Tirto, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi didampingi anggota DPR-RI, Bisri Romli mengunjungi Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan terkait dengan rencana pembangunan tembok besar atau Great Wall yang akan dibangun guna menangani kasus rob yang terjadi di wilayah pantura Kabupaten Pekalongan, Senin (20/2).
Didampingi oleh Kepala Bappeda, Bambang Irianto dan Kepala DPU, Bambang Pramukamto, rombongan meninjau lokasi yang sudah empat tahun ini mengalami banjir rob.
Asip Kholbihi menjelaskan bahwa untuk menangani banjir rob yang berdampak di wilayah Kecamatan Tirto, meliputi Desa Mulyorejo, Jeruksari, Tegaldowo, dan Karangjompo, pihaknya akan membangun tanggul yang melintang sepanjang 800 meter dari tanggul sungai Sengkarang ke timur hingga tanggul sungai Meduri.
Tanggul tersebut akan dibagun guna menahan masuknya air laut. Asip menambahkan, proyek tersebut akan segera dilaksanakan mengingat ribuan rumah terendam di wilayah pantai utara Kabupaten Pekalongan.
Kunjungan Bupati Pekalongan terkait dengan pembangunan Great Wall ini disambut gembira oleh masyarakat Desa Mulyorejo, ” Warga Desa Mulyorejo mengucapkan terima kasih dan gembira mendengar kabar akan segera ditanganinya banjir rob ini, kaerna sudah hampir empat tahun desa kami tergenang bajir rob yang tidak pernah kunjug surut,” ucap Mubarok, Kepala Desa Mulyorejo kepada kontributor Wartadesa, Eko Riyanto.
Mubarok berharap agar pembangunan tembok raksasa yang melintasi Desa Mulyorejo, Tegaldowo, dan Karangjompo ini segera terealisasi. “Warga kami sangat bersyukur, karena akan dibangunnya tanggul raksasa di desa kami,” jelasnya.
Sebelumnya Asip Kholbihi pernah mengutarakan rencana pembangunan tembok raksas ini dalam pertemuan silaturahmi Kepala Desa se-Kecamatan Tirto di Balai Desa Pacar, Tirto (16/2). (WD,Eko Riyanto)










