Warta Desa, Pekalongan, 17 Juni 2025. – Kondisi jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, dikeluhkan oleh para pengguna jalan. Jalan yang rusak parah, berlubang, dan licin akibat tertutup lumpur tanah merah saat hujan, menjadi keluhan utama warga. Hal ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua.
Kerusakan jalan paling parah terlihat di beberapa titik, salah satunya di wilayah Desa Garungwiyoro. Lubang-lubang besar yang digenangi air saat hujan membuat jalan menjadi becek dan sangat licin, sehingga tidak jarang pengguna jalan tergelincir dan jatuh.
“Kalau hujan, jalan jadi licin dan berlumpur. Banyak pengguna motor yang jatuh, apalagi di tikungan yang ada lubang dalam,” ujar Sutikno (45), warga setempat yang tiap hari melintas menggunakan motor untuk bekerja.
Menurut warga, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan dari pihak terkait. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki infrastruktur jalan kabupaten yang menjadi akses utama penghubung antar desa di Kecamatan Kandangserang.
“Kita minta segera ada perhatian. Ini jalan utama, bukan gang kecil. Kalau terus dibiarkan, bisa memakan korban jiwa,” tambahnya.
Warga juga menyebutkan bahwa saat musim hujan, material tanah merah dari tebing sekitar jalan kerap terbawa air dan menutup permukaan jalan. Hal ini semakin memperparah keadaan, membuat jalan tidak hanya rusak tapi juga licin dan berbahaya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut. (Gusanto)










