung ini, alih-alih belajar pada jam pelajaran malah pada ‘nongkrong manja’ (nongkrong dengan sikap dan perbuatan mesra dengan pasangan) di depan Pendopo Bupati Pekalongan. Pelajar ini diduga membolos saat proses belajar mengajar di sekolahnya berlangsung. Senin (05/02).
Tak ayal, polah anak-anak tersebut mengundang kecurigaan anggota Satpol PP yang sedang bertugas di area pendopo bupati.
Tak menunggu lama mereka langsung bertindak, menyergap anak-anak tersebut, setelah beberapa saat terjadi perbincangan, keempat remaja tersebut digelandang ke Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan untuk dimintai keterangan dan pertangung-jawaban.
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan melalui Penyidik Heri Wijayanto, mengatakan keempat remaja tersebut diamankan anggota satpol sekitat pukul 08.30 waktu setempat.
“Setelah kami mintai keterangan keempat anak tersebut, tiga berstatus pelajar dan satu penganguran. Mereka yang berstatus pelajar berasal dari salah satu SMA di Pemalang dan SMK di Kota Pekalongan,” jelasnya.
Heri melanjutkan bahwa pelajar tersebut akan dikembalikan ke pihak sekolah, keempat remaja tanggung tersebut telah membuat surat pernyataan didepan Satpol PP untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali.
“Selanjutnya mereka akan kami kembalikan kepihak sekolah karena masih pada jam sekolah, mereka juga kami wajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya Kembali.” Pungkas Heri Wijayanto. (Eva abdullah)










